URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Polda Jateng  tak memberlakukan penyekatan saat Natal dan Tahun Baru (Nataru) di setiap perbatasan maupun di wilayah Jawa Tengah.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Tak Ada Penyekatan Saat Nataru Di Jawa Tengah

Tak Ada Penyekatan Saat Nataru Di Jawa Tengah

Tak Ada Penyekatan Saat Nataru Di Jawa Tengah

featured-img

SEMARANG – Polda Jateng  tak memberlakukan penyekatan saat Natal dan Tahun Baru (Nataru) di setiap perbatasan maupun di wilayah Jawa Tengah.

Kapolda Jateng, Irjen Pol Ahmad Luthfi menjelaskan, meski demikian, pihaknya tetap akan melakukan kegiatan kepolisian khususnya pengamanan seperti operasi lilin yang akan didahului dengan operasi kegiatan kepolisian yang ditingkatkan (KKYD).

“Kita akan lakukan kegiatan-kegiatan kepolisian terhitung mulai dari tanggal 24 Desember sampai 9 Januari 2022. Jadi Kepolisian negara serentak termasuk Polda Jateng,” ujar Luthfi belum lama ini.

“Gaada (penyekatan), adanya cek poin, gunanya untuk mereka yang pergi dan menuju ke wilayah Jateng,” tambahnya.

Nantinya, saat Nataru tiba, pihaknya akan melakukan pengecekan secara intensif terhadap pos-pos yang ada di jalan tol mencakup rest area di perbatasan Kabupaten atau Kota.

“Gunanya untuk melakukan pantauan terkait masyarakat kita yang  mudik maupun yang balik dengan harapan meminimalisir penyebaran covid khususnya di Jateng,” katanya.

Terkait masyarakat yang mudik, lanjut Luthfi, pihaknya juga akan melakukan pemeriksaan terhadap pengendara seperti kelengkapan dokumen vaksin dan hasil swab antigen.

“Apakah mereka dilengkapi dengan adanya surat keterangan luar wilayah dan masuk wilayah, juga divaksin kemudian sudah diantigen yang itu semua akan melekat kepada anggota kita di cek pos,” paparnya.

Sementara itu, pihaknya juga akan berkoodinasi dengan petugas PPKM di Desa untuk melakukan pendataan terhadap masyarakat luar yang nantinya akan menetap di wilayah tersebut.

“Tugasnya melakukan pendataan kepada masyarakat yang datang mulai kapan dia datang kemudian berapa hari dia datang di wilayah itu dan kembalinya kapan,” imbuhnya.

“Nanti akan dilakukan evaluasi oleh para Bhabinsa dan Bhabinkamtibnas dengan begitu masyarakat akan tertib tentang kegiatan mudik di Jateng,” tutupnya.

BACA JUGA :

pilkades 2026
Pilkades Kabupaten Semarang Tahap Pertama Digelar 14 Desember 2026, 140 Desa Bersiap
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Seniman asal Bergas, Kabupaten Semarang, Sidik Gunawan, menuangkan keinginan menenangkan diri melalui karya pari corek bergambar Buddha yang sedang bersemedi di lahan sawah seluas 1.200 meter persegi. Ia memanfaatkan padi hijau dan Black Madras untuk membentuk gambar sekaligus mengembangkan potensi wisata dan ekonomi petani tanpa mengalihfungsikan lahan.
Keinginan Bersemedi yang Belum Terwujud, Dituangkan Sidik Gunawan Lewat Pari Corek Bergambar Sang Buddha
Ratusan warga dari sembilan desa dan empat kelurahan memadati Kantor Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Selasa (25/8/2026), untuk mengikuti Kesenian Rakyat dan Expo Kecamatan Bergas serta KKN UPGRIS Berdampak 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan produk UMKM lokal sekaligus memperkuat kolaborasi UPGRIS dan Pemerintah Kabupaten Semarang melalui program KKN.
Tanggal Merah! Ratusan Warga Bergas Meriahkan Expo KKN UPGRIS Berdampak 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon