URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Musibah laka kembali Terjadi di Jalan Lingkar Salatiga (JLS) , tepatnya di lampu merah perempatan Dukuh Kecamatan Sidomukti, Rabu (20/7/2022) sore kurang lebih pukul 15.40 wib.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Diduga Alami Rem Blong, Kontainer Timpa Sepeda Motor, Pengendara Meninggal Dilokasi

Diduga Alami Rem Blong, Kontainer Timpa Sepeda Motor, Pengendara Meninggal Dilokasi

Diduga Alami Rem Blong, Kontainer Timpa Sepeda Motor, Pengendara Meninggal Dilokasi

Warga melihat dari dekat TKP Laka JLS rabu 20 juli sore (Poto Arief Rasika)
Warga melihat dari dekat TKP Laka JLS rabu 20 juli sore (Poto Arief Rasika)
featured-img

Musibah laka kembali Terjadi di Jalan Lingkar Salatiga (JLS) , tepatnya di lampu merah perempatan Dukuh Kecamatan Sidomukti, Rabu (20/7/2022) sore kurang lebih pukul 15.40 wib.

Dalam peristiwa ini melibatkan truk kontainer nopol L 8596 UQ dan sepeda motor Kawasaki KSR nopol H 5158 EK[irp posts=”40071″ name=”Penyebab Kecelakaan di JLS Dengan Korban Dua Pelajar SMKN 2 Salatiga, Diduga Truk Kontainer Alami Rem Blong”]

Naas dalam peristiwa ini pengendara sepeda motor meninggal dunia dilokasi.

Bendi warga Kabupaten Semarang, salah seorang saksi mata mengatakan, truk melaju dari arah Tingkir menuju ke arah Blotongan. Namun sesampai dilokasi truk oleh kekanan lalu menabrak pohon.

“Saat bersamaan melaju searah sepeda motor yang kendarai berboncengan tepat di sebelah truk kontainer. Motor itu tertimpa kontainer pengendara meninggal dunia,”katanya.

Pantauan rasikafm.com di lokasi arus lalulintas sedikit tersendat. korban meninggal langsung dilarikan ke RSUD Kota Salatiga.

Saksi saat diwawancarai Rasika

Korban diketahui bernama Sepa dan Linda warga Tuntang.
Sampai berita ini diturunkan pukul 17.18 petugas Satlantas Polres Salatiga masih melakukan evakuasi truk kontainer.
Arus lalin yang Melewati JLS juga tersendat

BACA JUGA :

Sekitar 870 jiwa atau 260 kepala keluarga di Dusun Jagir, Desa Kedungringin, Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang, kembali mengalami krisis air bersih akibat musim kemarau. Kondisi yang terjadi setiap tahun ini membuat warga bergantung pada bantuan droping air, sementara pemerintah dusun terus berupaya mencari solusi permanen melalui pengeboran sumur bersama pemerintah dan BNPB.
870 Jiwa di Dusun Jagir Suruh Krisis Air Bersih, Warga Bertahun-tahun Bergantung pada Droping
Sempat Hilang Sepekan, Remaja Asal Sukabumi Ditemukan Selamat di Demak 2
Sempat Hilang Sepekan, Remaja Asal Sukabumi Ditemukan Selamat di Demak
Pabrik Pengolahan Triplek di Tengaran Terbakar, Kerugian Milyaran Rupiah
Pabrik Pengolahan Triplek di Tengaran Terbakar, Kerugian Milyaran Rupiah
Polres Semarang memastikan laporan titik panas di kawasan hutan Watu Gajah, Desa Candirejo, Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang, bukan merupakan kebakaran hutan maupun lahan. Kasat Reskrim Polres Semarang Bodia Teja Lelana menjelaskan hasil verifikasi lapangan pada Jumat (1/8/2026) menunjukkan hotspot berasal dari bekas pembakaran rumput di lahan warga yang telah padam, sehingga kondisi dinyatakan aman dan terkendali.
Titik Panas di Pringapus Terekam Satelit NASA, Polres Semarang Temukan Bekas Pembakaran Rumput
Istiono Tertabrak Sepeda Motor Di Jalan Lingkar Salatiga saat Berjalan Kaki
Pejalan Kaki Tertabrak Sepeda Motor di Jalan Lingkar Salatiga
Sebuah rumah milik Sarwoto di Dusun Siroto, Kelurahan Susukan, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, terbakar pada Kamis (30/7/2026) pagi. Kebakaran diduga dipicu bara api yang masih tersisa di tungku kayu setelah digunakan memasak air sebelum pemilik rumah pergi ke pasar. Petugas Damkar dan BPBD berhasil memadamkan api, tidak ada korban jiwa, sementara kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp15 juta.
Lupa Matikan Tungku Api Saat ke Pasar, Rumah Warga Susukan Ungaran Timur Terbakar

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Bupati Semarang Ngesti Nugraha
Pertumbuhan Kawasan Industri Picu Permukiman Baru, Pemkab Semarang Siapkan Penataan
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved