KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Berpakaian Adat Jawa di Detik-detik Proklamasi, Ganjar: Menyenangkan, Banyak Kejutan

Berpakaian Adat Jawa di Detik-detik Proklamasi, Ganjar: Menyenangkan, Banyak Kejutan

Berpakaian Adat Jawa di Detik-detik Proklamasi, Ganjar: Menyenangkan, Banyak Kejutan

Semarang – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen tampil serasi saat mengikuti upacara peringatan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia secara virtual di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Rabu (17/8/2022). Keduanya kompak mengenakan pakaian adat Jawa Tengah dalam upacara yang dihadiri Presiden Joko Widodo sebagai inspektur upacara.

Ganjar-Yasin terlihat sama-sama memakai beskap warna hitam lengkap dengan blangkon dan keris. Untuk bawahan, baik Ganjar maupun Yasin memadukan dengan sarung batik.Tidak hanya Ganjar-Yasin, seluruh jajaran Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang mengikuti upacara tersebut juga mengenakan pakaian adat.

Penampilan Ganjar itu sesuai dengan apa yang ia katakan sehari sebelumnya. Tepatnya usai mendengarkan pidato kenegaraan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi). Ia mengatakan bahwa ada kepedulian dari Presiden terhadap seni, budaya, dan adat yang ada di Indonesia. Tidak sekadar dikatakan tetapi dilakukan dangan simbol baju adat.

“Ini untuk ke sekian kalinya. Pasti daerah lain pengin. Insyaallah besok (hari ini) kita pakai juga,” ujar Ganjar kemarin.

Dalam acara itu, Ganjar juga didampingi oleh Forkompimda Jawa Tengah. Mereka terlihat khidmat dan gembira selama mengikuti rangkaian upacara peringatan detik-detik proklamasi kemerdekaan Indonesia.

Usia acara, Ganjar mengatakan bahwa peringatan detik-detik proklamasi kemerdekaan Indonesia di Istana Negara kali ini berlangsung lebih meriah. Banyak kejutan-kejutan yang diberikan, termasuk kejutan dari penyanyi cilik asal Banyuwangi Jawa Timur, Farel Prayoga, yang tampil dengan membawakan lagu “Ojo Dibandingke” di depan Presiden Jokowi.

“Hari ini ebih meriah dan lebih renyah. Jadi presiden di istana memberikan ruang berekspresi bagi rakyatnya. Sungguh mengejutkan karena tiba-tiba ada kejutan dari penyanyi cilik asal Banyuwangi yang menyanyikan lagu sangat populer. Semua ikut berdendang. Menunjukkan kemeriahan pesta ulang tahun ke-77 Republik Indonesia dan rakyat bisa bernyanyi bersama di istana. Itu menyenangkan sekali,” kata Ganjar.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
Pemkab Semarang mendorong Wisata Edukasi Setepeng di Bergas Lor menjadi pusat pelatihan keterampilan bagi masyarakat, termasuk ASN dan non-ASN menjelang pensiun. Budidaya ayam petelur dan ikan menjadi salah satu pilihan usaha yang dapat dipelajari secara langsung. Kawasan seluas sekitar 2,2 hektare itu juga akan dikembangkan dengan tanaman buah dan komoditas lainnya.
Wisata Edukasi Setepeng Jadi Tempat Belajar Usaha, Bupati Semarang Sasar ASN Jelang Pensiun
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
Jateng Guyub menggelar aksi penolakan rencana pembangunan geothermal di kawasan Gunung Ungaran dan Gunung Lawu sejak Selasa (22/9/2026). Gerakan yang disebut menghimpun elemen masyarakat dari 28 kabupaten/kota di Jawa Tengah itu dilakukan dengan berjalan kaki menuju Kantor Gubernur Jawa Tengah karena kekhawatiran terhadap dampak lingkungan dan kehidupan generasi mendatang.
Massa Gelar Aksi Longmarch Gedong Songo-Kantor Gubernur Jateng, Suarakan Penolakan Geothermal
[pekok2]