URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Kampoeng Kopi Banaran kembali menyelenggarakan intimate concert dengan konsep back to nature

Mbak Google

KABAR RASIKA

Cara Baru Menikmati Konser di Masa Pandemi

Cara Baru Menikmati Konser di Masa Pandemi

Cara Baru Menikmati Konser di Masa Pandemi

featured-img

Setelah “Jamming Session” di awal tahun 2022, kali ini Kampoeng Kopi Banaran kembali menyelenggarakan intimate concert dengan konsep back to nature. Dua genre Post Pop dan Folk Pop yang memilik keunikan, kreatifitas, dan kearifan lokal menjadi tema acara ini berkolaborasi dengan musisi lokal sebagai dasar meningkatkan awareness dan enggangment tentang musik-musik daerah terutama di Semarang.

Banaran Intimate Concert diramaikan dua band indie asal Semarang Soegi Bornean dan RA. Bersinar. Lirik-lirik yang penuh makna dari Soegi Bornean digabung dengan hentakan penuh semangat dari RA. Bersinar menjadikannya sebuah kolaborasi harmonisasi unik, seperti salah satu lirik Soegi Bornean yang menyebutkan “jika ada beda, bukan berarti tak bisa bersama. Jika ada beda, belum tentu bersatu tak akan bermakna. Jika ada beda, bisa jadi yang menanti adalah cerita luar biasa” dan lirik dari RA. Bersinar “Sebab dunia bukan milik berdua, banyak yang tumbuh dan hidup didalamnya”.

Barbeque Camp menjadi area pilihan tepat untuk acara ini karena memiliki ruang terbuka di tengah perkebunan kopi dengan nuansa alam yang diharapkan menjadi salah satu cara baru menikmati musik di masa pandemi. Penyelenggaraan intimate concert ini tetap mengutamakan protokol kesehatan dengan menerapkan reservasi online, e-ticketing, penggunaan aplikasi PeduliLindungi, mewajibkan pengunjung untuk menggunakan masker, hand sanitizersaat berada area, tempat duduk berjarak, dan selama pagelaran musik berlangsung, pengunjung tidak diperkenankan untuk berdiri atau berpindah tempat dari tempat duduknya.

“Seperti janji kita di akhir tahun kemarin kepada Bupati Semarang, Ngesti Nugraha dan Ketua DPRD Kabupaten Semarang, Bondan Marutohening pada acara HUT HAM, tahun 2022 ini kami akan fokus dipenyelanggaran event tentunya tetap mengutamakan Protokol Kesehatan. Kali ini kami mulai dengan Intimate Concert sebagai langkah awal menuju event yang lebih besar yaitu Dinamic Festival. Selain itu kami juga ingin mengajak masyarakat untuk selalu menjaga protokol kesehatan selama berada di pagelaran musik, karena dengan cara ini kita bisa menikmati musik dengan aman tanpa mengurangi rasa kenyamanannya,” ujar Frina Bonita, General Manager Kampoeng Kopi Banaran.

(Foto: Dok. Kampoeng Kopi Banaran)

Dengan adanya Banaran Intimate Concert ini, diharapkan dapat menjadi awal terjalinnya relasi dengan musisi lokal. Karena Kampoeng Kopi Banaran terbuka untuk menjadi tempat berekspresi, sekaligus benchmark bagi Komunitas Musik di Jawa Tengah khususnya di Semarang.

Kampoeng Kopi Banaran juga mengajak masyarakat untuk lebih men-support musik-musik lokal agar bisa terus berkembang sehingga dilirik secara nasional maupun international.

Dalam penyelenggaraannya, Kampoeng Kopi Banaran didukung penuh oleh Aurora Soundsystem, Sure Picture, Kata Semesta, dan Orang Tua (OT) serta Jateng Musikgram, Radio Rasika, dan Event.Semarang sebagai media partner dan di sponsori oleh Mandalika GP Series Dyandratiket.com dan Indonesia International Motor Show 2022.

BACA JUGA :

