URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Sebuah mobil pikap Mega Carry berpelat H9901GK terbakar di ruas Tol Semarang-Solo, KM450+200 jalur A, Kecamatan Pabelan, Kabupaten Semarang, pada Jumat (20/9/2024) sekitar pukul 09.35 WIB. Kebakaran diduga akibat korsleting listrik di belakang kursi penumpang yang memicu api pada kabin depan dan menjalar ke bak pikap.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Diduga Korsleting, Mobil Pikap Carry Terbakar di Ruas Tol Semarang-Solo

Diduga Korsleting, Mobil Pikap Carry Terbakar di Ruas Tol Semarang-Solo

Diduga Korsleting, Mobil Pikap Carry Terbakar di Ruas Tol Semarang-Solo

Sebuah mobil pikap Mega Carry terbakar di ruas tol Semarang-Solo, tepatnya di KM450+200 jalur A, masuk Kecamatan Pabelan, Kabupaten Semarang, Jumat (20/9/2024). Foto: PT Jasa Marga
Sebuah mobil pikap Mega Carry terbakar di ruas tol Semarang-Solo, tepatnya di KM450+200 jalur A, masuk Kecamatan Pabelan, Kabupaten Semarang, Jumat (20/9/2024). Foto: PT Jasa Marga
featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Sebuah mobil pikap Mega Carry berpelat H9901GK terbakar di ruas Tol Semarang-Solo, tepatnya KM450+200 jalur A, masuk Kecamatan Pabelan, Kabupaten Semarang, Jumat (20/9/2024). Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 09.35 WIB.

Tampak mobil tersebut terbakar pada bagian kabin depan dan menjalar hingga sebagian bak pikap. Penyebabnya diduga korsleting pada kelistrikan. Petugas dari PT Jasa Marga dan PT Trans Marga Jateng (TMJ) yang berada di lokasi membawa alat pemadam api ringan (APAR) untuk upaya pemadaman.

“Semula mobil ada di lajur dua, melaju dari Banyumanik menuju Salatiga. Kemudian ads indikasi korsleting listrik di belakang kursi penumpang dan mengeluarkan asap,” kata Marketing Communication PT TMJ, Dian Saputra, saat dikonfirmasi pada Jumat (20/9/2024).

Tidak ada korban maupun kendaraan lain yang terlibat dalam peristiwa itu. Sementara dari informasi yang dihimpun, upaya pemadaman menggunakan mobil Damkar Unit Pos Ambarawa.

Sebelumnya, Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Semarang, Anang Sukoco sempat mengimbau kepada pengemudi atau pemilik mobil untuk mengecek kondisi mobil sebelum bepergian.

“Sebaiknya pemilik kendaraan menyiapkan APAR, yang kecil-kecil saja itu untuk berjaga-jaga,” kata Anang. (win)

BACA JUGA :

DPRD Kabupaten Semarang Desak Galian C Dipersempit, Nilai Kerusakan Lingkungan Tak Sebanding dengan Manfaat
DPRD Kabupaten Semarang Desak Galian C Dipersempit, Nilai Kerusakan Lingkungan Tak Sebanding dengan Manfaat
Keluhan Jalan Rusak Masih Mendominasi Aduan Warga Kabupaten Semarang, DPU Akui Keterbatasan Anggaran
Keluhan Jalan Rusak Masih Mendominasi Aduan Warga Kabupaten Semarang, DPU Akui Keterbatasan Anggaran
Kecelakaan lalu lintas melibatkan truk wing box dan sebuah truk terjadi di Jalan Lingkar Selatan (JLS) dekat Brama Gallery Gamol, Kecandran, Sidomukti, Kota Salatiga, Jumat (17/7/2026). Insiden diduga terjadi karena pengemudi tidak mampu menjaga jarak aman saat kendaraan di depannya berhenti untuk memberi jalan kendaraan lain berbelok. Akibatnya, sopir truk wing box mengalami luka ringan dan menjalani perawatan di RSU dr Soebarkat Tjitrodiatmodjo.
Truk Seruduk Truk Di JLS Salatiga, Pengemudi Luka Ringan
Pemerintah Kota Salatiga memutuskan menarik surat edaran permohonan bantuan dana untuk peringatan Hari Koperasi, Hari Jadi ke-1.276 Kota Salatiga, HUT ke-81 Kemerdekaan RI, dan Apeksi Kota Salatiga Tahun 2026. Keputusan yang disampaikan Sekda Muthoin pada Kamis (16/7/2026) itu diambil atas arahan Wali Kota setelah muncul pro dan kontra di masyarakat, dengan tetap menjamin pertanggungjawaban bantuan yang telah diterima serta membuka ruang bagi kontribusi sukarela.
Sempat Gaduh!, Pemkot Salatiga Putuskan Tarik Surat Edaran Permohonan Bantuan Hari Jadi
Ratusan kepala keluarga di Dusun Kebontaman, Desa Kalikayen, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, mulai mengalami krisis air bersih seiring awal musim kemarau. Kondisi yang disampaikan pemerintah desa pada Kamis (16/7/2026) itu dipicu mengeringnya sumur warga di kawasan perbukitan, sehingga masyarakat terpaksa membeli air, memanfaatkan air sungai, atau mengandalkan bantuan dropping air bersih.
Kemarau Baru Dimulai, Ratusan KK di Desa Kalikayen Ungaran Timur Sudah Krisis Air Bersih
Proposal permohonan bantuan dana untuk rangkaian peringatan Hari Koperasi, Hari Jadi ke-1.276 Kota Salatiga, HUT ke-81 Kemerdekaan RI, dan Apeksi Kota Salatiga Tahun 2026 menjadi sorotan setelah beredar di kalangan pelaku usaha dan media sosial. Menanggapi polemik tersebut, Sekretaris Daerah Kota Salatiga pada konferensi pers, Kamis (16/7/2026), memutuskan menarik proposal yang sebelumnya telah tersebar, setelah muncul kritik terkait kebutuhan tambahan anggaran sebesar Rp400 juta di luar alokasi APBD.
Viral di Medsos! Proposal Permohonan Dana HUT RI di Salatiga Jadi Omongan Netizen

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Puluhan pecatur dari berbagai daerah mengikuti Turnamen Catur Taman Tingkir Cup I kategori non-master di Kota Salatiga, Minggu (19/7/2026), dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Salatiga. Ajang ini digelar untuk mewadahi penghobi catur, mengembangkan bibit atlet muda, mempererat komunitas pecatur, serta diharapkan menjadi agenda bergengsi yang mampu melahirkan prestasi hingga tingkat nasional.
Puluhan Peserta ikuti Turnamen Catur Taman Tingkir Cup I Non-Master
Dinas Perhubungan Kabupaten Semarang bersama Satlantas Polres Semarang melakukan monitoring operasional angkutan galian C milik PT Mitra Anugerah Bumi Agung (MABA) di Desa Delik, Kecamatan Tuntang, Senin (13/7/2026). Dalam inspeksi tersebut, petugas menemukan sejumlah truk yang belum memenuhi persyaratan laik jalan. Pengusaha tambang diberi peringatan untuk melengkapi persyaratan teknis dan administrasi kendaraan, serta diminta mengoptimalkan penyiraman jalan, penggunaan terpal, dan pengaturan lalu lintas guna mengurangi dampak terhadap masyarakat.
Dishub Kabupaten Semarang Lakukan Pengawasan Angkutan Galian C di Delik Tuntang, Soroti Kelayakan Kendaraan dan Pengendalian Debu
Forum Pelanggan Air Minum Nasional (FORPAMNAS) menggelar Musyawarah Nasional (Munas) IV di Yogyakarta, Jumat (17/7/2026), yang diikuti sekitar 50 peserta dari berbagai provinsi. Forum ini membahas pembentukan badan regulator air minum, menyusun program kerja serta memilih kepengurusan periode 2026–2030 guna memperkuat perlindungan hak pelanggan, meningkatkan kualitas pelayanan Perumda Air Minum, dan mempererat kolaborasi dengan pemerintah serta para pemangku kepentingan.Munas IV FORPAMNAS di Yogyakarta mendorong pembentukan regulator air minum, memperkuat hak pelanggan, dan meningkatkan pelayanan Perumda Air Minum.
FORPAMNAS Dorong Pembentukan Badan Regulator Air Minum, Munas IV Resmi Digelar di Yogyakarta