URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

Desa Banyukuning, Bandungan, Kabupaten Semarang bakal dikembangkan menjadi Desa Wisata berbasis keberagaman, sebab berbagai lapisan penduduk dengan beragam agama bisa hidup harmonis di sana.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Desa Banyukuning Digagas Jadi Sekolah Alam Berbasis Keberagaman

Desa Banyukuning Digagas Jadi Sekolah Alam Berbasis Keberagaman

Desa Banyukuning Digagas Jadi Sekolah Alam Berbasis Keberagaman

Featured Image

Lead:

UNGARAN – Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Banyukuning, Kecamatan Bandungan Kabupaten Semarang menyelenggarakan acara Soft Launching Desa Wisata Desa Banyukuning belum lama ini. Acara itu dikemas melalui tema Festival Ekonomi Kreatif mulai dari kuliner, seni dan pertunjukan yang dikemas dengan event sekolah alam dan kebencanaan.

Menurut Ketua Pokdarwis Desa Banyukuning Triyanto, saat ini Desa Wisata sebagai wisata utama di Bandungan bisa sejajar dengan obyek wisata yang dikelola oleh investor.

“Salah satu potensi wisata alam ada di Dusun Kedungwangan yang saat ini memiliki Sumber Daya Alam (SDA) dan Sumber Daya Manusia (SDM) untuk mendukung aktivitas outbound, camping, sekolah sungai, sekolah kebencanaan dan wisata desa,” kata dia.

Tak hanya itu, bahkan menurut Triyanto yang menarik adalah Kedungwangan diklaim sebagai Desa Pancasila, dimana di lingkup wilayah yang kecil ternyata dihuni warga dengan beragam adat, agama dan seni budaya.

“Dengan kemajemukan tersebut ternyata masyarakat bisa hidup berdampingan dengan rukun dan damai,” terangnya.

Camat Bandungan Anang Sukoco menyampaikan bahwa Pemkab Semarang sangat mendukung inisiasi Desa Wisata Kedungwangan yang berlokasi di pinggir sungai.

“Hal itu sekaligus sebagai stimulan warga untuk menjaga sungai dari sampah dan limbah demi mendukung proses penyelamatan Danau Rawapening. Bahkan, pemerintah siap untuk memasarkan Desa Wisata Banyukuning,” ujarnya.

Dukungan serupa juga diungkapkan Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) BPBD Kabupaten Semarang Heru Subroto.

“Dukungan dari kami sebagai punggawa kebencanaan yakni dengan memberikan pelatihan kebencanaan secara kontinyu serta melakukan pendampingan assesment lokasi wisata dari aspek kebencanaan dan kedaruratan,” jelasnya. (win)

BACA JUGA :

Warga dan Paguyuban Terminal Tingkir Salatiga Sembelih 5 Ekor Kambing
Warga dan Paguyuban Terminal Tingkir Salatiga Sembelih 5 Ekor Kambing
Alih Status Dosen PPPK ke PNS Disetujui DPR, ADAPI Desak Regulasi Lintas Kementerian yang Berkeadilan
Alih Status Dosen PPPK ke PNS Disetujui DPR, ADAPI Desak Regulasi Lintas Kementerian yang Berkeadilan
Polres Salatiga menyembelih 5 ekor sapi dan 9 kambing pada Idul Adha 1447 H, Rabu (27/5/2026), sebagai bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat. Hewan kurban didistribusikan ke warga sekitar, pondok pesantren, dan yayasan di Kota Salatiga untuk mempererat kebersamaan serta sinergi Polri dengan masyarakat.
Polres Salatiga Sembelih 5 Ekor Sapi dan 9 Ekor Kambing
Sehari Jelang Idul Adha, Gerindra Salatiga Salurkan Hewan Kurban ke PAC dan Ranting
Sehari Jelang Idul Adha, Gerindra Salatiga Salurkan Hewan Kurban ke PAC dan Ranting

