URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

Kasus pembunuhan pegawai Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Semarang yakni Iwan Boedi Prasetijo Paulus belum terungkap. Kepolisian juga belum menetapkan seorang pun menjadi tersangka.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Dinilai Pelaku Pembunuhan Iwan Boedi Dilindungi, Keluarga Harap Atensi dari Presiden, Kapolri dan Panglima TNI

Dinilai Pelaku Pembunuhan Iwan Boedi Dilindungi, Keluarga Harap Atensi dari Presiden, Kapolri dan Panglima TNI

Dinilai Pelaku Pembunuhan Iwan Boedi Dilindungi, Keluarga Harap Atensi dari Presiden, Kapolri dan Panglima TNI

Featured Image

SEMARANG – Kasus pembunuhan pegawai Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Semarang yakni Iwan Boedi Prasetijo Paulus belum terungkap. Kepolisian juga belum menetapkan seorang pun menjadi tersangka.

Istri Iwan, Theresia Onee Anggarawati saat ini pihaknya sudah bersama Kuasa Hukumnya untuk mengawal kasus tersebut. Dirinya berharap ada atensi dari Presiden Joko Widodo, Kapolri Jenderal Listyo Sigit dan Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa agar pelaku tak mendapatkan perlindungan dan kasus segera terungkap.

“Apa yang harus diselesaikan dan ditindak tolong jangan dilindungi (pelaku). Saya tidak ingin ada nasib yang sama seperti keluarga kita. Tolong lihat kami, saya, anak-anak. Intinya tolong dapat mengungkap. Terimakasih kepada yang sudah angkat kasus ini agar tidak tenggelam,” ujar Onee kepada wartawan, Rabu (27/10/2022).

“Harapan kami ada atensi, Pak Jokowi tolong pandang saya dan anak-anak. Bagi kami itu sebuah mimpi buruk yang tidak bisa kami terima diketahui pak Jokowi, Panglima dan para petinggi, kami itu keluarga yang harmonis. Karena masalah ini kami harus kehilangan keluarga yangg jadi panutan kami. Sampai hari ini jujur saya belum bisa terima,” tambahnya.

Disisi lain, Onee masih sangat terpukul atas kejadian yang menimpa suaminya tersebut. Dirinya masih tak menyangka, suaminya meninggal dalam keadaan yang tak wajar.

“Saya di posisi tempat suami saya meregang nyawa dengan kondisi yang bapak ketahui. Tiap hari suami yang saya rawat harus meninggal dengan posisi begini. Lihatlah kami, pak,” jelasnya.

Sementara itu kuasa hukum keluarga korban, Yunantyo Adi Setiawan mengatakan pihak keluarga meminta atensi dari Presiden,

Menkopolhukam, Kapolri dan Panglima TNI. Ia berharap pihak-pihak terkait melakukan perundingan agar kasus segera terungkap.

“Kita mohon ada atensi Presiden, Menkopolhukam, Kapolri, Panglima TNI untuk merundingkan kasus ini agar permaslaahn ini bisa terungkap dan tidak belarut. Diharapkan cepat teratasi,” bebernya.

Dirinya juga berharap Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) juga melindungi keluarga korban. Kemudian LPSK juga bisa membuat saksi yang dilindungi memberikan keterangan yang sebenar-benarnya.

“Terhadap beberapa instansi, pertama LPSK, seharusnya melakukan perlindungan terhadap keluarga korban. Kalau ada saksi dilindungi yang kemarin tiga orang, dua diantaranya tetap konsisten keterangannya, tapi ada satu yang berubah keterangan. Di sini LPSK harus membantu saksi memberikan keterangan sebenarnya, tidak melindungi saksi yang mengubah keterangannya,” katanya.

“Kalau saksi itu berubah terus keterangan terus dilindungi, bisa menghambat proses penyidikan. Kami usul LPSK evaluasi perlindungannya ke saksi yang mengubah keterangan atau mengubah cara kerjanya agar saksi tidak menghambat penyidikan,” tambahnya.

