KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Diduga Korsleting, Mobil Pikap Carry Terbakar di Ruas Tol Semarang-Solo

Diduga Korsleting, Mobil Pikap Carry Terbakar di Ruas Tol Semarang-Solo

Diduga Korsleting, Mobil Pikap Carry Terbakar di Ruas Tol Semarang-Solo

Sebuah mobil pikap Mega Carry terbakar di ruas tol Semarang-Solo, tepatnya di KM450+200 jalur A, masuk Kecamatan Pabelan, Kabupaten Semarang, Jumat (20/9/2024). Foto: PT Jasa Marga

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Sebuah mobil pikap Mega Carry berpelat H9901GK terbakar di ruas Tol Semarang-Solo, tepatnya KM450+200 jalur A, masuk Kecamatan Pabelan, Kabupaten Semarang, Jumat (20/9/2024). Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 09.35 WIB.

Tampak mobil tersebut terbakar pada bagian kabin depan dan menjalar hingga sebagian bak pikap. Penyebabnya diduga korsleting pada kelistrikan. Petugas dari PT Jasa Marga dan PT Trans Marga Jateng (TMJ) yang berada di lokasi membawa alat pemadam api ringan (APAR) untuk upaya pemadaman.

“Semula mobil ada di lajur dua, melaju dari Banyumanik menuju Salatiga. Kemudian ads indikasi korsleting listrik di belakang kursi penumpang dan mengeluarkan asap,” kata Marketing Communication PT TMJ, Dian Saputra, saat dikonfirmasi pada Jumat (20/9/2024).

Tidak ada korban maupun kendaraan lain yang terlibat dalam peristiwa itu. Sementara dari informasi yang dihimpun, upaya pemadaman menggunakan mobil Damkar Unit Pos Ambarawa.

Sebelumnya, Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Semarang, Anang Sukoco sempat mengimbau kepada pengemudi atau pemilik mobil untuk mengecek kondisi mobil sebelum bepergian.

“Sebaiknya pemilik kendaraan menyiapkan APAR, yang kecil-kecil saja itu untuk berjaga-jaga,” kata Anang. (win)

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

IMG-20250513-WA0020
Komunitas Zeusa USA, Tambah Tua Semakin Digdaya
Tuan Rumah 12 Cabor Porprov XVII, Salatiga Bidik Prestasi, Targetkan 51 Emas
Tuan Rumah 12 Cabor Porprov XVII, Salatiga Bidik Prestasi, Targetkan 51 Emas
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Bank Indonesia menggelar program stabilisasi harga dan hilirisasi pangan di Tarubudaya, Ungaran, Kabupaten Semarang, Senin (12/10/2026). Program ini menyediakan beras seharga Rp11.000 per kilogram dan cabai rawit merah Rp10.000 per kemasan 200 gram, sekaligus memperkuat produksi pertanian dan membantu pedagang menghadapi kenaikan biaya bahan baku.
Tekan Inflasi, BI dan Pemprov Jateng Gelar Tebus Murah 6 Ton Beras dan 600 Kg Cabai
Tiga Rumah Warga di Tingkir Lor Sabtu Sore Hangus Terbakar, Kerugian 1 Milyar
Tiga Rumah Warga di Tingkir Lor Sabtu Sore Ludes Terbakar, Kerugian 1 Milyar
[pekok2]