URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Pemerintah Kota Salatiga mengangkat kuliner heritage sebagai daya tarik wisata utama dengan promosi gencar di media sosial dan event nasional. Kepala Disbudpar Henni Mulyani menekankan kekuatan kuliner serta budaya lokal. Program ini berlangsung di Salatiga sejak awal Oktober 2025 untuk meningkatkan kunjungan wisata melalui festival, promosi, dan paket wisata.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Awal Bulan, Waktu yang Tepat Nikmati Wisata Kuliner di Kota Salatiga

Awal Bulan, Waktu yang Tepat Nikmati Wisata Kuliner di Kota Salatiga

Awal Bulan, Waktu yang Tepat Nikmati Wisata Kuliner di Kota Salatiga

Pemerintah Kota Salatiga mengangkat kuliner heritage sebagai daya tarik wisata utama dengan promosi gencar di media sosial dan event nasional. Kepala Disbudpar Henni Mulyani menekankan kekuatan kuliner serta budaya lokal. Program ini berlangsung di Salatiga sejak awal Oktober 2025 untuk meningkatkan kunjungan wisata melalui festival, promosi, dan paket wisata.
foto Arief Rasika
Salah satu kuliner yang lagi nge hits di Salatiga saat ini
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Potensi kuliner heritage yang dimiliki Kota Salatiga, akan digenjot Pemerintah Kota Salatiga untuk menjadi daya tarik utama pariwisata kuliner dibandingkan daerah sekitar. Berbagai upaya promosi terus digencarkan agar Salatiga makin dikenal di tingkat nasional.

“Salatiga memiliki kuliner heritage yang beragam dan menarik. Inilah kekuatan utama yang membedakan Salatiga dari daerah lain,” jelas Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Salatiga, Henni Mulyani (1/10/2025).

Untuk mendongkrak kunjungan, lanjut Henni, Disbudpar memanfaatkan media sosial, serta aktif mengikuti travel mart, travel mission, dan sales mission ke sejumlah kota lain. Selain kuliner, budaya dan tradisi lokal juga turut menjadi magnet wisata.

“Budaya adalah identitas daerah. Wisatawan tertarik dengan tampilan tarian tradisional, upacara adat, kuliner tradisional, hingga jelajah sejarah dan cagar budaya,” terangnya.

Sejumlah event tahunan pun digelar, seperti Festival SiTalang dan Festival Wisata Salatiga di Kampung Singkong. Namun, tantangan terbesar masih pada keterbatasan destinasi wisata buatan dan alam.

Untuk itu, Pemkot Salatiga melakukan pemeliharaan infrastruktur pendukung, termasuk Kolam Renang Kalitaman dan Taman Wisata Sejarah Salatiga. “Kami juga terus menyiapkan paket wisata agar promosi di tingkat nasional hingga internasional lebih menarik,” tandasnya.

Sementara itu, ada sejumlah kuliner legendaris heritage yang digemari masyarakat. Antara lain, soto esto, Tumpang Koyor, kopi babah kacamata, dan lainnya. Tumpang koyor sendiri merupakan salah satu kuliner yang melegenda di Kota Salatiga. Kuliner autentik nusantara ini berbahan dasar tempe semangit atau tempebusuk dan dipadukan koyor atau otot sapi.

Rasa gurih dari perpaduan santan, tempe busuk, dan koyor berpadu sempurna menambah kelezatan saat menyantap hidangan ini. Tidak sulit untuk menemukan warung kuliner yang menyajikan tumpang koyor di Salatiga.

Shafira penikmat kuliner asal Ngablak Magelang mengaku senang saat kuliner di Salatiga, selain banyak yang ditawarkan harganya-pun relative murah dikantong.

“Saat makan di Salatiga rasanya pengin nyobain semua, dulu yang terkenal sate sapi suruh dan bakso ABC, tapi sekarang beberapa kuliner baru bermunculan”. Ujar Fira

BACA JUGA :