Sebelumnya, Iwan Boedi ditemukan tak bernyawa dalam keadaan badan tak utuh yang terbakar bersama motor dinasnya di CV Family Kawasan Marina Kota Semarang pada Kamis (8/9/2022) malam. Dari kasus ini, Pomdam IV/Diponegoro juga memeriksa dua anggota TNI karena diduga terlibat dalam pembunuhan Iwan.

Meski demikian, Pomdam IV/Diponegoro belum menemukan adanya keterlibatan pembunuhan dari prajurit TNI. Namun, Pomdam IV/Diponegoro dan kepolisian saat ini sedang melakukan penyelidikan untuk mengungkap kasus ini.

BACA JUGA :

Sehari Jelang Idul Adha, Gerindra Salatiga Salurkan Hewan Kurban ke PAC dan Ranting
Sehari Jelang Idul Adha, Gerindra Salatiga Salurkan Hewan Kurban ke PAC dan Ranting
Bantuan sapi kurban dari Presiden Prabowo Subianto diserahkan Bupati Ngesti Nugraha kepada warga Dusun Duren, Desa Duren, Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang, Selasa (26/5/2026). Sapi jenis simental berbobot 1,48 ton senilai sekitar Rp103 juta itu dipilih karena memenuhi standar kesehatan dan diberikan kepada wilayah yang belum pernah menerima bantuan serupa serta sempat terdampak bencana alam.
Sapi Berbobot 1,48 Ton dari Presiden Prabowo Disalurkan bagi Warga Duren Sumowono
Pemerintah Kota Salatiga menyiapkan sistem digital guna mengatasi antrean panjang pasien di RSUD dr. Soebarkat Tjitrodarmodjo yang menjadi sorotan dalam Forum Konsultasi Publik Layanan Kesehatan pada Selasa (26/5/2026). Melalui pendaftaran berbasis aplikasi dan integrasi informasi ketersediaan kamar rawat inap, pelayanan kesehatan diharapkan lebih tertata, mengurangi waktu tunggu pasien, serta meningkatkan kenyamanan masyarakat.
Gelar FKP, Antrean Panjang di RSUD Soebarkat Salatiga jadi Pembahasan
Bupati Semarang Ngesti Nugraha mengimbau masyarakat menggunakan kemasan ramah lingkungan seperti besek, daun jati, dan daun pisang untuk pembagian daging kurban Iduladha 1447 H di Kabupaten Semarang. Imbauan disampaikan saat meninjau Pasar Hewan Ambarawa pada Selasa (26/5/2026) sebagai upaya mengurangi sampah plastik serta mendorong pengelolaan limbah kurban yang lebih baik dan tidak mencemari lingkungan.
Bupati Semarang Ajak Warga Gunakan Besek dan Daun untuk Bungkus Daging Kurban

