URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Sebagai upaya meningkatkan antusiasme masyarakat dalam mensukseskan Pemilu 2024, tokoh masyarakat di Kecamatan Kumpulrejo Argomulyo, Istoni Kurniawan, 46, mengemas ratusan paket sembako yang dapat ditebus murah oleh warga setelah memberikan suaranya di TPS 15, TPS 16, dan TPS 17 Dusun Bendosari, Kelurahan Kumpulrejo, Kecamatan Argomulyo, Kota Salatiga pada Rabu (14/2/2024).

Mbak Google

KABAR RASIKA

Asyik, Usai Nyoblos Warga Argomulyo Salatiga Bisa Tebus Sembako Murah

Asyik, Usai Nyoblos Warga Argomulyo Salatiga Bisa Tebus Sembako Murah

Asyik, Usai Nyoblos Warga Argomulyo Salatiga Bisa Tebus Sembako Murah

Sebagai upaya meningkatkan antusiasme masyarakat dalam mensukseskan Pemilu 2024, tokoh masyarakat di Kecamatan Kumpulrejo Argomulyo, Istoni Kurniawan, 46, mengemas ratusan paket sembako yang dapat ditebus murah oleh warga setelah memberikan suaranya di TPS 15, TPS 16, dan TPS 17 Dusun Bendosari, Kelurahan Kumpulrejo, Kecamatan Argomulyo, Kota Salatiga pada Rabu (14/2/2024).
Foto dok Humas
Anggota kepolisian bersama tokoh masyarakat Argomulyo, Salatiga Istoni Kurniawan saat menunjukkan paket sembako murah untuk warga Argomulyo yang mencoblos
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Beragam cara dilakukan untuk menarik antusiasme masyarakat untuk mensukseskan Pemilu 2024 rabu (14/2/2024) besok.

Seperti yang dilakukan oleh salah seorang tokoh masyarakat di Kecamatan Kumpulrejo Argomulyo, Istoni Kurniawan, 46, yang mengemas ratusan paket sembako yang dapat ditebus murah oleh masyarakat seusai memberikan suaranya di TPS 15, TPS 16 dan TPS 17 Dusun Bendosari, Kelurahan Kumpulrejo, Kecamatan Argomulyo, Kota Salatiga.

“Kami berikan kesempatan kepada masyarakat untuk menebus murah paket sembako yang kami sediakan, yang pertama mencoblos sampai dengan yang ke-100 diberikan prioritas untuk menebus paket sembako murah ini,” terang Toni.

Dikatakan, paket sembako murah itu berisi beras, minyak, dan gula yang dibeli dari pelaku UMKM di sekitar Argomulyo.

Selain itu ia juga menyediakan kopi bubuk yang berasal dari kebunnya sendiri. Jumlah paket yang bisa ditebus murah itu berjumlah 100 paket.

“Beras seberat lima kilogram rencana akan dapat dibeli murah seharga Rp40.000, yang di pasaran bisa dijual sampai Rp70.000. Sedangkan paket minyak goreng 1 liter dan gula satu kilogram, serta kopi bubuk dapat ditebus murah sebesar Rp25.000,” beber Toni.

Diakuinya, dirinya melakukan itu sebagai bentuk kontribusi untuk bersama-sama menyukseskan pesta demokrasi. Tanpa embel-embel dari partai atau pihak manapun.

Selain itu, pihaknya juga sengaja melibatkan masyarakat khususnya pelaku UMKM. Tujuannya agar keberlangsungan ekonomi mereka tumbuh dan berkembang di tengah hiruk-pikuk pesta demokrasi.

“Kami tidak memandang siapa berpihak ke mana, siapapun boleh menebus murah paket sembako ini. Walaupun beda pilihan dan pandangan politiknya. Kami berharap hal ini bisa menjadi pendorong untuk tetap menjaga persatuan dan kesatuan setelah menentukan pilihannya di bilik suara. Setelah itu, seusai pesta demokrasi nanti, siapapun yang terpilih menjadi presiden maupun anggota DPR/DPRD wajib kita dukung,” terang Toni.

Sementara itu, Kapolsek Argomulyo Iptu Nur Wachidin yang mendengar rencana tersebut langsung mengajak bhabinkamtibmas untuk menyambangi kediaman Istoni yang sedang mengemas sembako bersama anggota KPPS. Kapolsek menyampaikan apresiasinya terhadap hal yang dilakukan Toni.

“Kami sangat salut dengan kegiatan yang digagas mas Toni ini. Beliau sebagai tokoh yang memikirkan masyarakat di sekitarnya untuk menarik minat masyarakat melakukan pencoblosan dengan memberikan kupon tebus murah. Diharapkan masyarakat antusias dalam turut serta mensukseskan pemilu tahun ini,” tanda Kapolsek.

BACA JUGA :

Mahasiswa KKN Tim II Undip 2026 mengembangkan potensi ekonomi dan pangan lokal di Desa Purworejo, Wonogiri, selama program pengabdian masyarakat. Sebanyak 10 mahasiswa mendampingi UMKM memanfaatkan Google Maps, QRIS, media sosial, dan website untuk pemasaran, sekaligus mengolah singkong dan ikan lele menjadi BoLeSi sebagai alternatif makanan tambahan bergizi bagi balita.
KKN Undip Dorong Transformasi Desa Purworejo Wonogiri melalui Inovasi Pangan dan Digitalisasi Sektor Ekonomi
Sebanyak 165 warga binaan Rutan Kelas IIB Salatiga mengikuti Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) yang digelar BPS Kota Salatiga di Aula Rutan, Kamis (20/8/2026). Pendataan tersebut dilakukan untuk memperoleh data ekonomi yang akurat dan komprehensif sebagai dasar perencanaan pembangunan, sekaligus memperkuat sinergi antara BPS dan jajaran pemasyarakatan.
Sensus Ekonomi 2026 Sasar Rutan Salatiga
Sebuah kios perlengkapan pakaian muslim di Pasar Raya II, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Salatiga, terbakar pada Kamis (20/8/2026) sekitar pukul 11.00 WIB. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik pada lampu bagian atas ruko yang digunakan sebagai gudang. Tiga unit mobil damkar dikerahkan dan api berhasil dipadamkan tanpa korban jiwa.
Tiga Unit Mobil Pemadam Lumpuhkan Api yang Membakar Kios Perlengkapan Muslim di Salatiga
Kejaksaan Negeri Salatiga memberikan penyuluhan hukum kepada siswa SMP Negeri 10 Salatiga melalui program Jaksa Masuk Sekolah (JMS), Kamis (20/8/2026). Kegiatan yang berlangsung di mushola sekolah tersebut membahas perundungan, tawuran, kekerasan, narkotika, pelecehan seksual, pencurian, hingga penggunaan media sosial secara bijak untuk membangun kesadaran hukum sejak dini.
Program JMS di SMP 10 Salatiga, Siswa Diberikan Materi Tentang Hukum dan Konsekuensinya
Kejaksaan Negeri Salatiga menyetorkan Rp150.297.670 hasil lelang 19 lot Barang Rampasan Negara ke Kas Negara, Kamis (20/8/2026). Lelang yang digelar melalui KPKNL Semarang pada 11–12 Agustus itu diikuti 66 peserta dan mencakup berbagai barang, mulai dari mobil, ponsel, pompa, penampungan air hingga tanah.
Eksekusi Tuntas, Kejaksaan Negeri Salatiga Setorkan Uang Ratusan Juta ke Kas Negara
Rencana pengembangan panas bumi Gunung Ungaran untuk PLTP masih dalam tahap kajian dan belum memasuki pelaksanaan, kata Pemkab Semarang, Kamis (20/8/2026). Pemerintah masih menunggu hasil penelitian potensi geothermal, sekaligus memastikan aspek lingkungan, keamanan, aktivitas warga, dan keberadaan Candi Gedongsongo tetap terlindungi.
Pengembangan Panas Bumi Gunung Ungaran untuk PLTP Bakal Dilanjut, Pemkab Semarang: Masih Tahap Kajian

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan
BRI Kantor Cabang Salatiga menanggapi dugaan penyalahgunaan dana sekitar Rp40 miliar yang diduga melibatkan oknum pekerja dengan menghormati proses hukum di Polres Salatiga. Pada Rabu (12/8/2026), BRI menyatakan telah memproses PHK terhadap pekerja yang diduga terlibat fraud serta memperkuat pengawasan internal untuk menjaga kepercayaan nasabah.
Tanggapi Pemberitaan Dugaan Fraud Rp 40 Miliar, BRI Cabang Salatiga Tegaskan Hormati Proses Hukum