URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Semarang mengirimkan sembilan personel taruna tanggap bencana (tagana) untuk membantu penanganan banjir besar yang melanda Grobogan. Kepala Dinsos Kabupaten Semarang, Istichomah, melepas keberangkatan tim bantuan tersebut di halaman kantor Dinsos di Ungaran, Minggu (17/3/2024) pagi.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Bantu Banjir Grobogan, Dinsos Kabupaten Semarang Buka Dapur Umum

Bantu Banjir Grobogan, Dinsos Kabupaten Semarang Buka Dapur Umum

Bantu Banjir Grobogan, Dinsos Kabupaten Semarang Buka Dapur Umum

Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Semarang mengirimkan sembilan personel taruna tanggap bencana (tagana) untuk membantu penanganan banjir besar yang melanda Grobogan. Kepala Dinsos Kabupaten Semarang, Istichomah, melepas keberangkatan tim bantuan tersebut di halaman kantor Dinsos di Ungaran, Minggu (17/3/2024) pagi.
Foto: Diskominfo Kab. Semarang
Dinsos Kabupaten Semarang mengirimkan personel tagana untuk membantu penanganan banjir di Grobogan, Minggu (17/3/2024).
featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Semarang mengirimkan sembilan personel taruna tanggap bencana (tagana) untuk membantu penanganan banjir besar yang melanda Grobogan. Mereka akan membuka dapur umum dan bantuan lainnya yang dibutuhkan pengungsi.

Keberangkatan tim bantuan itu dilepas secara langsung oleh Kepala Dinsos Kabupaten Semarang Istichomah di halaman kantor Dinsos di Ungaran, Minggu (17/3/2024) pagi.

Dijelaskan Istichomah, para personel didukung peralatan lengkap dapur umum termasuk satu unit kendaraan bermotor roda empat. Selain itu juga ada satu mobil dobel kabin untuk mendukung mobilitas logistik maupun lainnya.

“Pengiriman bantuan ini atas permintaan dari Dinsos Provinsi Jawa Tengah. Kita siap siaga membantu termasuk kemungkinan penambahan bantuan,” terangnya.

Ditambahkan Istichomah, para personel nantinya bertugas menyediakan makanan bagi pengungsi. Rencananya, mereka akan memasak tiga kali sehari selama empat hari.

“(Jadwal) bisa berkembang sesuai dengan kondisi di sana seperti apa,” imbuhnya.

Sementara itu Sekretaris Dinsos Triyanta menjelaskan pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinsos Grobogan. Hasilnya, tim bantuan dapur umum ditempatkan di Gedung Penampungan PGOT di Desa Dayang, Kecamatan Purwodadi. Di tempat itu ada sekitar empat ribu pengungsi yang berlindung dari banjir.

“Sementara tim akan melayani para pengungsi di sini. Namun jika diperlukan, kendaraan dapur umum bisa bergeser ke lokasi lain yang membutuhkan,” kata dia.

Sebagai informasi, banjir merendam lebih dari 113 desa yang ada di Kabupaten Grobogan. Pemprov Jateng melakukan penanganan secara cepat dengan melibatkan partisipasi Dinas Sosial Kabupaten/Kota di sekitarnya. (win/ Diskominfo Kab. Semarang)

BACA JUGA :

Masyarakat Dusun Wates, Desa Wates, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang, terus melestarikan tradisi Saparan atau merti dusun yang digelar setiap Senin Kliwon pada bulan Sapar. Tradisi yang berlangsung turun-temurun ini diwujudkan melalui rangkaian ritual adat, open house, serta pertunjukan kesenian sebagai ungkapan syukur, mempererat silaturahmi, dan menjaga nilai gotong royong sekaligus melestarikan warisan budaya Jawa di tengah perkembangan zaman.
Saparan di Getasan, Tradisi Tahunan yang Hadirkan Suasana Mudik dan 'MBG Swadaya'
Forkopimda Kabupaten Semarang tampil sebagai pemain ketoprak bertajuk "Rebut Kembar Mayang" pada puncak peringatan HUT ke-35 DPD Permadani Kabupaten Semarang di GOR Pandanaran Wujil, Kecamatan Bergas, Sabtu (25/7/2026) malam. Ngesti Nugraha bersama jajaran pimpinan daerah turun langsung ke panggung sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya Jawa sekaligus mengajak generasi muda menjaga bahasa, tata krama, dan nilai-nilai luhur budaya melalui seni tradisional
Forkopimda Kabupaten Semarang Main Ketoprak, Cara Unik Permadani Lestarikan Budaya Jawa
BPBD Kabupaten Semarang Siapkan 150 Tangki Air Bersih Hadapi Kemarau, Enam Desa Sudah Terdampak
BPBD Kabupaten Semarang Siapkan 150 Tangki Air Bersih Hadapi Kemarau, Enam Desa Sudah Terdampak
Petani cabai di Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang, menghadapi penurunan harga saat musim panen meski produksi meningkat. Cabai sret kini hanya dihargai sekitar Rp20.000 per kilogram, sedangkan cabai merah keriting sekitar Rp16.000 per kilogram di tingkat petani. Melimpahnya hasil panen dan berkurangnya pembeli menyebabkan harga turun, sehingga keuntungan petani menjadi sangat tipis meski produktivitas tanaman cukup tinggi.
Panen Cabai Berlimpah, Petani Sumowono Justru Gigit Jari karena Harga Anjlok
Kasus kekerasan terhadap anak di Kabupaten Semarang menurun menjadi 35 kasus pada semester pertama 2026 setelah sebelumnya terus meningkat dalam tiga tahun terakhir. DP3AKB Kabupaten Semarang menyampaikan penurunan tersebut saat peringatan Hari Anak Nasional, Kamis (23/7/2026), sembari menegaskan perlindungan anak berkebutuhan khusus tetap diprioritaskan melalui pendampingan korban, pencegahan perundungan, serta penguatan layanan pendidikan inklusif dan rencana beasiswa bagi 1.682 anak inklusi pada 2027.
Hari Anak Nasional, DP3AKB Kabupaten Semarang Dampingi Kasus Kekerasan Terhadap Anak Difabel, Pemkab Perkuat Perlindungan Anak Inklusi
Tetap Produktif di Usia Senja, 112 Peserta Sekolah Lansia Pancasila Kabupaten Semarang Diwisuda
Tetap Produktif di Usia Senja, 112 Peserta Sekolah Lansia Pancasila Kabupaten Semarang Diwisuda

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Pemerintah Kota Salatiga resmi melakukan soft launching parkir elektronik di Jalan Monginsidi, Senin (27/7/2026), sebagai langkah mempercepat transformasi digital layanan publik. Program hasil kolaborasi dengan Bank Jateng ini menghadirkan sistem pembayaran retribusi parkir non-tunai untuk meningkatkan transparansi, akuntabilitas, efisiensi, dan optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Uji coba dimulai di dua ruas jalan sebelum diperluas ke 20 titik pada Oktober 2026 dan ditargetkan menjangkau sekitar 120 titik parkir pada awal 2027.
Berharap PAD Naik, Pemkot Salatiga Luncurkan Uji Coba Parkir Elektronik
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.22
Songsong Hari Jadi, Lintas Iman Satukan Doa untuk Salatiga