URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Tekad Sinoeng Nugroho Rachmadi untuk maju dalam Pilkada Salatiga 2024 semakin bulat, dengan langkahnya mengajukan pensiun dini atas permintaan sendiri sejak 30 April lalu, sesuai saran Komisi ASN RI. Meskipun masih memiliki enam tahun masa aktif sebagai pejabat eselon II, Sinoeng menegaskan telah mengambil langkah ini agar bisa fokus dalam kontestasi politik.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Bukti Keseriusan di Pilwakot 2024 Salatiga, Sinoeng N Rachmadi Ajukan Pensiun Dini dari ASN

Bukti Keseriusan di Pilwakot 2024 Salatiga, Sinoeng N Rachmadi Ajukan Pensiun Dini dari ASN

Bukti Keseriusan di Pilwakot 2024 Salatiga, Sinoeng N Rachmadi Ajukan Pensiun Dini dari ASN

Mantan PJ Walikota Salatiga Sinoeng N. Rachmadi
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Tekad Sinoeng Nugroho Rachmadi, untuk maju dalam Pilkada Salatiga 2024 semakin bulat. Bahkan terhitung sejak 30 April lalu, mantan PJ Walikota Salatiga Sinoeng N. Rachmadi telah mengajukan pensiun dini atas permintaan sendiri. Hal ini sesuai dengan saran masukan dari Komisi ASN RI.

salah satu syarat maju konstestasi pilkada adalah mundur dari ASN, meski masa aktif Sinoeng masih sampai enam tahun lagi.

“Saya sudah mengajukan pensiun dini,” jelas Sinoeng saat bertemu wartawan.

Menurutnya, hal itu dilakukan agar semua kegiatan bisa dilakukan fokus.

“Meski dlm PP 11/2017 disebutkan mundurnya ASN setelah ditetapkan KPU, namun saya merespon aspirasi tokoh masyarakat, terutama Ibu di Salatiga dan komunitas Anak Muda, agar tidak bertanya tanya tentang rencana mengikuti kontestasi Pilkada. Maka dengan Pendi (pensiun dini) ini adalah jawabannya”, jelas alumnus UGM ini.

Hal ini tentu tidak mudah buat Sinoeng sebagai pejabat eselon ll (Staf Ahli Gub Jateng) yang masih memiliki 6 tahun masa kerja hingga usia 60 tahun. “Saya sudah konsultasikan hal ini dengan KASN RI dan BKD Jateng, termasuk dengan kelarga besar kami di Solo dan Semarang, terutama Ibu Kandung saya dan isteri saya. Doa dan ridho dari dua Perempuan itu aadalah kunci bagi saya”, ujar pria yang masih berdarah biru dari Solo

Sinoeng telah mengambil formulir di Partai Nasdem dan PDIP Salatiga dan selanjutnya akan mengembalikan form tersebut sambil menunggu jadual penyampaian visi dan misi saat fit and proper test sebelum diajukan usulan kepada DPD Jateng dan DPP Jakarta

“Bismillah..mas, utk Masyarakat dan Kota Salatiga, ibarat Sepakbola seperti Total Football. Sekali layar terkembang, surut kita berpantang”, tekad bulat mantan Pj. Bupati Tegal Slawi ini.

BACA JUGA :

PT Jasa Raharja Kantor Wilayah Jawa Tengah bersama Satlantas Polres Salatiga dan PMI menggelar Pelatihan Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD) di Satlantas Polres Salatiga pada Jumat (26/6/2026). Pelatihan yang diikuti pengemudi ojek online, pedagang, dan masyarakat ini bertujuan meningkatkan kemampuan memberikan pertolongan pertama kepada korban kecelakaan lalu lintas sebelum tenaga medis tiba, sekaligus memperkuat budaya keselamatan dan pemahaman tentang perlindungan dasar melalui SWDKLLJ.
Tingkatkan Kesiapsiagaan, Jasa Raharja gelar Pelatihan Pertolongan Pertama Gawat Darurat di Salatiga
Polda Jawa Tengah mulai menyelidiki penyebab krisis pasokan sapi di Kota Salatiga yang memicu pedagang daging mogok berjualan selama lima hari. Kasubdit 1 Indagsi Ditreskrimsus Polda Jateng AKBP Muhammad Solikhin Fery menyatakan, Jumat (26/6/2026), pihaknya berkoordinasi dengan Satgas Pangan dan instansi terkait untuk mengusut kemungkinan penimbunan atau permainan harga, sekaligus memastikan kelangkaan murni akibat pasokan yang menurun.
Polisi Selidiki Penyebab Kelangkaan Daging Sapi di Salatiga
Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Salatiga menerjunkan 183 petugas untuk melaksanakan Sensus Ekonomi 2026 yang berlangsung pada 15 Juni–31 Agustus 2026. Pendataan menyasar seluruh usaha nonpertanian, mulai dari UMKM hingga perusahaan besar. BPS menekankan profesionalisme petugas dan mengapresiasi respons kooperatif masyarakat guna menghasilkan data akurat sebagai dasar penyusunan kebijakan ekonomi.
Petugas Sensus Ekonomi Turun ke Lapangan, Respons Warga Salatiga Seperti apa?
Pedagang daging sapi, bakso, sate, dan masakan Padang bersama Dinas Perdagangan Kota Salatiga menggelar pertemuan di Pasar Raya I Salatiga, Rabu (24/6/2026), untuk membahas dampak mogok jualan pedagang daging akibat minimnya pasokan sapi dan tingginya harga daging. Kondisi tersebut menyebabkan stok daging menipis, sejumlah usaha kuliner mengurangi operasional bahkan tutup sementara, sehingga pemerintah mengusulkan intervensi pasokan dari daerah penghasil sapi melalui koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.
Imbas Pedagang Daging Sapi Mogok Jualan, Warno Akui Penjual Bakso Terdampak
Pemkot Salatiga Komit Perkuat Pelayanan Publik dengan Delapan Aksi Perubahan
Pemkot Salatiga Komit Perkuat Pelayanan Publik dengan Delapan Aksi Perubahan
Turunnya Populasi Sapi Potong Berimbas Pasokan di RPH Salatiga Dampaknya Picu Kenaikan Harga Daging
Turunnya Populasi Sapi Potong Berimbas Pasokan di RPH Salatiga Dampaknya Picu Kenaikan Harga Daging

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Sekitar 50 pedagang daging sapi di Kota Salatiga sepakat menghentikan aktivitas penjualan pada 22–26 Juni 2026 akibat kelangkaan pasokan dan kenaikan harga yang terus terjadi. Kesepakatan itu diambil dalam pertemuan paguyuban pedagang di Pasar Raya I Salatiga pada 21 Juni. Aksi mogok dilakukan sebagai bentuk aspirasi agar pemerintah segera mencari solusi untuk menjaga ketersediaan pasokan dan stabilitas harga daging sapi di pasaran.
Mulai Senin ini, Pedagang Daging Salatiga Mogok Jualan Lima Hari, Akibat Pasokan Langka
Turunnya Populasi Sapi Potong Berimbas Pasokan di RPH Salatiga Dampaknya Picu Kenaikan Harga Daging
Turunnya Populasi Sapi Potong Berimbas Pasokan di RPH Salatiga Dampaknya Picu Kenaikan Harga Daging
Jateng Fair 2026 di kawasan PRPP Semarang menjadi destinasi favorit liburan sekolah dengan menghadirkan pameran inovasi, produk UMKM, konser musik, wahana keluarga, dan nonton bareng Piala Dunia 2026 hingga 5 Juli. Direktur Utama PT PRPP Jawa Tengah (Perseroda), Shafigh Pahlevi Lontoh, menargetkan 150 ribu pengunjung selama penyelenggaraan, sementara Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi berharap ajang ini mampu memperkuat UMKM, mendorong inovasi, dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah
Jateng Fair 2026 Pas Buat Liburan Keluarga, Ada Apa Saja?