URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Jateng dalam mencegah penularan virus Covid-19 varian Omicron melakukan swab test bagi ratusan personil Polda Jateng.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Cegah Penularan Varian Omicron, Ratusan Personil Polda Jateng Jalani Tes Swab

Cegah Penularan Varian Omicron, Ratusan Personil Polda Jateng Jalani Tes Swab

Cegah Penularan Varian Omicron, Ratusan Personil Polda Jateng Jalani Tes Swab

featured-img

SEMARANG – Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Jateng dalam mencegah penularan virus Covid-19 varian Omicron melakukan swab test bagi ratusan personil Polda Jateng.

Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kabid Dokkes Polda Jateng, Kombes Pol dr. Sumy Hastry Purwanti tersebut digelar di loby Mapolda Jateng pada Senin, (24/01/2022) pagi.

Dalam kesempatan itu, dr. Hastry menyampaikan bahwa tes swab terhadap personil tersebut dilakukan sebagai deteksi dini guna mengantisipasi penyebaran virus Covid-19 terutama varian Omicron di lingkup Polda Jawa Tengah.

“Swab test dilakukan hanya sebagai langkah antisipasi, tidak ada yang perlu ditakuti. Sejauh ini sudah sekitar 200 personil sudah melakukan test dan tidak ada yang positif Covid-19,” ujarnya.

“Bila ditemukan (anggota yang positif) kita pantau kesehatannya, kalau gejalanya ringan bisa melakukan isoman di rumah dengan kamar tersendiri dan taat prokes.Tapi bila ada gejala atau punya komorbid maka penanganan diarahkan ke RS Bhayangkara,” tambahnya.

Kabid Dokkes juga menghimbau kepada seluruh personil Polri serta masyarakat di Jawa Tengah untuk tidak lengah dan mewaspadai masuknya varian Omicron di Jawa Tengah.

“Kuncinya sederhana, masyarakat termasuk anggota Polri selalu taat prokes dan menjaga kesehatan,” ungkapnya.

Sementara itu, terkait pencegahan Omicron di lingkungan anggota Polri, Kabidhumas Polda Jatemg, Kombes Pol M Iqbal Alqudusy mengatakan kondisi kebugaran anggota dipantau setiap saat. Apalagi pemberian vaksin booster ke seluruh anggota Polda Jateng juga tengah berjalan.

“Penekanan Kapolda, anggota dalam bekerja di tengah masyarakat harus dalam kondisi sehat. Sebelum masyarakat sehat, anggota yang bertugas harus sehat terlebih dulu,” jelasnya.

Disisi lain, Iqbal berharap agar masyarakat bersama Polri dan stakeholder terkait dapat bahu membahu memberantas penyebaran Covid-19 di Jawa Tengah.

“Kegiatan tracking dan tracing serta vaksinasi terus kita kebut. Masyarakat kami harap juga kooperatif dengan tetap menjaga prokes dan segera melaporkan diri ke petugas apabila terpapar atau pernah kontak dengan orang yang terkena Covid-19,” imbuhnya.

BACA JUGA :

Tingkatkan Kemampuan Personel, Damkar Salatiga Gelar Bimtek Kebakaran dan Evakuasi Korban
Tingkatkan Kemampuan Personel, Damkar Salatiga Gelar Bimtek Kebakaran dan Evakuasi Korban
Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah menambah stok Pertalite hingga 18 persen di seluruh SPBU Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta selama libur sekolah 22 Juni hingga 3 Juli 2026 untuk mengantisasi lonjakan konsumsi BBM akibat meningkatnya kunjungan wisatawan. Penambahan pasokan dilakukan di jalur utama dan kawasan wisata, disertai penguatan distribusi, pengaturan antrean, serta koordinasi dengan pemerintah daerah dan kepolisian guna memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi.
Wisatawan Membeludak, Pertamina Siapkan Pertalite Ekstra untuk Jateng-DIY
PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah menambah pasokan LPG 3 kilogram sebanyak 1.339.560 tabung di Jawa Tengah dan DIY pada 16 Juni 2026 untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan selama libur Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah. Penyaluran tambahan melalui skema fakultatif ini dilakukan guna menjaga ketersediaan stok dan memastikan masyarakat tetap mudah memperoleh LPG selama masa libur nasional.
Takut Langka Saat Libur? Pertamina Siapkan Tambahan 1,3 Juta Tabung LPG 3 Kg
Ribuan jamaah thariqah dari berbagai daerah menghadiri Silaturahmi Nasional Annitho Aswaja di Wisma Perdamaian Semarang, Sabtu (13/6/2026). Kegiatan yang dihadiri ulama, habaib, dan tokoh pemerintahan ini digelar untuk memperkuat ukhuwah, konsolidasi organisasi, serta meneguhkan komitmen kebangsaan melalui zikir, tausiyah, baiat kubro, dan pemberdayaan umat.
Habib Luthfi Tegaskan Komitmen Jaga NKRI dalam Silatnas Perdana Annitho Aswaja di Semarang
Ribuan Jamaah Hadiri Silaturrahmi Nasional Perdana Annitho Aswaja di Semarang
Ribuan Jamaah Hadiri Silaturrahmi Nasional Perdana Annitho Aswaja di Semarang
Menteri HAM RI Natalius Pigai menyatakan pemerintah tengah menyiapkan Undang-Undang Neuro Rights guna melindungi privasi, kebebasan, dan martabat manusia dari dampak perkembangan teknologi serta kecerdasan buatan. Pernyataan itu disampaikan usai Festival HAM di Universitas Kristen Satya Wacana, Kamis (11/6/2026), saat pembahasan RUU disebut telah memasuki tahap akhir harmonisasi lintas kementerian dan lembaga.
Hadir di UKSW, Pigai Sebut Pemerintah sedang Siapkan UU Neuro Rights, Lindungi Pikiran Manusia dari Ancaman AI

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Seorang pengendara sepeda motor Honda Scoopy berinisial AF (21) meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, tepatnya di kawasan Kumpulrejo, Argomulyo, Sabtu pagi (20/6/2026). Kecelakaan diduga terjadi karena korban kurang konsentrasi saat berkendara hingga motornya oleng ke kiri dan masuk ke parit. Korban sempat dirawat di RSUD dr. Soebarkat Tjitrodarmodjo sebelum dinyatakan meninggal dunia.
Alami Laka Tunggal di JLS, Pengendara Scoopy Meninggal Dunia
Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 di Kabupaten Semarang memicu kekhawatiran sejumlah orang tua karena status pendaftaran anak belum terverifikasi hingga hari kedua pelaksanaan, Rabu (3/6/2026). Banyak calon murid mendatangi SMP Negeri 2 Ungaran untuk memastikan proses seleksi, sementara pihak sekolah menyebut verifikasi dilakukan bertahap akibat tingginya jumlah pendaftar dan banyaknya kesalahan administrasi.
Cemas Status Pendaftaran Murid Belum Bergerak, Orang Tua Cari Kepastian ke Sekolah