KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Antisipasi Meluasnya PMK, Bupati Semarang dan Kapolres Serahkan Desinfektan

Antisipasi Meluasnya PMK, Bupati Semarang dan Kapolres Serahkan Desinfektan

Antisipasi Meluasnya PMK, Bupati Semarang dan Kapolres Serahkan Desinfektan

Langkah cepat terus dilakukan untuk mencegah penularan dan penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ruminansia utamanya hewan sapi, hal ini ditegaskan Bupati Semarang H. Ngesti Nugraha disela sosialisasi pencegahan PMK kepada Kepala Desa (Kades) se Kecamatan Getasan, (04/06/2022) lalu.

“Disamping itu, Pemkab Semarang akan mengusulkan kepada Menteri Pertanian melalui Gubernur Jateng jika kondisi sekarang ini sebagai kejadian luar biasa (KLB) terkait dengan PMK ini. Sehingga, Pemkab Semarang dapat menggunakan dana tak terduga (TT) untuk digunakan menanggulangi wabah PMK,” ujar H Ngesti.

Ngesti juga meminta kepada kades agar mereka mencairkan DD untuk menanggulangi PMK yang kian mewabah tersebut.

Disela acara tersebut, H Ngesti Nugraha didampingi Forkopinda maupun Sekda Jarot Supriyoto menyerahkan bantuan sebanyak 100 liter cairan disinfektan kepada para kepada desa.

“saat ini pemkab akan menutup sementara pasar hewan Ambawara sampai tanggal 20 Juni besuk” tambah Bupati.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Peternakan dan Pangan Kabupaten Semarang Wigati Sunu menyatakan, sekarang ini di Kabupaten Semarang tercatat ada 873 ekor sapi yang terindikasi terpapar PMK. Dari sebanyak 19 kecamatan di kabupaten Semarang ini, PMK telah menyebar di 14 kecamatan.

“Dari kasus PMK itu, kini telah dibentuk Unit Respon Cepat (URC) di masing-masing kecamatan. Bahkan, Tim URC itu sudah mulai bekerja memberikan pengobatan terhadap hewan sapi yang terinfeksi atau terpapar PMK,” katanya.

Terpisah, Camat Getasan Istiqomah menyatakan, bahwa pihaknya mewakili para Kades dan para peternak menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bupati Semarang yang telah memberikan bantuan disinfektan. Cairan disinfektan ini tentunya sangat berguna bagi peternak guna mencegah penularan atau penyebaran PMK pada hewan sapi.

Bupati Semarang Ngesti Nugraha saat diwawancarai Rasika

“Kami apresiasi dan terima kasih atas bantuan cairan disinfektan dari Bapak Ngesti Nugraha (Bupati Semarang) ini. Harapan kami, bukan hanya bantuan disinfektan saja, namun juga diberikan bantuan vitamin dan obat lain. Seperti formalin atau cuso4 yang digunakan untuk mengobati kuku sapi yang luka akibat PMK. Pasalnya, jika peternak harus melakukan pengobatan secara mandiri, biaya yang dikeluarkan sangat besar,” tutupnya

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
Pemkab Semarang mendorong Wisata Edukasi Setepeng di Bergas Lor menjadi pusat pelatihan keterampilan bagi masyarakat, termasuk ASN dan non-ASN menjelang pensiun. Budidaya ayam petelur dan ikan menjadi salah satu pilihan usaha yang dapat dipelajari secara langsung. Kawasan seluas sekitar 2,2 hektare itu juga akan dikembangkan dengan tanaman buah dan komoditas lainnya.
Wisata Edukasi Setepeng Jadi Tempat Belajar Usaha, Bupati Semarang Sasar ASN Jelang Pensiun
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
Fakultas Pertanian dan Bisnis UKSW melalui program KKN mendampingi 25 warga Dusun Sengon, Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah bio-slurry dan limbah kotoran sapi menjadi pupuk organik cair, pupuk organik padat, serta MOL. Kegiatan selama sebulan ini mendorong pemanfaatan bahan lokal untuk mendukung pertanian berkelanjutan dan mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia.
KKN UKSW di Desa Manggihan, Mahasiswa Olah Limbah Biogas jadi Pupuk Organik
[pekok2]