Heritage of Light Gedongsongo Fest menarik sekitar 3.000 pengunjung di kawasan wisata Candi Gedongsongo, Bandungan, Kabupaten Semarang, Sabtu (4/7/2026) malam. Pemerintah Kabupaten Semarang menghadirkan pesta lampion, atraksi seni, dan penampilan Niken Salindry untuk mempromosikan pariwisata, menggerakkan UMKM, serta meningkatkan okupansi hotel melalui sinergi dengan Festival Bunga Bandungan.
Pesta Lampion Gedongsongo Fest Sedot 3.000 Pengunjung, Dongkrak Pariwisata dan Okupansi Hotel Bandungan
Sebanyak 4.000 pelari mengikuti Rupiah Borobudur Playon 2026 di kawasan Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Minggu (5/7/2026). Bank Indonesia Jawa Tengah bersama pemerintah daerah menggelar lomba 5K dan 10K untuk menggerakkan sport tourism, UMKM, edukasi rupiah, serta pengendalian inflasi, sekaligus menyalurkan lebih dari Rp600 juta dana pendaftaran bagi pengelolaan sampah di 10 desa sekitar Borobudur.
Semangat Sport Tourism, Ribuan Pelari Ramaikan Rupiah Borobudur Playon 2026
M. Iksan (55), warga Pungkursari, Kota Salatiga, merakit Yamaha Vixion 155 cc menjadi Jeep Willys mini berwarna hijau army selama tiga bulan dengan biaya sekitar Rp30 juta. Ia memadukan mesin motor, persneling serta kaki-kaki Daihatsu Zebra, lalu membentuk bodi dari rangka besi dan pelat agar kendaraan dapat digunakan melintasi jalan kota hingga tanjakan Bandungan.
Kreatif! Tukang Cat di Salatiga ini Sulap Motor Yamaha Vixion jadi Jeep Willys Mini
LAZIS Jateng Cabang Salatiga bekerja sama dengan Resta Pendopo KM 456 menggelar Khitan Ceria 2026 bagi 30 anak yatim, piatu, dan dhuafa di Baok, Ujung-Ujung, Pabelan, Kabupaten Semarang, Kamis (2/7/2026). Program tahun ketiga ini memberikan layanan sosial sekaligus mengajak peserta yang memasuki masa baligh meningkatkan ketaatan beribadah dan membiasakan salat lima waktu.
Puluhan Anak ikuti Khitan Ceria 2026 di Resta Pendopo KM 456
Belasan remaja masjid dari Perumahan Taman Manunggal Asri Tugu Bener, Tengaran, menggelar nonton bareng film inspiratif Bilal bin Rabah di Masjid Al Ikhlas, Jumat (3/7/2026). Kegiatan perdana yang digagas Ugema ini diisi salat Magrib dan pembagian doorprize untuk mempererat kebersamaan sekaligus mengajak pelajar mengisi liburan sekolah dengan aktivitas positif.
Isi Kegiatan Positif Liburan, Belasan Remaja Ugema Nobar Film Bilal
PT Mitra Anugerah Bumi Agung berkomitmen memperbaiki jalan rusak di Desa Tlompakan, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, mulai 12 Juli 2026 setelah audiensi dengan warga dan DPRD Kabupaten Semarang, Jumat (3/7/2026). Warga juga menuntut pembatasan jam operasi, kelayakan armada, perbaikan drainase, dan rambu keselamatan. DPRD akan mendorong penghentian sementara tambang bila komitmen tidak direalisasikan.
DPRD Kabupaten Semarang Ultimatum Tambang Galian C di Tuntang: Taati Kesepakatan atau Operasional Ditutup!

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Kejaksaan Negeri Kabupaten Semarang menetapkan tiga koordinator kelompok masyarakat (Pokmas) Kelurahan Bergas Lor, Kecamatan Bergas, sebagai tersangka dugaan korupsi proyek pembangunan sarana prasarana dan pemberdayaan masyarakat yang bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) Tambahan APBD Kabupaten Semarang Tahun Anggaran 2019–2020. Ketiganya diduga menyelewengkan dana swakelola hingga merugikan keuangan negara sekitar Rp600 juta dan ditahan sejak 30 Juni 2026 untuk kepentingan penyidikan.
Korupsi Dana Swakelola Bergas Lor Terbongkar, Tiga Koordinator Pokmas Dijebloskan ke Tahanan
Satreskrim Polres Semarang menangkap seorang pelatih taekwondo berinisial R (52) atas dugaan pencabulan terhadap muridnya yang masih berusia 13 tahun di sebuah tempat latihan di Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang. Peristiwa yang terjadi pada 30 Maret 2026 itu dilaporkan keluarga korban ke polisi hingga berujung penangkapan tersangka pada Selasa (30/6/2026). Polisi menjerat tersangka dengan Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual dan KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara yang dapat diperberat karena adanya relasi kuasa.
Aksi Bejat Pelatih Taekwondo di Ambarawa: Cabuli Muridnya Lalu Beri Uang Tutup Mulut
Pengelola Warung Soemantri, Gani Nur Rahman, memprotes penutupan akses utama menuju lokasi usahanya di Jalan dr. O. Notohamidjojo, Blotongan, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga, yang terjadi akibat pemasangan pagar oleh pihak lain. Kondisi tersebut dinilai menghambat pembangunan, menyulitkan pengunjung, serta berdampak pada rencana pengembangan warung sebagai ruang kreatif, edukasi, dan kawasan konservasi.
Pengelola Warung Soemantri Protes, Akses Pintu Masuk Ditutup Pagar