KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Bantu Banjir Grobogan, Dinsos Kabupaten Semarang Buka Dapur Umum

Bantu Banjir Grobogan, Dinsos Kabupaten Semarang Buka Dapur Umum

Bantu Banjir Grobogan, Dinsos Kabupaten Semarang Buka Dapur Umum

Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Semarang mengirimkan sembilan personel taruna tanggap bencana (tagana) untuk membantu penanganan banjir besar yang melanda Grobogan. Kepala Dinsos Kabupaten Semarang, Istichomah, melepas keberangkatan tim bantuan tersebut di halaman kantor Dinsos di Ungaran, Minggu (17/3/2024) pagi.
Foto: Diskominfo Kab. Semarang
Dinsos Kabupaten Semarang mengirimkan personel tagana untuk membantu penanganan banjir di Grobogan, Minggu (17/3/2024).

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Semarang mengirimkan sembilan personel taruna tanggap bencana (tagana) untuk membantu penanganan banjir besar yang melanda Grobogan. Mereka akan membuka dapur umum dan bantuan lainnya yang dibutuhkan pengungsi.

Keberangkatan tim bantuan itu dilepas secara langsung oleh Kepala Dinsos Kabupaten Semarang Istichomah di halaman kantor Dinsos di Ungaran, Minggu (17/3/2024) pagi.

Dijelaskan Istichomah, para personel didukung peralatan lengkap dapur umum termasuk satu unit kendaraan bermotor roda empat. Selain itu juga ada satu mobil dobel kabin untuk mendukung mobilitas logistik maupun lainnya.

“Pengiriman bantuan ini atas permintaan dari Dinsos Provinsi Jawa Tengah. Kita siap siaga membantu termasuk kemungkinan penambahan bantuan,” terangnya.

Ditambahkan Istichomah, para personel nantinya bertugas menyediakan makanan bagi pengungsi. Rencananya, mereka akan memasak tiga kali sehari selama empat hari.

“(Jadwal) bisa berkembang sesuai dengan kondisi di sana seperti apa,” imbuhnya.

Sementara itu Sekretaris Dinsos Triyanta menjelaskan pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinsos Grobogan. Hasilnya, tim bantuan dapur umum ditempatkan di Gedung Penampungan PGOT di Desa Dayang, Kecamatan Purwodadi. Di tempat itu ada sekitar empat ribu pengungsi yang berlindung dari banjir.

“Sementara tim akan melayani para pengungsi di sini. Namun jika diperlukan, kendaraan dapur umum bisa bergeser ke lokasi lain yang membutuhkan,” kata dia.

Sebagai informasi, banjir merendam lebih dari 113 desa yang ada di Kabupaten Grobogan. Pemprov Jateng melakukan penanganan secara cepat dengan melibatkan partisipasi Dinas Sosial Kabupaten/Kota di sekitarnya. (win/ Diskominfo Kab. Semarang)

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Bank Indonesia menggelar program stabilisasi harga dan hilirisasi pangan di Tarubudaya, Ungaran, Kabupaten Semarang, Senin (12/10/2026). Program ini menyediakan beras seharga Rp11.000 per kilogram dan cabai rawit merah Rp10.000 per kemasan 200 gram, sekaligus memperkuat produksi pertanian dan membantu pedagang menghadapi kenaikan biaya bahan baku.
Tekan Inflasi, BI dan Pemprov Jateng Gelar Tebus Murah 6 Ton Beras dan 600 Kg Cabai
Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Semarang masa bakti 2026–2029 resmi dilantik di Pendopo Bupati Semarang, Ungaran, Rabu (14/10/2026). Ketua PWI Jawa Tengah Setiawan Hendra Kelana dan Ketua PWI Kabupaten Semarang Rony Yuwono menekankan pentingnya profesionalisme, integritas, independensi, serta solidaritas wartawan di tengah transformasi digital. Kepengurusan baru juga diharapkan membangun kemitraan konstruktif untuk mendukung pembangunan daerah tanpa mengabaikan prinsip jurnalistik.
Rony Yuwono Ketua PWI Kabupaten Semarang 2026–2029
Polsek Tengaran, Polres Semarang, memberikan edukasi tentang bahaya narkoba dan pencegahan perundungan kepada 147 siswa SDN Sugihan 01, Desa Sugihan, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Selasa (13/10/2026). Melalui program Polisi Sahabat Anak (POLSANA), polisi mengajak siswa menghindari narkoba, tidak melakukan kekerasan terhadap teman, serta melaporkan perundungan kepada guru atau orang tua.
Cegah Perundungan, Aipda Joko Sambangi SDN Sugihan 01 Tengaran. Tekankan Siswa harus Saling Menghargai
Kepala Desa petahana Nyatnyono, Parsunto, mengembalikan formulir pencalonan Pilkades pada hari terakhir pendaftaran, Kamis (15/10/2026). Ia kembali maju untuk melanjutkan pembangunan desa dan pengembangan wisata religi yang dinilai belum maksimal. Panitia mencatat delapan orang mengambil formulir, sedangkan tiga bakal calon telah mengembalikannya hingga Kamis pagi.
Parsunto Pilih Hari Terakhir Kembalikan Formulir Pendaftaran Kades Nyatnyono, Berangkat Jalan Kaki Usai Minta Restu Sesepuh
[pekok2]