URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Aksi pencurian tomat berujung pada perusakan mobil oleh warga terjadi di Desa Manggihan, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang. Empat pria berinisial AR, DF, FR, dan RY yang diduga sebagai pelaku pencurian tomat seberat 50 kilogram diamankan oleh polisi. Kejadian ini berlangsung pada Minggu, 25 Mei 2025 sekitar pukul 00.40 WIB.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Curi Puluhan Kilogram Tomat di Getasan, Mobil Pelaku jadi Sasaran Amukan Warga

Curi Puluhan Kilogram Tomat di Getasan, Mobil Pelaku jadi Sasaran Amukan Warga

Curi Puluhan Kilogram Tomat di Getasan, Mobil Pelaku jadi Sasaran Amukan Warga

Kondisi mobil milik terduga pelaku pencurian tomat di Getasan usai menjadi sasaran amukan warga. Foto: tangkapan layar video warga
Kondisi mobil milik terduga pelaku pencurian tomat di Getasan usai menjadi sasaran amukan warga. Foto: tangkapan layar video warga
featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN — Sebuah video yang menayangkan satu unit mobil dalam kondisi rusak parah tersebar di media sosial. Mobil berwarna putih dengan pelat nomor H1942NP itu hancur hampir di seluruh bagian. Narasi yang dimunculkan, mobil tersebut adalah milik pelaku pencurian tomat yang menjadi sasaran amukan warga di daerah Getasan, Kabupaten Semarang.

Saat dikonfirmasi, Wakapolres Semarang Kompol Erwin Chan Siregar membenarkan adanya kejadian tersebut. Aksi pencurian itu terjadi di Desa Manggihan, Kecamatan Getasan, pada Minggu (25/5/2025) dini hari sekitar pukul 00.40 WIB. Empat orang pria berinisial AR, DF, FR, dan RY diamankan polisi setelah diduga mencuri tomat seberat 50 kilogram.

“Pertama kali diketahui oleh seorang petugas keamanan yang berjaga malam di sebuah pabrik susu di wilayah tersebut. Ia mencurigai sebuah mobil yang terparkir di dekat pabrik. Setelah didekati, petugas menemukan empat orang di dalam kendaraan tersebut beserta satu karung tomat yang diperkirakan seberat 50 kilogram,” ungkapnya ditemui di Mapolres Semarang, Rabu (28/5/2025).

Merasa ada indikasi tindak pencurian, petugas keamanan segera melaporkan kejadian itu ke Polsek Getasan. Tak lama berselang, aparat kepolisian datang ke lokasi untuk mengamankan keempat terduga pelaku dan membawa mereka ke kantor polisi guna pemeriksaan lebih lanjut. Para pelaku merupakan warga Kota Semarang dan Ungaran.

“Saat ini, perkara sedang kami tangani dan pelaku tengah menjalani proses penyidikan di Polsek Getasan,” ujarnya.

Namun, situasi sempat memanas ketika sejumlah warga yang mengetahui kejadian tersebut datang ke lokasi dan melampiaskan amarah dengan merusak mobil yang digunakan oleh para pelaku. Para pelaku juga sempat menjadi sasaran amarah warga sebelum akhirnya situasi berhasil dikendalikan oleh aparat kepolisian yang berada di tempat kejadian. (win)

BACA JUGA :

Seorang pengendara sepeda motor Honda Scoopy berinisial AF (21) meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, tepatnya di kawasan Kumpulrejo, Argomulyo, Sabtu pagi (20/6/2026). Kecelakaan diduga terjadi karena korban kurang konsentrasi saat berkendara hingga motornya oleng ke kiri dan masuk ke parit. Korban sempat dirawat di RSUD dr. Soebarkat Tjitrodarmodjo sebelum dinyatakan meninggal dunia.
Alami Laka Tunggal di JLS, Pengendara Scoopy Meninggal Dunia
Mahasiswa Fakultas Syariah dan Hukum dari berbagai daerah di Indonesia yang tergabung dalam DEMFASNA menyoroti pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) saat Silaturahmi Nasional di UIN Salatiga, Kamis (18/6/2026). Mereka meminta pemerintah mengevaluasi program prioritas agar tepat sasaran, transparan, akuntabel, serta memberi manfaat nyata bagi masyarakat menuju Indonesia Emas 2045.
Gelar Silaturahmi Nasional di Salatiga, Mahasiswa Soroti Berbagai Program
Pemerintah Kabupaten Semarang akan menata kawasan Gembol di Bawen dan Tegal Panas di Bergas melalui rapat koordinasi lintas sektoral yang melibatkan Forkopimda, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan organisasi kemasyarakatan. Penataan dilakukan untuk mengubah kawasan agar lebih bermanfaat bagi masyarakat, termasuk rencana pembangunan masjid di Gembol serta penyusunan konsep pemanfaatan lahan Tegal Panas dengan memperhatikan mekanisme ganti rugi bagi warga terdampak.
Dok! Gembol dan Tegal Panas Bakal Ditutup, Pemkab Semarang Siapkan Penataan
Komisi B DPRD Kabupaten Semarang mempertanyakan keabsahan izin penjualan minuman beralkohol yang dimiliki Over O Bar and Kitchen di Ungaran setelah hasil konfirmasi ke DPMPTSP dan Dinas Perdagangan menyatakan tidak pernah menerbitkan izin tersebut. Dewan meminta penjualan minuman beralkohol dihentikan sementara hingga status perizinan dan kepatuhan terhadap ketentuan jarak lokasi usaha serta kewajiban pajak dapat dipastikan sesuai aturan yang berlaku.
DPRD Kabupaten Semarang Soroti Izin Miras Over O, Penjualan Alkohol Diminta Dihentikan Sementara

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

TERKINI

Hadir saat Wisuda PPG di UIN Salatiga, Menteri Wihaji Tekankan Peran Guru sebagai Penanam Nilai
Hadir saat Wisuda PPG di UIN Salatiga, Menteri Wihaji Tekankan Peran Guru sebagai Penanam Nilai
Universitas Islam Negeri (UIN) Salatiga mengukuhkan 3.167 Guru Profesional PPG Dalam Jabatan Batch 4 Tahun 2025 di Auditorium Kampus 3, Sabtu (20/6/2026). Pengukuhan dilakukan setelah para peserta lulus...
Seorang pengendara sepeda motor Honda Scoopy berinisial AF (21) meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, tepatnya di kawasan Kumpulrejo, Argomulyo, Sabtu pagi (20/6/2026). Kecelakaan diduga terjadi karena korban kurang konsentrasi saat berkendara hingga motornya oleng ke kiri dan masuk ke parit. Korban sempat dirawat di RSUD dr. Soebarkat Tjitrodarmodjo sebelum dinyatakan meninggal dunia.
Alami Laka Tunggal di JLS, Pengendara Scoopy Meninggal Dunia
Seorang pengendara sepeda motor Honda Scoopy berinisial AF (21) meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, tepatnya di kawasan Kumpulrejo, Argomulyo,...
20 Juni 2026 Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 11.00–14
20 Juni 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 11.00–14.00 WIB, Tinggi Air Capai 1 Meter
BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang memprakirakan pasang laut maksimum di pesisir Semarang dan sekitarnya terjadi pada Sabtu, 20 Juni 2026, pukul 11.00–14.00 WIB dengan tinggi muka air...
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas II Ahmad Yani Semarang memprakirakan cuaca di Kota Semarang dan sebagian wilayah Jawa Tengah pada Sabtu, 20 Juni 2026, didominasi kondisi cerah berawan hingga berawan. Hujan ringan berpotensi terjadi pada sore hingga awal malam, terutama di kawasan pegunungan, dataran tinggi, dan wilayah sekitarnya.
20 Juni 2026: Cuaca Semarang Cerah Berawan, Hujan Ringan Berpotensi Terjadi Sore Hari di Sejumlah Wilayah Jawa Tengah
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas II Ahmad Yani Semarang memprakirakan cuaca di Kota Semarang dan sebagian wilayah Jawa Tengah pada Sabtu, 20 Juni 2026, didominasi...
Tingkatkan Kemampuan Personel, Damkar Salatiga Gelar Bimtek Kebakaran dan Evakuasi Korban
Tingkatkan Kemampuan Personel, Damkar Salatiga Gelar Bimtek Kebakaran dan Evakuasi Korban
Dinas Pemadam Kebakaran Kota Salatiga menggelar bimbingan teknis manajemen kebakaran gedung dan evakuasi korban di bangunan bertingkat selama empat hari di PT SCI dan Pasar Raya 2 Salatiga. Kegiatan ini...
Muat Lebih

POPULER

Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 di Kabupaten Semarang memicu kekhawatiran sejumlah orang tua karena status pendaftaran anak belum terverifikasi hingga hari kedua pelaksanaan, Rabu (3/6/2026). Banyak calon murid mendatangi SMP Negeri 2 Ungaran untuk memastikan proses seleksi, sementara pihak sekolah menyebut verifikasi dilakukan bertahap akibat tingginya jumlah pendaftar dan banyaknya kesalahan administrasi.
Cemas Status Pendaftaran Murid Belum Bergerak, Orang Tua Cari Kepastian ke Sekolah
Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah menambah stok Pertalite hingga 18 persen di seluruh SPBU Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta selama libur sekolah 22 Juni hingga 3 Juli 2026 untuk mengantisasi lonjakan konsumsi BBM akibat meningkatnya kunjungan wisatawan. Penambahan pasokan dilakukan di jalur utama dan kawasan wisata, disertai penguatan distribusi, pengaturan antrean, serta koordinasi dengan pemerintah daerah dan kepolisian guna memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi.
Wisatawan Membeludak, Pertamina Siapkan Pertalite Ekstra untuk Jateng-DIY