URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Personel Polres Semarang berhasil mengamankan tak kurang dari 57 botol minuman keras (miras) berbagai jenis dan merek dari sejumlah tempat di Semarang yang diketahui menjual dan menyimpan minuman beralkohol tersebut tanpa izin. Kapolres Semarang AKBP Achmad Oka Mahendra menjelaskan bahwa tindakan tersebut merupakan bagian dari kegiatan rutin yang ditingkatkan untuk menjaga kondusifitas serta memberikan kenyamanan dan keamanan umat muslim selama bulan Ramadan.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Beri Rasa Nyaman Saat Ibadah Ramadan, Polisi Sikat Miras di Sejumlah Tempat di Kabupaten Semarang

Beri Rasa Nyaman Saat Ibadah Ramadan, Polisi Sikat Miras di Sejumlah Tempat di Kabupaten Semarang

Beri Rasa Nyaman Saat Ibadah Ramadan, Polisi Sikat Miras di Sejumlah Tempat di Kabupaten Semarang

Personel Satuan Samapta Polres Semarang mengamankan puluhan botol miras dari sejumlah warung dalam kegiatan rutin yang ditingkatkan selama bulan Ramadan, Rabu (13/3/2024).

Foto: Humas Polres Semarang

Personel Satuan Samapta Polres Semarang mengamankan puluhan botol miras dari sejumlah warung dalam kegiatan rutin yang ditingkatkan selama bulan Ramadan, Rabu (13/3/2024).
featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Tak kurang dari 57 botol minuman keras (miras) berbagai jenis dan merek berhasil diamankan oleh personel Polres Semarang. Miras itu didapat dari sejumlah tempat yang ada di Semarang yang diketahui menjual dan menyimpan minuman beralkohol tersebut tanpa izin.

Kapolres Semarang AKBP Achmad Oka Mahendra menyampaikan hal itu adalah bagian dari kegiatan rutin yang ditingkatkan dalam rangka menjaga kondusifitas serta memberikan kenyamanan dan keamanan umat muslim yang melaksanakan rangkaian ibadah di bulan Ramadan.

“Patroli Samapta bersama piket fungsi lain menyambangi masyarakat. Hasilnya 57 botol miras berhasil kami amankan,” ungkap Oka di Ungaran, Kamis (14/3/2024).

Sejumlah lokasi yang disasar, lanjut Oka, berada di Kecamatan Bandungan, Getasan, Bergas, Ambarawa, Bringin Tengaran dan Ungaran. “Kegiatan ini akan terus dilaksanakan selama bulan Ramadan di seluruh wilayah hukum polsek jajaran,” sambungnya.

Sementara Kasat Samapta Polres Semarang AKP Sakti Hermawan menambahkan selain kegiatan patroli sambang dan mengamankan barang bukti berupa miras, pihaknya juga memberikan imbauan kepada warga terutama anak-anak untuk tidak bermain petasan.

“Termasuk larangan memperjualbelikan petasan atau serbuk mercon, karena sangat membahayakan dan dapat menimbulkan korban jiwa jika meledak,” ujarnya. (win)

BACA JUGA :

Dua kebakaran terjadi hampir bersamaan di Kecamatan Bergas dan Tengaran, Kabupaten Semarang, Selasa (4/8/2026). Kebakaran di Toko Niki Mantep diduga dipicu korsleting listrik, sedangkan kebakaran rumah di Desa Klero diduga berasal dari tungku yang masih menyala. Berkat respons cepat petugas pemadam kebakaran dan bantuan warga, kedua peristiwa berhasil dipadamkan tanpa menimbulkan korban jiwa.
Dalam Waktu Bersamaan, Dua Kebakaran Terjadi di Kabupaten Semarang
Proyek wisata Jateng Valley di Kelurahan Susukan, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, hingga kini belum kembali dilanjutkan setelah terhenti sejak pandemi COVID-19. Kondisi tersebut disampaikan warga dan pemerintah kelurahan, Senin (3/8/2026), yang berharap pembangunan segera diteruskan agar kawasan kembali hidup, membuka lapangan kerja, dan menggerakkan perekonomian masyarakat sekitar.
Mangkraknya Jateng Valley, Warga Menanti Proyek Wisata Kembali Hidup
Polres Semarang memastikan laporan titik panas di kawasan hutan Watu Gajah, Desa Candirejo, Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang, bukan merupakan kebakaran hutan maupun lahan. Kasat Reskrim Polres Semarang Bodia Teja Lelana menjelaskan hasil verifikasi lapangan pada Jumat (1/8/2026) menunjukkan hotspot berasal dari bekas pembakaran rumput di lahan warga yang telah padam, sehingga kondisi dinyatakan aman dan terkendali.
Titik Panas di Pringapus Terekam Satelit NASA, Polres Semarang Temukan Bekas Pembakaran Rumput
Bupati Semarang Ngesti Nugraha
Pertumbuhan Kawasan Industri Picu Permukiman Baru, Pemkab Semarang Siapkan Penataan
Rumah Amin Akhirnya Layak Ditinggali, Gotong Royong TMMD Ubah Harapan Warga Desa Cukil
Rumah Amin Akhirnya Layak Ditinggali, Gotong Royong TMMD Ubah Harapan Warga Desa Cukil
Bupati Semarang Ngesti Nugraha melantik 118 pejabat struktural dan 17 pejabat fungsional di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang, Ungaran, Kamis (30/7/2026). Pelantikan dilakukan untuk mengisi jabatan yang masih kosong, menyegarkan organisasi, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik. Bupati menegaskan seluruh proses mutasi dan promosi dilaksanakan secara profesional tanpa praktik jual beli jabatan.
Lantik 118 Pejabat, Bupati Semarang Tegaskan Tak Ada Jual Beli Jabatan

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Bupati Semarang Ngesti Nugraha
Pertumbuhan Kawasan Industri Picu Permukiman Baru, Pemkab Semarang Siapkan Penataan
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved