URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Sebuah bangunan yang terletak di Jalan Nakula Raya RT 4, RW 1, Kelurahan Pendrikan Kidul, Kecamatan Semarang Tengah terbakar pada Kamis (7/7/2022) dini hari sekira pukul 03.00 WIB. Informasi yang diperoleh, objek yang dilahap api yaitu rumah huni dan toko alat tulis dengan kerugian ditaksir mencapai ratusan juta.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Diduga Korseleting Listrik, Bangunan di Semarang Terbakar Hingga Merugi Ratusan Juta

Diduga Korseleting Listrik, Bangunan di Semarang Terbakar Hingga Merugi Ratusan Juta

Diduga Korseleting Listrik, Bangunan di Semarang Terbakar Hingga Merugi Ratusan Juta

Petugas Pemadam Kebakaran Kota Semarang saat berjibaku memadamkan api bangunan yang terletak di Jalan Nakula Raya RT 4, RW 1, Kelurahan Pendrikan Kidul, Kecamatan Semarang Tengah terbakar pada Kamis (7/7/2022).
featured-img

SEMARANG – Sebuah bangunan yang terletak di Jalan Nakula Raya RT 4, RW 1, Kelurahan Pendrikan Kidul, Kecamatan Semarang Tengah terbakar pada Kamis (7/7/2022) dini hari sekira pukul 03.00 WIB. Informasi yang diperoleh, objek yang dilahap api yaitu rumah huni dan toko alat tulis dengan kerugian ditaksir mencapai ratusan juta.

Kabid Operasional dan Penyelamatan, Trijoto Porjo Sakti menerangkan, dugaan penyebab kejadian tersebut dikarenakan adanya korseleting listrik dari kulkas yang berada di lantai 2 rumah milik Ahmad. Sebelum kejadian, pemilik rumah melihat adanya percikan api yang kemudian merambat cepat ke bangunan.

“Tetangga melihat asap mengepul dilantai dua hingga api membesar karena api cepat merambat ke bangunan di sekitarnya. Yang terbakar satu rumah besar terdiri empat ruangan yang bangunan tengah Toko. Kerugian mencapai 500 juta,” ujarnya.

Pihaknya yang mendapat laporan tersebut langsung terjun ke lokasi kejadian dengan mengirim enam armada mobil pemadam kebakaran dan satu mobil storing untuk meredakan si jago merah agar api tidak lebih menjalar ke bangunan lainnya.

“40 personil dengan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap, masker, helm dan peralatan pemadam kami turunkan untuk membantu memadamkan api,” paparnya.

“Kami juga berkoordinasi dengan PLN agar mematikan listrik sementara untuk mengurangi resiko saat pemadaman api,” terangnya.

Ia mengakui bahwa terdapat kendala pada saat proses pemadaman. Kendala yang terjadi yaitu sempitnya akses masuk untuk mobil pemadam kebakaran menuju ke lokasi kejadian. Namun, kendala tersebut bisa teratasi dan pada pukul 04.46 WIB, api berhasil padam.

“(Mobil damkar) Untuk masuk gangnya sempit. Namun dalam waktu kurang lebih satu setengah jam api berhasil dipadamkan,” bebernya.

BACA JUGA :

Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Pilkades Serentak 142 Desa di Kabupaten Semarang Masih Menunggu Lampu Hijau Kemendagri, Rp12,6 Miliar Sudah Disiapkan
Pilkades Serentak 142 Desa di Kabupaten Semarang Masih Menunggu Lampu Hijau Kemendagri, Rp12,6 Miliar Sudah Disiapkan
Petani Desa Kemetul, Kecamatan Susukan, Kabupaten Semarang, mengembangkan budidaya padi semi organik melalui dem area seluas 10 hektare yang melibatkan 21 petani. Program yang telah berjalan hampir tiga tahun ini berhasil meningkatkan produktivitas hingga lebih dari 9 ton per hektare, sekaligus mendorong pengolahan hasil panen menjadi beras bernilai jual lebih tinggi serta pemanfaatan limbah pertanian untuk mendukung konsep zero waste.
Gunakan Great Farm, Petani Kemetul Mulai Bidik Pasar Premium Beras Sehat
Komunitas relawan di kawasan lereng Gunung Merbabu, Kabupaten Semarang, menggalakkan patroli Kejantara sebagai langkah antisipasi terhadap kebakaran hutan. Taman Nasional Gunung Merbabu (TNGMb) merupakan wilayah yang rentan terhadap kebakaran, terutama saat musim kemarau. Relawan bekerja sama dengan TNGMb untuk mengaktifkan patroli Kejantara dan telah menyiapkan berbagai peralatan penanganan kebakaran, termasuk bak penampungan air hujan.
Merbabu Dijaga Ketat Saat Kemarau, Posko 24 Jam Disiapkan hingga Pompa Air Berdaya Jangkau 3 Kilometer
Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Jawa Tengah menggelar Olimpiade Aksi dan Syiar Ekonomi Syariah (OASE) 2026 di Pondok Pesantren Fadhlul Fadhlan, Kota Semarang, pada 28–30 Juli 2026. Kegiatan yang menjadi transformasi Festival Santri Jawa Tengah (FITRAH) ini melibatkan pelajar, mahasiswa, pelaku UMKM, komunitas kreatif, dan masyarakat umum untuk memperkuat literasi serta ekosistem ekonomi syariah yang inklusif melalui edukasi dan berbagai kompetisi.
BI Jateng Perluas Literasi Ekonomi Syariah Lewat OASE 2026

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.22
Songsong Hari Jadi, Lintas Iman Satukan Doa untuk Salatiga
Masyarakat Dusun Wates, Desa Wates, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang, terus melestarikan tradisi Saparan atau merti dusun yang digelar setiap Senin Kliwon pada bulan Sapar. Tradisi yang berlangsung turun-temurun ini diwujudkan melalui rangkaian ritual adat, open house, serta pertunjukan kesenian sebagai ungkapan syukur, mempererat silaturahmi, dan menjaga nilai gotong royong sekaligus melestarikan warisan budaya Jawa di tengah perkembangan zaman.
Saparan di Getasan, Tradisi Tahunan yang Hadirkan Suasana Mudik dan 'MBG Swadaya'