Angkringan Godong Lumbu di samping Pos Polisi Taman Kecandran, Kota Salatiga, menjadi pilihan tempat istirahat bagi pengendara yang melintas di Jalan Lingkar Salatiga. Buka setiap hari pukul 16.00–23.00 WIB, angkringan ini menawarkan nasi bakar, ayam gongso, aneka sate, area parkir luas, serta suasana nyaman dengan harga terjangkau untuk berbagai kalangan pengunjung.
Cerdik Baca Peluang di JLS, Kafi Raup Cuan Buka Angkringan Godong Lumbu
Kuliner sate kronyos menjadi daya tarik khas di Pasar Raya I Salatiga, disajikan oleh Asih Suminem sejak era 1950-an. Hidangan berbahan lemak dan jeroan ini diminati karena cita rasa unik, harga terjangkau, serta pengalaman makan autentik di tengah suasana pasar tradisional.
Sate Kronyos Khas Salatiga, Kuliner yang Bikin Kangen Harga Merakyat
Kuliner BUMBUM Dimsum hadir di Kota Salatiga dengan konsep dimsum sebagai lauk praktis bergizi. Dikelola Chilia, usaha ini berlokasi di Gendongan dan buka setiap hari. Mengutamakan bahan segar dengan dominasi daging ayam, BUMBUM Dimsum menawarkan menu variatif, siap santap dan frozen, untuk menjawab kebutuhan masyarakat modern.
BUMBUM Dimsum Hadir di Salatiga, Siap Manjakan Pecinta Kuliner asal Tiongkok
Tren olahraga padel hadir di Salatiga melalui Beans Padel yang memadukan permainan padel dan wisata durian Musang King di JLS Salatiga. Konsep ini menarik pengunjung lokal hingga luar kota. Inovasi ini dihadirkan pemilik usaha untuk menawarkan pengalaman olahraga sekaligus kuliner premium dalam satu lokasi dengan tarif sewa lapangan dan harga durian tertentu.
Tren Baru Olahraga di Salatiga, Main Padel Sambil Makan Durian
Makan siang di Pawon Tlogo, kawasan Horison Resort Tlogo, Tuntang, Kabupaten Semarang, menawarkan pengalaman kuliner tradisional. Pengunjung menikmati masakan Jawa yang dimasak langsung di atas tungku kayu bakar pada Januari 2026, demi menjaga cita rasa autentik dan menghadirkan sensasi nostalgia melalui proses memasak cara lama.
Resep Rahasia di Atas Tungku, Manjakan Penikmat Kuliner di Pawon Tlogo Tuntang
Warung Makan Gule Mbah Djaeni menjadi kuliner legendaris yang dikelola generasi ketiga keluarga Roni Eka Bastian di gang Jalan Sukowati, Salatiga, sejak 1978. Tetap ramai dikunjungi hingga kini karena cita rasa rempah khas dan menu unik seperti gule goreng yang diolah segar setiap hari.
Warung Gule Mbah Djaeni 1978, Legendaris Kuliner di Salatiga

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Semarang menetapkan TI (25) dan DPP (20) sebagai tersangka kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (6/8/2026). Polisi mengungkap aksi tersebut direncanakan sehari sebelumnya dan dilakukan dengan memukul korban menggunakan palu sebelum kedua tersangka membawa 53 telepon genggam serta mobil korban ke Gubug, Grobogan. Keduanya kini dijerat pasal pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan dengan ancaman pidana seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.
Kronologi Perampokan Disertai Pembunuhan Bos Royal Phone Ambarawa, Korban Dihabisi Pakai Palu di Bagian Kepala
BRI Kantor Cabang Salatiga menanggapi dugaan penyalahgunaan dana sekitar Rp40 miliar yang diduga melibatkan oknum pekerja dengan menghormati proses hukum di Polres Salatiga. Pada Rabu (12/8/2026), BRI menyatakan telah memproses PHK terhadap pekerja yang diduga terlibat fraud serta memperkuat pengawasan internal untuk menjaga kepercayaan nasabah.
Tanggapi Pemberitaan Dugaan Fraud Rp 40 Miliar, BRI Cabang Salatiga Tegaskan Hormati Proses Hukum
Polres Semarang memastikan mayat yang ditemukan di dalam mobil Honda Jazz di wilayah Gubug, Kabupaten Grobogan, pada Jumat (7/8/2026), merupakan Chandra Waskito, pemilik konter Royal Phone di Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa. Korban diduga tewas akibat tindak pidana pencurian dengan kekerasan. Polisi masih memburu pelaku serta mengumpulkan keterangan saksi dan barang bukti untuk mengungkap kronologi serta motif kejahatan.
Polisi Pastikan Mayat dalam Mobil di Grobogan Bos Royal Phone Ambarawa

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved