[extvssc id="70101"]

KAWAN PEMANDU JALAN

Author: Arief Syarifudin

webinar-kpk
Hendi Minta Upaya Pengendalian Gratifikasi Didukung Semua Pihak
Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (KPK RI) menyelenggarakan webinar pengendalian gratifikasi sebagai rangkaian peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia, atau Hakordia tahun 2021. Mengangkat tema...
Latihan-simulasi-bpbd
BPBD Semarang Bersama Basarnas Semarang Lakukan Simulasi Pertolongan Masyarakat Yang Terkena Bencana
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Semarang bersama Basarnas dan Kelurahan Siaga Bencana (KSB) Kota Semarang melakukan simulasi pertolongan terhadap masyarakat yang terkena musibah khususnya...
demo-buruh
Babak Akhir Penetapan Upah Di Jateng, Para Buruh Akan Tidur Di Kantor Ganjar Jika Upah Tak Naik
Federasi Perjuangan Serikan Indonesia Pekerja (FPSIP) Jawa Tengah menggelar demo di depan kantor Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, Selasa (30/11/2021). Para demonstran yang terlibat menuntut kenaikan...
demo-buruh
Jika Ganjar Abaikan Upah Rendah, Buruh Siap Geruduk Presiden
Aliansi Buruh Jawa Tengah yang merupakan gabungan organisasi serikat dan federasi buruh di Jawa Tengah meminta Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo untuk memperjuangkan hak dan kesejahteraan buruh.
Komplotan-Gendam-Tipu-Korban-Hingga-Milyaran-Rupiah-Dibekuk-Jatanras-Polda-Jateng
Komplotan Gendam Tipu Korban Hingga Milyaran Rupiah Dibekuk Jatanras Polda Jateng
Unit Jatanras Ditreskrimum Polda Jateng membekuk komplotan penipuan dengan modus gendam yang berhasil kuras harta para korbannya mencapai milyaran rupiah.
Kecelakaan-Beruntun-Di-Depan-Makodam-Semarang,-1-Orang-Meninggal-Dunia-4-Orang-Luka-Luka
Kecelakaan Beruntun Di Depan Makodam Semarang, 1 Orang Meninggal Dunia 4 Orang Luka-Luka
Kecelakaan beruntun terjadi di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kecamatan Banyumanik atau tepatnya di depan Makodam Semarang pada Senin (29/11/2021) sekira pukul 16.15 WIB.
Kapolda-Jateng,-Irjen-Pol-Ahmad-Luthfi-30-11
Kapolda Jateng Apresiasi Turnamen Kompetisi Sepak Bola Liga 2
Kapolda Jateng, Irjen Pol Ahmad Luthfi mengapresiasi turnamen Liga 2 PSSI di wilayah Jateng yang diselenggarakan di Surakarta. Luthfi menilai serangkaian pertandingan yang digelar sejak 3 November lalu...
ganjar-112
Ganjar: Belum Ditemukan Varian Baru Covid-19 di Jateng
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menegaskan sampai saat ini belum ditemukan varian baru Covid-19 di Jawa Tengah. Meski demikian ia tetap meminta semua pihak untuk waspada dan tidak boleh menyepelekan.
Kapolda-Jateng,-Irjen-Pol-Ahmad-Luthfi-29-11
Tak Ada Penyekatan Saat Nataru Di Jawa Tengah
Polda Jateng  tak memberlakukan penyekatan saat Natal dan Tahun Baru (Nataru) di setiap perbatasan maupun di wilayah Jawa Tengah.
Capaian-Vaksinasi-Terlampaui,-Kapolda-Jateng-Minta-Masyarakat-Tetap-Taat-Prokes
Capaian Vaksinasi Terlampaui, Kapolda Jateng Minta Masyarakat Tetap Taat Prokes
Dalam rangka meningkatkan herd immunity di tengah pandemi Covid-19, Polri ikut serta mensukseskan program vaksinasi yang telah direncanakan pemerintah.
Muat Lebih

POPULER

Polres Salatiga menangkap sejumlah pelaku tawuran yang diduga terlibat dalam penyiraman air keras terhadap anak berusia 14 tahun di Jembatan depan Makam Ngemplak, Jalan Lingkar Selatan, Kamis (2/7/2026) dini hari. Empat pemuda ditetapkan sebagai tersangka kepemilikan senjata tajam tanpa izin setelah bentrokan yang dipicu tantangan melalui Instagram itu menyebabkan satu korban meninggal dunia.
Remaja Luar Kota Salatiga Tawuran di JLS, Anak 14 Tahun Meninggal usai Disiram Air Keras
Dua rumah warga milik Asfiah dan Tumadi di Dusun Cabean Kulon, Desa Karangduren, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, hangus terbakar pada Rabu (8/7/2026) sekitar pukul 11.30 WIB. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik dan cepat membesar karena bangunan berbahan kayu serta tiupan angin, sebelum tiga unit mobil pemadam berhasil melokalisasi api tanpa korban jiwa maupun luka.
Dua Rumah Kayu di Karangduren Tengaran Terbakar, Diduga karena Korsleting
Mozza Axillia Gunarsa, remaja 18 tahun asal Desa Gebugan, Bergas, Kabupaten Semarang, belum ditemukan setahun setelah meninggalkan rumah pada 25 Juni 2025. Keluarga bersama polisi telah menelusuri sejumlah petunjuk di Semarang, Yogyakarta, Jombang, Indramayu, hingga Solo, tetapi belum menemukan keberadaannya dan berharap Mozza segera pulang.
Setahun Hilang, Keberadaan Gadis Asal Bergas Masih Misterius. Ayahanda: "Pulang, Nak. Katanya mau kuliah di Undip"