RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Pada Minggu, 12 November 2023, sekitar pukul 19.15 WIB, ruangan oven di pabrik briket arang PT Patria Prima Jaya (PPJ) di desa Bener, Tengaran, Kabupaten Semarang terbakar. Kebakaran diduga disebabkan oleh kelalaian mesin blower (kipas oven), meningkatkan suhu di dalam oven. Petugas damkar dari Tengaran dan Salatiga segera merespon kejadian, dan api berhasil dipadamkan sekitar pukul 20.15 WIB. Meskipun tidak ada korban jiwa, kebakaran ini menyebabkan kerusakan senilai 50 juta rupiah pada mesin Oven Briket Arang Batok Kelapa.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Diduga Blower Bermasalah, Oven Briket Milik PT PPJ Tugu Tengaran Terbakar

Diduga Blower Bermasalah, Oven Briket Milik PT PPJ Tugu Tengaran Terbakar

Diduga Blower Bermasalah, Oven Briket Milik PT PPJ Tugu Tengaran Terbakar

Pada Minggu, 12 November 2023, sekitar pukul 19.15 WIB, ruangan oven di pabrik briket arang PT Patria Prima Jaya (PPJ) di desa Bener, Tengaran, Kabupaten Semarang terbakar. Kebakaran diduga disebabkan oleh kelalaian mesin blower (kipas oven), meningkatkan suhu di dalam oven. Petugas damkar dari Tengaran dan Salatiga segera merespon kejadian, dan api berhasil dipadamkan sekitar pukul 20.15 WIB. Meskipun tidak ada korban jiwa, kebakaran ini menyebabkan kerusakan senilai 50 juta rupiah pada mesin Oven Briket Arang Batok Kelapa.
Foto dok PMK
Petugas PMK dari Tengaran dan Salatiga saat memadamkan api di oven briket PT PPJ
featured-img

RASIKAFM.COM | TENGARAN – Sebuah ruangan oven pabrik briket arang milik PT Patria Prima Jaya (PPJ) dijalan Makam Nyai Kebo Kanigoro RT 01 RW 04, dusun Tugu desa Bener Kecamatan Tengaran kabupaten Semarang terbakar. Minggu 12 November 2023 sekira pukul 19.15 WIB.

Kebakaran diduga akibat mesin blower (kipas oven) tidak berfungsi dengan baik, sehingga panas di dalam oven berlebih.

Pantauan wartawan di tkp, 2 unit mobil Pemadam dari Tengaran dan Salatiga dikerahkan untuk memadamkan api.

Berdasarkan data dari petugas, kebakaran pertama kali diketahui oleh wahyudi, saat itu dia melihat tungku oven mengeluarkan api. Dia lantas menghubungi security untuk meminta bantuan ke damkar dan menghubungi Polisi.

Akibat kebakaran oven no 5 di pabrik briket PPJ tersebut menyebabkan Kerusakan 1 unit mesin Oven Briket Arang Batok Kelapa beserta isinya senilai 50 juta rupiah.

Petugas Damkar dari Tengaran dan Salatiga berhasil memadamkan api sekitar pukul 20.15 Wib.

Sementara itu Hendro, salah seorang warga yang akan makan malam di warung Bu Dinah mengaku kaget ketika melewati TKP, karena mobil pemadam sedang menjinakkan api, “secara persis saya tidak tahu pasti penyebab kebakaran, saya lewat sudah ada mobil pemadam dari Tengaran dan saya menonton dari kejauhan” ujar warga Klero ini.

Petugas dan karyawan saat mengevakuasi briket arang milik PPJ yang terbakar

BACA JUGA :

Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional
Sebuah kios perlengkapan pakaian muslim di Pasar Raya II, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Salatiga, terbakar pada Kamis (20/8/2026) sekitar pukul 11.00 WIB. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik pada lampu bagian atas ruko yang digunakan sebagai gudang. Tiga unit mobil damkar dikerahkan dan api berhasil dipadamkan tanpa korban jiwa.
Tiga Unit Mobil Pemadam Lumpuhkan Api yang Membakar Kios Perlengkapan Muslim di Salatiga
Rencana pengalihan status guru PPPK dari pemerintah daerah menjadi pegawai pemerintah pusat mulai 2027 mendapat perhatian Pemkab Semarang. BKPSDM Kabupaten Semarang menyatakan masih menunggu petunjuk teknis resmi pemerintah pusat, terutama terkait administrasi, pembiayaan, pembinaan, kewenangan, serta mekanisme pengelolaan ribuan guru PPPK dan PNS di daerah.
4.200 PPPK Guru di Kabupaten Semarang Berpotensi Diambil Alih Pusat, BKPSDM Tunggu Juknis
Rencana pengembangan panas bumi Gunung Ungaran untuk PLTP masih dalam tahap kajian dan belum memasuki pelaksanaan, kata Pemkab Semarang, Kamis (20/8/2026). Pemerintah masih menunggu hasil penelitian potensi geothermal, sekaligus memastikan aspek lingkungan, keamanan, aktivitas warga, dan keberadaan Candi Gedongsongo tetap terlindungi.
Pengembangan Panas Bumi Gunung Ungaran untuk PLTP Bakal Dilanjut, Pemkab Semarang: Masih Tahap Kajian
Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Kabupaten Semarang telah menjangkau 697.318 warga atau sekitar 63 persen dari total sasaran hingga 13 Agustus 2026. Pemeriksaan yang berlangsung di 26 Puskesmas tersebut setara 116,6 persen dari target tahunan dan mencakup bayi, anak, remaja, dewasa, hingga lansia.
Lampaui Target, Cek Kesehatan Gratis di Kabupaten Semarang Jangkau 697 Ribu Warga
Alami Laka Tunggal Rabu Dini Hari, Innova Tergelincir hingga Terbakar di JLS Salatiga
Alami Laka Tunggal Rabu Dini Hari, Innova Tergelincir hingga Terbakar di JLS Salatiga

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan
Kejaksaan Negeri Salatiga menyetorkan Rp150.297.670 hasil lelang 19 lot Barang Rampasan Negara ke Kas Negara, Kamis (20/8/2026). Lelang yang digelar melalui KPKNL Semarang pada 11–12 Agustus itu diikuti 66 peserta dan mencakup berbagai barang, mulai dari mobil, ponsel, pompa, penampungan air hingga tanah.
Eksekusi Tuntas, Kejaksaan Negeri Salatiga Setorkan Uang Ratusan Juta ke Kas Negara