URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Forum Umat Islam Semarang (FUIS) mendukung Polda Jateng memberantas habis segala bentuk perjudian yang ada di Jawa Tengah, secara khusus di wilayah Kota Semarang. Sebab, saat ini perjudian makin menjamur.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Demo di Polda, FUIS dan Elemen Masyarakat Semaramg Dukung Penuh Polda Jateng Berantas Judi

Demo di Polda, FUIS dan Elemen Masyarakat Semaramg Dukung Penuh Polda Jateng Berantas Judi

Demo di Polda, FUIS dan Elemen Masyarakat Semaramg Dukung Penuh Polda Jateng Berantas Judi

featured-img

Semarang – Forum Umat Islam Semarang (FUIS) mendukung Polda Jateng memberantas habis segala bentuk perjudian yang ada di Jawa Tengah, secara khusus di wilayah Kota Semarang. Sebab, saat ini perjudian makin menjamur.

Hal tersebut disampaikan FUIS saat menggelar demo mendukung Polda Jateng memberantas perjudian, di Markas Polda Jateng, Jalan Pahlawan Semarang, Jumat (2/9) siang.Ketua FUIS Wahyu Kurniawan mengatakan pihaknya bersama lintas organisasi mendukung penuh Polda Jateng memberantas perjudian di Jawa Tengah dan Kota Semarang. Sebab saat ini judi makin menjamur.

“Kapolri beberapa waktu lalu telah memerintahkan jajaran harus memberantas perjudian. Dengan berita baik ini, kami mendukung penuh Polri dan Polda Jateng berantas habis perjudian,” kata Wahyu.

Ia menegaskan Polri tak sendirian memberantas perjudian. Semua kalangan siap mengawal kepolisian memberantas perjudian.

Pihaknya mendukung pemberantasan perjudian lantaran judi melanggar konstitusi. Selain itu, semua agama melarang adanya perjudian.

Dia menyebut masyarakat yang menjadi pemain judi kini tak kenal usia. Baik tua maupun muda bermain judi.

“Jangankan orang tua, anak kecil yang punya uang dua ribu atau tiga ribu aja main judi. Ini Ironi sekali. Lalu ada pejudi bilang kalau nomor enggak tembus berarti belum rejeki. Tetapi ketika tembus bilangnya rejeki anak sholeh, ini ngeri banget,” bebernya.

Dia benar-benar berharap pimpinan kepolisian bisa tegas memberantas perjudian.

“Kita menunggu mereka (polisi-red) yang memiliki jabatan dan kewenangan untuk memberikan perintah agar yang bawah juga bergerak memberantas,” tandas dia.

Sementara itu Kabid Humas Polda Jateng Kombes Iqbal Alqudusy saat di konfirmasi Rasika menyampaikan ucapan terima kasih kepada Adik adik FUIS dan Elemen masyarakat lain atas dukungan kepada Polri untuk menindak pekat dan illegal lainnya
“Bapak Kapolda Jateng dan para kapolres jajaran tetap berkomitmen menjaga amanah masyrakat untuk berantas judi di wilayah kita,”
Warning bagi para Bandar yang masih main untuk berhenti total atau kita Tabrak,”
Minggir. Ora Minggir tak Tabrak, Tutup Iqbal

BACA JUGA :

Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengapresiasi Kepala SPPG Jati, Karanganyar, yang mencicipi menu MBG setelah tim dapur melaporkan aroma mencurigakan, Rabu (12/8/2026). Tindakan itu dilakukan untuk memastikan keamanan makanan sebelum didistribusikan. Pemprov Jateng menilai kejadian tersebut menjadi evaluasi untuk memperketat pengawasan kualitas program MBG.
Taj Yasin Apresiasi Kepala SPPG yang Cicipi Menu MBG Sebelum Dibagikan
Dugaan penyalahgunaan dana Kredit Ketahanan Pangan dan Energi (KKPE) mencuat dalam audiensi Gapoktan Ngudi Hasil Desa Pakopen dengan DPRD Kabupaten Semarang, Kamis (13/8/2026). Anggota kelompok mengaku menerima dana lebih kecil dari nilai kredit dalam akad, sementara kewajiban tetap berjalan. DPRD meminta Pemkab membentuk tim untuk memfasilitasi penyelesaian.
Dana Kredit Petani Pakopen Bandungan Diduga Diselewengkan, Kuasa Hukum: Ada Indikasi Korupsi
Kejaksaan Negeri Salatiga menyerahkan lima mobil hasil rampasan perkara penyalahgunaan BBM bersubsidi kepada pemenang lelang terbuka di KPKNL Semarang, Kamis (13/8/2026). Kendaraan tersebut sebelumnya dimodifikasi untuk mengangkut solar dalam jumlah besar dan menggunakan pelat nomor serta barcode BBM yang diduga telah diubah. Hasil lelang disetorkan kepada negara.
5 Mobil Pengangsu Solar Dilelang, Uangnya Masuk ke Kas Negara
Warga Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, menggelar kenduri dan makan bersama di atas jalan yang baru selesai dibeton saat penutupan TMMD Reguler ke-129, Kamis (13/8/2026). Tradisi tersebut menjadi ungkapan syukur atas pembangunan jalan sepanjang sekitar 1,2 kilometer yang menghubungkan Cukil dengan Kemetul dan memperpendek akses warga.
Luapkan Rasa Syukur, Warga Cukil Gelar Kenduri di Atas Jalan yang Baru Selesai Dicor
Kejaksaan Negeri Salatiga memperkuat sinergi dengan insan pers melalui kegiatan koordinasi di Joglo 3 Kejari Salatiga, Kamis (13/8/2026), untuk mendukung Program Kerja Intelijen 2026. Kejari mendorong media menyampaikan informasi penegakan hukum secara profesional, transparan, akurat, dan berimbang sekaligus meningkatkan kesadaran hukum masyarakat.
Gelar Konsolidasi Kejaksaan ajak Kopdar Perdana dengan Insan Media di Salatiga
Kampung Keluarga Berkualitas Manggar Lestari, Desa Lerep, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, meraih juara pertama nasional pengelolaan Kampung KB 2026 dari Kemendukbangga/BKKBN. Prestasi tersebut diraih melalui keterlibatan masyarakat dalam pemberdayaan lansia, pendampingan anak dan balita, seni budaya, serta berbagai program untuk meningkatkan kualitas keluarga dan lingkungan.
Kampung KB Manggar Lestari Desa Lerep Juara Nasional, Bukan Sekadar Soal “Dua Anak Cukup”

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Semarang menetapkan TI (25) dan DPP (20) sebagai tersangka kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (6/8/2026). Polisi mengungkap aksi tersebut direncanakan sehari sebelumnya dan dilakukan dengan memukul korban menggunakan palu sebelum kedua tersangka membawa 53 telepon genggam serta mobil korban ke Gubug, Grobogan. Keduanya kini dijerat pasal pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan dengan ancaman pidana seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.
Kronologi Perampokan Disertai Pembunuhan Bos Royal Phone Ambarawa, Korban Dihabisi Pakai Palu di Bagian Kepala
Satreskrim Polres Semarang mengungkap kasus perampokan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, melalui jejak salah satu tersangka saat menggunakan jasa ojek online dari Grobogan menuju Ambarawa. Polisi menelusuri pengemudi GoRide yang menerima satu unit handphone sebagai pembayaran hingga memperoleh identitas tersangka. Penyidik juga menyebut motif perkara berkaitan dengan persoalan ekonomi dan masih melengkapi berkas sebelum diserahkan kepada kejaksaan.
Terungkap Lewat Histori Ojol, Perampok Royal Phone Bayar Gojek Pakai HP Hasil Kejahatan
Tim gabungan kepolisian mengamankan dua terduga pelaku kasus dugaan perampokan yang menewaskan pemilik konter Royal Phone, Chandra Waskito, di Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang. Penangkapan dilakukan di Kota Semarang dan Kabupaten Semarang pada Jumat (7/8/2026), kurang dari 48 jam setelah kejadian, setelah polisi mengembangkan penyelidikan dengan melibatkan Polda Jawa Tengah, Polres Semarang, dan Polres Grobogan untuk mengungkap peran serta kemungkinan keterlibatan pihak lain.
Misteri Perampokan Royal Phone Ambarawa Terkuak, Polisi Ringkus Dua Terduga Pelaku

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved