KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Dapur Rumah di Krajan Kidul Terbakar, Diduga Karena Tungku Api yang Masih Membara

Dapur Rumah di Krajan Kidul Terbakar, Diduga Karena Tungku Api yang Masih Membara

Dapur Rumah di Krajan Kidul Terbakar, Diduga Karena Tungku Api yang Masih Membara

Kebakaran melanda sebuah rumah di Lingkungan Krajan Kidul RT 02 RW 07, Kelurahan Wujil, Kecamatan Bergas. Dua armada Damkar Kabupaten Semarang dikerahkan untuk memadamkan api. Pemilik rumah, Rokhimun, 42, yang sedang bekerja pada saat kejadian mengalami kerugian material sekitar Rp 25 juta akibat kebakaran di bagian dapur rumahnya.
Foto dok IST
Dapur di rumah Rokhimun yang terbakar

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Sebuah rumah di Lingkungan Krajan Kidul RT 02 RW 07, Kelurahan Wujil, Kecamatan Bergas terbakar Sabtu (28/10). Dua armada Damkar Kabupaten Semarang dikerahkan untuk pemadaman api.

Menurut Wisnu Murti, 27, kebakaran diketahui dari suara percikan api dari rumah yang terbakar. Lalu kemudian ia keluar rumah untuk mengecek dan memastikan, ternyata api sudah berkobar.

“Terus tadi juga dari arah timur ibu-ibu sudah berhamburan dan teriak kebakaran, ” katanya.

Kemudian ia memanggil warga untuk melakukan pemadaman sembari menunggu petugas damkar datang ke lokasi. Sehingga api tidak cepat merambat ke bagian rumah lainnya.

Diketahui, pemilik rumah yakni Rokhimun, 42, saat terjadi kebakaran tengah bekerja. Dan istrinya juga keluar rumah untuk mengambil peralatan masak.

“Tadi saya malah diberi kabar tetangga dan langsung pulang dari tempat kerja, ” ungkapnya.

Ia mengaku belum tahu penyebab kebakaran yang melanda bagian dapur rumahnya. Api cepat membesar karena di bagian dapur terdapat banyak kayu bakar yang digunakan untuk memasak.

“Ini semua habis terbakar mas. Untung bagian dapur kondisinya tinggi kalau tidak bisa merembet, ” terangnya.

Sementara itu, Komandan Regu Damkar Pos Ungaran, Mujiyanto mengungkapkan pihaknya mendapatkan laporan kebakaran pukul 11.19 WIB. Dan saat itu petugas Damkar juga tengah memadamkan tempat pembuangan jerami terbakar di Kretek.

“Dua armada damkar dari Pos Ungaran dan Pos Ambrawa ini yang melakukan pemadaman, ” katanya.

Berdasarkan informasi yang didapatkan api berasal dari tungku api yang masih menyala. Dan pemilik rumah tidak mengetahui hal tersebut. Kejadian terjadi sekitar pukul 11.30 WIB dan api berhasil dipadamkan sekitar pukul 12.30 WIB.

Kerugian dari kejadian kebakaran tersebut ditaksir kurang lebih Rp 25 juta. Pasalnya terdapat peralatan-peralatan rumah tangga yang terbakar.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
Pemkab Semarang mendorong Wisata Edukasi Setepeng di Bergas Lor menjadi pusat pelatihan keterampilan bagi masyarakat, termasuk ASN dan non-ASN menjelang pensiun. Budidaya ayam petelur dan ikan menjadi salah satu pilihan usaha yang dapat dipelajari secara langsung. Kawasan seluas sekitar 2,2 hektare itu juga akan dikembangkan dengan tanaman buah dan komoditas lainnya.
Wisata Edukasi Setepeng Jadi Tempat Belajar Usaha, Bupati Semarang Sasar ASN Jelang Pensiun
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
Jateng Guyub menggelar aksi penolakan rencana pembangunan geothermal di kawasan Gunung Ungaran dan Gunung Lawu sejak Selasa (22/9/2026). Gerakan yang disebut menghimpun elemen masyarakat dari 28 kabupaten/kota di Jawa Tengah itu dilakukan dengan berjalan kaki menuju Kantor Gubernur Jawa Tengah karena kekhawatiran terhadap dampak lingkungan dan kehidupan generasi mendatang.
Massa Gelar Aksi Longmarch Gedong Songo-Kantor Gubernur Jateng, Suarakan Penolakan Geothermal
[pekok2]