KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Diduga Pembakaran Sisa Produksi Kertas, Temprina Bawen Terbakar, Kerugian 25 Juta

Diduga Pembakaran Sisa Produksi Kertas, Temprina Bawen Terbakar, Kerugian 25 Juta

Diduga Pembakaran Sisa Produksi Kertas, Temprina Bawen Terbakar, Kerugian 25 Juta

Lahan penampungan PT Temprina Media Grafika di Kecamatan Bawen terbakar Minggu (14/5/2023).

[@]Lahan penampungan PT Temprina Media Grafika di Kecamatan Bawen terbakar Minggu (14/5). Kebakaran tersebut diduga berasal dari pembakaran sisa produksi berbahan kertas.

Kapolsek Bawen, AKP Solekhan mengungkapkan kronologi kejadian berawal dari dua orang, Sunarto, 53, dan Listiyono, 34, pegawai pabrik tersebut membakar sisa olahan produksi di lahan belakang pabrik. Sebelumnya kedua orang tersebut bertugas membersihkan sampah hasil olahan di ruang produksi.

Sekitar pukul 09.00 WIB setelah sampah terkumpul kemudian dibakar di lahan penampungan sisa produksi. “Pukul 10.00 WIB keduanya mengecek kembali dan melihat hanya menyisakan asap kecil. Setelah itu kedua karyawan tersebut kembali melanjutkan pekerjaanya,” ujarnya.

Kedua karyawan tersebut kembali ke bagian penampungan sampah untuk menutup sampah lain dengan memastikan sampah yang dibakar sudah aman. Melihat pekerjaan sudah selesai pada pukul 11.15 WIB keduanya absen di ruang security untuk pulang, dan bertemu karyawan lain bernama Budi Suryanto, 51.

“Sekitar pukul 11.30, Budi mengajak satu karyawan lainnya untuk patroli ke lokasi penampungan sampah. Namun sesampainya disana api sudah membesar dan merambat ke bahan sisa olahan lainnya seperti pallet kayu dan mesin produksi yang sudah rusak,” ungkapnya.

Pihak Polsek Bawen langsung mengamankan lokasi kejadian dan mengevakuasi karyawan serta menghubungi pemadam kebakaran. Lima unit pemadam kebakaran dan satu unit tangki air BPBD Kabupaten Semarang dikerahkan untuk memadamkan api. “Kerugian dari kejadian tersebut kurang lebih Rp 25 juta,” imbuhnya.

Sementara itu, Kapolres Semarang, AKBP Achmad Oka Mahendra menambahkan kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa. Serta ia menghimbau agar tetap memberikan pengawasan kepada sampah yang telah dibakar. Apabila sudah dinyatakan terbakar semua untuk dipastikan kembali tidak ada sumber api yang tersisa sehingga dapat menyala kembali karena tiupan angin.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Semarang masa bakti 2026–2029 resmi dilantik di Pendopo Bupati Semarang, Ungaran, Rabu (14/10/2026). Ketua PWI Jawa Tengah Setiawan Hendra Kelana dan Ketua PWI Kabupaten Semarang Rony Yuwono menekankan pentingnya profesionalisme, integritas, independensi, serta solidaritas wartawan di tengah transformasi digital. Kepengurusan baru juga diharapkan membangun kemitraan konstruktif untuk mendukung pembangunan daerah tanpa mengabaikan prinsip jurnalistik.
Rony Yuwono Ketua PWI Kabupaten Semarang 2026–2029
Dua pengusaha olahan singkong Salatiga, Tony Anindya dari Argotelo dan Hendardi dari singkong keju D-9, menerima penghargaan dari Menko Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar saat kunjungan ke Kampung Singkong Salatiga, Kamis (15/10/2026). Muhaimin mengapresiasi perkembangan produk lokal serta menyatakan kesiapan pemerintah untuk berkolaborasi dengan pelaku usaha dan industri kreatif di Salatiga.
Hadir di Kampung Telo, Muhaimin Iskandar Beri Penghargaan Pengusaha UMKM Salatiga Berbasis Singkong
Polsek Tengaran, Polres Semarang, memberikan edukasi tentang bahaya narkoba dan pencegahan perundungan kepada 147 siswa SDN Sugihan 01, Desa Sugihan, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Selasa (13/10/2026). Melalui program Polisi Sahabat Anak (POLSANA), polisi mengajak siswa menghindari narkoba, tidak melakukan kekerasan terhadap teman, serta melaporkan perundungan kepada guru atau orang tua.
Cegah Perundungan, Aipda Joko Sambangi SDN Sugihan 01 Tengaran. Tekankan Siswa harus Saling Menghargai
Kepala Desa petahana Nyatnyono, Parsunto, mengembalikan formulir pencalonan Pilkades pada hari terakhir pendaftaran, Kamis (15/10/2026). Ia kembali maju untuk melanjutkan pembangunan desa dan pengembangan wisata religi yang dinilai belum maksimal. Panitia mencatat delapan orang mengambil formulir, sedangkan tiga bakal calon telah mengembalikannya hingga Kamis pagi.
Parsunto Pilih Hari Terakhir Kembalikan Formulir Pendaftaran Kades Nyatnyono, Berangkat Jalan Kaki Usai Minta Restu Sesepuh
[pekok2]