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

TERKINI

Belasan Dosen UKSW Raih Hibah Kemendiktisaintek 2026
Belasan Dosen UKSW Raih Hibah Kemendiktisaintek 2026
Sejumlah dosen Universitas Kristen Satya Wacana meraih Hibah Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat 2026 dari Kemendiktisaintek melalui berbagai skema riset. Capaian itu menunjukkan meningkatnya daya...
Empat anggota satu keluarga asal Ambarawa ditemukan meninggal dunia di dalam tenda glamping kawasan wisata Posong, Taman Wisata Alam Posong, Rabu (27/5/2026). Polisi menduga korban mengalami keracunan setelah ditemukan mulut berbusa tanpa tanda kekerasan, sementara keluarga masih menunggu hasil autopsi dan pemeriksaan laboratorium forensik untuk memastikan penyebab kematian.
Satu Keluarga Asal Banyubiru Ditemukan Tewas Saat Camping di Wisata Posong Temanggung
Empat anggota satu keluarga asal Ambarawa ditemukan meninggal dunia di dalam tenda glamping kawasan wisata Posong, Taman Wisata Alam Posong, Rabu (27/5/2026). Polisi menduga korban mengalami keracunan...
Warga dan Paguyuban Terminal Tingkir Salatiga Sembelih 5 Ekor Kambing
Warga dan Paguyuban Terminal Tingkir Salatiga Sembelih 5 Ekor Kambing
Terminal Tipe A Tingkir Terminal Tipe A Tingkir menyembelih lima kambing kurban pada hari kedua Idul Adha 1447 Hijriah bersama pengurus Masjid Al-Ma’mur, paguyuban terminal, dan warga sekitar di Salatiga....
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan sebagian besar wilayah Jawa Tengah pada Kamis, 28 Mei 2026, didominasi kondisi cerah berawan hingga berawan. Suhu udara di Semarang berkisar 27–34 derajat Celsius dengan kelembapan 55–90 persen, sementara hujan ringan hingga sedang berpotensi terjadi di wilayah pegunungan, pesisir selatan, sebagian Solo Raya, dan Semarang bagian selatan pada sore hingga awal malam.
28 Mei 2026: BMKG Prediksi Cuaca Cerah Berawan Dominasi Semarang dan Jawa Tengah, Hujan Ringan Berpotensi Terjadi Sore Hari
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan sebagian besar wilayah Jawa Tengah pada Kamis, 28 Mei 2026, didominasi kondisi cerah berawan hingga berawan. Suhu udara...
28 Mei 2026 Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 14.00–17
28 Mei 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 14.00–17.00 WIB, Tinggi Air Capai 0,8 Meter di Pesisir Jateng
BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang memprakirakan pasang maksimum di perairan Semarang dan pesisir Jawa Tengah terjadi Kamis (28/5/2026) pukul 14.00–17.00 WIB dengan tinggi muka air...
Muat Lebih

POPULER

Komunitas Kridha Beksa Wandawa menggelar kelas Tari Klasik Gaya Surakarta di Pendopo Bung Karno, Salatiga, Minggu (24/5/2026), sebagai upaya melestarikan budaya Jawa di tengah modernisasi. Kegiatan yang awalnya menargetkan 30 peserta ini diikuti 62 orang berusia 12 hingga 62 tahun, yang belajar Tari Golek Sri Rejeki untuk mengenal, menjaga, dan mewariskan seni tradisi kepada generasi masa kini.
Komunitas Kridha Beksa Wandawa Gelar Kelas Tari Klasik di Salatiga, Peserta Membludak
Musyawarah Anak Cabang DPC PDI Perjuangan Kota Salatiga memasuki tahap akhir penjaringan pengurus PAC dengan menyisakan 12 kader terbaik dari empat PAC setelah melalui seleksi berjenjang sejak Februari 2026. Penentuan ketua PAC akan diputuskan DPD PDIP Jawa Tengah dari tiga nama terbaik di masing-masing wilayah guna memperkuat soliditas partai dan pembangunan Kota Salatiga.
Jabatan Ketua PAC Ditentukan DPD Jateng, Musancab PDIP Salatiga Sisakan 12 Nama
Siswa Surakarta dan Salatiga Bakal Nebeng Sekolah Rakyat di Kabupaten Semarang
Siswa Surakarta dan Salatiga Bakal "Nebeng" Sekolah Rakyat di Kabupaten Semarang

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved