RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Bank Salatiga Berikan Bantuan Sembako dan Bukber Dengan Panti Asuhan

Bank Salatiga Berikan Bantuan Sembako dan Bukber Dengan Panti Asuhan

Bank Salatiga Berikan Bantuan Sembako dan Bukber Dengan Panti Asuhan

Darto Supriyadi. Direktur Utama BPR Bank Salatiga.

RASIKAFM.COM | SALATIGA - Dalam rangka mengisi kegiatan dibulan suci Ramadan 1444 Hijriyah, perumda BPR Bank Salatiga mengadakan kegiatan buka bersama dan berbagi dengan anak yatim yang bertempat di gedung kantor pusat Jalan Diponegoro Nomor 10 Salatiga, jumat 14.4.2023. acara ini diikuti juga oleh jajaran management dan seluruh karyawan Bank Salatiga dengan mengundang anak yatim dari Panti Asuhan sekitar.

Ditengah acara juga menghadirkan Ustadz yang memberikan siraman rohani untuk menginspirasi dan menambah pengetahuan tentang Islam, “Tujuan diadakannya acara ini adalah untuk mempererat tali silaturahmi antar karyawan serta bersyukur bahwa pada saat ini, Bank Salatiga Masih diberi kesempatan dan kemampuan untuk bisa berbagi dengan mereka yang dicintai” kata Direktur Utama BPR Bank Salatiga, Darto Supriyadi.

Sebelumnya Manajemen Perusahaan Umum Daerah (Perumda) BPR Bank Salatiga bersedekah Ramadhan dengan memberikan bantuan sembako dan santunan kepada 4 panti asuhan.
Darto Supriyadi mengatakan bantuan ini merupakan bentuk kepedulian dan sosial kepada sesama, apalagi di bulan Ramadan ini.

“Santunan dan bantuan sembako kepada anak yatim dan panti asuhan merupakan program sosial yang telah menjadi kegiatan rutin manajemen Bank Salatiga, ” kata Darto Supriyadi.

Sementara Humas Perumda BPR Bank Salatiga, Veri Dewi Verawati menambahkan bantuan diserahkan kepada 3 panti asuhan di Salatiga dan satu panti asuhan di wilayah Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang.

“Semoga bantuan dan santunan ini bermanfaat menyambut lebaran. Panti asuhan di Ngawen, Penjawi, Warak (Salatiga). Satunya di Kecamatan Tengaran Kabupaten Semarang, ” kata Veri Dewi Verawati.

Giat sosial bank Salatiga

BACA JUGA :

Sebanyak 31 sapi di Kota Salatiga terkonfirmasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) sepanjang Januari hingga 4 September 2026. Dispangtan Salatiga menyebut lalu lintas sapi dari luar daerah menjadi faktor utama penyebaran penyakit. Dari jumlah tersebut, 30 sapi telah sembuh dan satu dipotong paksa, sementara saat ini tidak ada kasus aktif.
31 Sapi di Salatiga Terjangkit PMK, Dinas Pantau Lalu Lintas Ternak
BALAP-LIAR
Balap Liar dan Knalpot Brong Makin Meresahkan, Satlantas Polres Salatiga amankan 75 Motor
Tim sepak bola Popda Kota Salatiga berhasil menjadi juara Popda Jawa Tengah 2026 setelah mengalahkan Kabupaten Wonogiri 1-0 pada partai final. Sebelumnya, Salatiga menyingkirkan Kota Semarang melalui adu penalti 5-3 di semifinal. Gelar ini diraih berkat konsistensi, kekompakan, dan mental bertanding para pemain muda sepanjang kompetisi.
Skuad Muda Juara, Perjuangan Tim Sepak Bola Salatiga di ajang Popda Jateng Berbuah Manis
Ikuti Popda Pelajar, Tim Sepak Bola Salatiga Tampil Meyakinkan, Pastikan Lolos 8 Besar
Ikuti Popda Pelajar, Tim Sepak Bola Salatiga Tampil Meyakinkan, Pastikan Lolos 8 Besar
Warung Makan Podomoro milik Mbah Rukiyem di Jalan Jenderal Sudirman, Salatiga, Jawa Tengah, semakin ramai setelah dikunjungi Anang Hermansyah dan Ashanty. Konten kuliner pasangan selebritas itu membuat tumpang koyor legendaris yang dijual sejak 1969 tersebut diburu pembeli dari berbagai daerah hingga penjualan koyor meningkat dari 7 menjadi 22 kilogram per hari.
Usai Viral dikunjungi Anang-Ashanty Tumpang Koyor Legendaris Podomoro Salatiga Diburu Pembeli
Kota Salatiga meraih juara I kategori Akses Penduduk ke Layanan Pendidikan dalam Apresiasi Pemda Berprestasi Regional Jawa-Bali 2026 Batch II yang digelar Kemendagri pada 28 Agustus 2026. Atas capaian tersebut, Salatiga mendapat dukungan Rp2 miliar untuk memperkuat akses dan kualitas layanan pendidikan bagi masyarakat.
Bukan Kaleng-kaleng! Kota Salatiga raih Prestasi di Bidang Pendidikan

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
Keluarga Mozza Axillia Gunarsa (18), remaja asal Bergas, Kabupaten Semarang, meyakini jasad yang ditemukan merupakan putrinya setelah mengenali pakaian, jepit rambut, rambut ikal, dan ciri gigi korban. Senin (7/9/2026), ayah Mozza meminta proses hukum terhadap tersangka berjalan transparan dan pelaku dihukum berat. Hasil pemeriksaan DNA masih ditunggu keluarga.
Ayah Mozza Minta Pelaku Dihukum Berat, Keluarga Menduga Ada Motif Pembunuhan Berencana
Rencana pembangunan PLTP di kawasan Gunung Ungaran berpotensi berdampak pada sekitar 540 KK di Dusun Darum, Ngipik, dan Talun, Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang. Hingga Rabu (2/9/2026), pemerintah desa mengaku belum menerima informasi resmi maupun sosialisasi terkait proyek tersebut dan meminta keterbukaan kepada masyarakat.
Ratusan KK di Desa Candi Berpotensi Terdampak Geothermal Gunung Ungaran

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved

Lebar: px

Tinggi: px