KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Cangkul Ladang, Kadus Borangan Pringapus Temukan Benda Kuno Ini

Cangkul Ladang, Kadus Borangan Pringapus Temukan Benda Kuno Ini

Cangkul Ladang, Kadus Borangan Pringapus Temukan Benda Kuno Ini

Ketua TACB Kabupaten Semarang Tri Subekso (bertopi) bersama Regot, Kadus Borangan Pringapus menunjukkan temuan benda kuno berupa Bekal Kubur, perhiasan dan senjata, Selasa (6/7/2021). (Foto/win)

UNGARAN – Sejumlah perhiasan kuno dan benda-benda arkeologi ditemukan di Dusun Borangan, Kecamatan Pringapus, Senin (5/7/2021). Benda-benda prasejarah itu berupa sejenis kendi, gelang tangan, gelang kaki dan senjata tajam berbahan logam dan tembaga.

“Ketemunya nggak sengaja pas saya lagi nyangkul, tersebar di beberapa lokasi. Setelah itu saya coba cari referensi di internet dan ternyata memang benda arkeologi, berupa Bekal Kubur milik Wong Kalang,” ujar Regot, Kadus Borangan sang penemu benda kuno itu.

Tak jauh dari titik-titik penemuan benda-benda itu, Regot mengatakan juga menemukan tulang belulang yang diduga tulang manusia.

“Benda-benda ini biar dibawa ke museum. Sehingga bisa bermanfaat untuk pengetahuan sejarah,” katanya.

Sementara itu Ketua Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Kabupaten Semarang, Tri Subekso mengatakan berdasarkan karakteristik temuan, objek ini identik dengan jejak budaya Wong Kalang yang banyak ditemukan di hutan-hutan jati di kawasan pantai utara Jawa.

“Lokasi temuan Bekal Kubur yang diduga milik Wong Kalang atau Suku Kalang ini berada di bukit. Pastinya aspek-aspek kosmologis telah berperan besar pada penempatannya,” urainya.

Menurutnya sebaran artefak yang begitu luas dan sekarang ini menunjukkan konsentrasi sebaran di kawasan yang dilalui sungai Jragung.

“Masih perlu kami teliti untuk memastikan milik Wong Kalang atau tidak. Tapi ini menarik karena menambahkan daftar temuan di Kabupaten Semarang,” lanjutnya.

Tri menambahkan jika temuan dari Borangan cukup banyak, perlu disiapkan ruang pamer khusus yang berisi objek temuan beserta deskripsinya, sehingga menjadi informasi sejarah bagi kalangan umum. (win)

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

IMG-20250513-WA0020
Komunitas Zeusa USA, Tambah Tua Semakin Digdaya
Tiga Rumah Warga di Tingkir Lor Sabtu Sore Hangus Terbakar, Kerugian 1 Milyar
Tiga Rumah Warga di Tingkir Lor Sabtu Sore Ludes Terbakar, Kerugian 1 Milyar
Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Semarang meminta rencana pengembangan panas bumi atau geotermal di kawasan Gedongsongo dan Sepakung dikaji ulang. Dalam audiensi dengan DPRD Kabupaten Semarang, Jumat (16/10/2026), PCNU menyoroti potensi dampak terhadap sumber mata air, pertanian, dan pariwisata serta mendorong studi banding ke daerah yang telah mengembangkan proyek serupa.
PCNU Kabupaten Semarang Minta Proyek Geotermal Dikaji Ulang, Ditengarai Ancam Pertanian dan Wisata
Tuan Rumah 12 Cabor Porprov XVII, Salatiga Bidik Prestasi, Targetkan 51 Emas
Tuan Rumah 12 Cabor Porprov XVII, Salatiga Bidik Prestasi, Targetkan 51 Emas
[pekok2]