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

TERKINI

Sehari Jelang Idul Adha, Gerindra Salatiga Salurkan Hewan Kurban ke PAC dan Ranting
Sehari Jelang Idul Adha, Gerindra Salatiga Salurkan Hewan Kurban ke PAC dan Ranting
DPC Partai Gerindra Kota Salatiga menyalurkan 33 hewan kurban berupa satu ekor sapi dan 32 kambing kepada PAC dan ranting di empat kecamatan pada Selasa (26/5/2026). Bantuan dari Sekjen Gerindra Sugiono...
27 Mei 2026 Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 15.00–17
27 Mei 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 15.00–17.00 WIB, Tinggi Air Capai 0,9 Meter di Pesisir Jawa Tengah
BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang memprakirakan pasang maksimum di perairan Semarang dan pesisir Jawa Tengah terjadi pada Rabu (27/5/2026) pukul 15.00–17.00 WIB dengan tinggi muka...
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan sebagian besar wilayah Jawa Tengah pada Rabu, 27 Mei 2026, didominasi kondisi cerah berawan hingga berawan sepanjang hari. Suhu udara di Semarang berkisar 27–34 derajat Celsius dengan kelembapan 55–90 persen, sementara hujan ringan hingga sedang berpotensi terjadi secara lokal di daerah pegunungan, dataran tinggi, dan sebagian wilayah selatan Kota Semarang pada sore hingga awal malam.
27 Mei 2026: BMKG Prediksi Cuaca Cerah Berawan Dominasi Semarang dan Jawa Tengah, Hujan Ringan Berpotensi Terjadi di Wilayah Pegunungan
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan sebagian besar wilayah Jawa Tengah pada Rabu, 27 Mei 2026, didominasi kondisi cerah berawan hingga berawan sepanjang...
GIIAS The Series 2026 Dibuka di Jakarta, Lanjut Keliling Lima Kota Besar
GIIAS The Series 2026 Dibuka di Jakarta, Lanjut Keliling Lima Kota Besar
GAIKINDO kembali menggelar GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 pada 29 Juli–9 Agustus 2026 di ICE BSD City, Kabupaten Tangerang, sebagai upaya mendorong pertumbuhan industri otomotif...
Bantuan sapi kurban dari Presiden Prabowo Subianto diserahkan Bupati Ngesti Nugraha kepada warga Dusun Duren, Desa Duren, Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang, Selasa (26/5/2026). Sapi jenis simental berbobot 1,48 ton senilai sekitar Rp103 juta itu dipilih karena memenuhi standar kesehatan dan diberikan kepada wilayah yang belum pernah menerima bantuan serupa serta sempat terdampak bencana alam.
Sapi Berbobot 1,48 Ton dari Presiden Prabowo Disalurkan bagi Warga Duren Sumowono
Bantuan sapi kurban dari Presiden Prabowo Subianto diserahkan Bupati Ngesti Nugraha kepada warga Dusun Duren, Desa Duren, Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang, Selasa (26/5/2026). Sapi jenis simental...
Muat Lebih

POPULER

Grup hadroh modern Ukhti Salam Bernada (USB) yang beranggotakan 17 pensiunan pejabat Pemerintah Kota Salatiga tampil memukau dalam acara Patlikuran di rumah dinas wali kota, Sabtu (23/5/2026). Dibentuk pada Februari 2026 sebagai wadah silaturahmi dan berkarya, grup ini memadukan rebana dengan alat musik modern serta telah menerima sejumlah undangan pentas di berbagai daerah sekitar Salatiga.
Meriahkan Acara Patlikuran, Hadroh USB Tampil Memukau Ratusan Penonton di Rumdis Walikota
Seorang pengendara sepeda motor nekat memasuki Ruas Tol Batang–Semarang melalui Gerbang Tol Kandeman, Jumat siang (15/5/2026). Petugas PT Jasamarga Semarang Batang bersama patroli jalan tol melakukan pengejaran hingga pengendara berhasil diamankan di sekitar KM 353 A untuk diberikan pembinaan dan edukasi keselamatan.
Motor Nyelonong Masuk Tol Semarang-Batang, Pengendara Mengaku Tak Sadar Sudah di Jalan Bebas Hambatan
Komunitas Kridha Beksa Wandawa menggelar kelas Tari Klasik Gaya Surakarta di Pendopo Bung Karno, Salatiga, Minggu (24/5/2026), sebagai upaya melestarikan budaya Jawa di tengah modernisasi. Kegiatan yang awalnya menargetkan 30 peserta ini diikuti 62 orang berusia 12 hingga 62 tahun, yang belajar Tari Golek Sri Rejeki untuk mengenal, menjaga, dan mewariskan seni tradisi kepada generasi masa kini.
Komunitas Kridha Beksa Wandawa Gelar Kelas Tari Klasik di Salatiga, Peserta Membludak