KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Diduga Korseleting Listrik, Bangunan di Semarang Terbakar Hingga Merugi Ratusan Juta

Diduga Korseleting Listrik, Bangunan di Semarang Terbakar Hingga Merugi Ratusan Juta

Diduga Korseleting Listrik, Bangunan di Semarang Terbakar Hingga Merugi Ratusan Juta

Petugas Pemadam Kebakaran Kota Semarang saat berjibaku memadamkan api bangunan yang terletak di Jalan Nakula Raya RT 4, RW 1, Kelurahan Pendrikan Kidul, Kecamatan Semarang Tengah terbakar pada Kamis (7/7/2022).

SEMARANG – Sebuah bangunan yang terletak di Jalan Nakula Raya RT 4, RW 1, Kelurahan Pendrikan Kidul, Kecamatan Semarang Tengah terbakar pada Kamis (7/7/2022) dini hari sekira pukul 03.00 WIB. Informasi yang diperoleh, objek yang dilahap api yaitu rumah huni dan toko alat tulis dengan kerugian ditaksir mencapai ratusan juta.

Kabid Operasional dan Penyelamatan, Trijoto Porjo Sakti menerangkan, dugaan penyebab kejadian tersebut dikarenakan adanya korseleting listrik dari kulkas yang berada di lantai 2 rumah milik Ahmad. Sebelum kejadian, pemilik rumah melihat adanya percikan api yang kemudian merambat cepat ke bangunan.

“Tetangga melihat asap mengepul dilantai dua hingga api membesar karena api cepat merambat ke bangunan di sekitarnya. Yang terbakar satu rumah besar terdiri empat ruangan yang bangunan tengah Toko. Kerugian mencapai 500 juta,” ujarnya.

Pihaknya yang mendapat laporan tersebut langsung terjun ke lokasi kejadian dengan mengirim enam armada mobil pemadam kebakaran dan satu mobil storing untuk meredakan si jago merah agar api tidak lebih menjalar ke bangunan lainnya.

“40 personil dengan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap, masker, helm dan peralatan pemadam kami turunkan untuk membantu memadamkan api,” paparnya.

“Kami juga berkoordinasi dengan PLN agar mematikan listrik sementara untuk mengurangi resiko saat pemadaman api,” terangnya.

Ia mengakui bahwa terdapat kendala pada saat proses pemadaman. Kendala yang terjadi yaitu sempitnya akses masuk untuk mobil pemadam kebakaran menuju ke lokasi kejadian. Namun, kendala tersebut bisa teratasi dan pada pukul 04.46 WIB, api berhasil padam.

“(Mobil damkar) Untuk masuk gangnya sempit. Namun dalam waktu kurang lebih satu setengah jam api berhasil dipadamkan,” bebernya.

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Tim sepak bola Popda Kota Salatiga berhasil menjadi juara Popda Jawa Tengah 2026 setelah mengalahkan Kabupaten Wonogiri 1-0 pada partai final. Sebelumnya, Salatiga menyingkirkan Kota Semarang melalui adu penalti 5-3 di semifinal. Gelar ini diraih berkat konsistensi, kekompakan, dan mental bertanding para pemain muda sepanjang kompetisi.
Skuad Muda Juara, Perjuangan Tim Sepak Bola Salatiga di ajang Popda Jateng Berbuah Manis
Bupati Semarang Ngesti Nugraha mengusulkan alokasi 300 liter air per detik dari Bendungan Jragung untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di Kabupaten Semarang. Air tersebut diharapkan mendukung kebutuhan air bersih, industri, pertanian, dan pariwisata, terutama di Pringapus, Bergas, dan Ungaran Timur. Pemkab juga mendorong pengembangan wisata dengan memprioritaskan Desa Candirejo.
Bendungan Jragung Mulai Diisi, Bupati Semarang Dorong Pemanfaatan untuk Sektor Intanpari
BALAP-LIAR
Balap Liar dan Knalpot Brong Makin Meresahkan, Satlantas Polres Salatiga amankan 75 Motor