URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]

Mbak Google

KABAR RASIKA

Diprakasai Alumni Akpol Tahun 1993, Polda Jateng Bagikan 200 Bantuan Sosial

Diprakasai Alumni Akpol Tahun 1993, Polda Jateng Bagikan 200 Bantuan Sosial

Diprakasai Alumni Akpol Tahun 1993, Polda Jateng Bagikan 200 Bantuan Sosial

featured-img
Wakapolda Jateng, Brigjen Pol Abioso Seno Aji turun langsung menyerahkan bansos kepada warga yang terdampak Covid-19 di tempat pengepul barang bekas Jalan Medoho Raya, Kecamatan Pedurungan pada Kamis (19/8/2021).

RASIKAFM – Polda Jateng dalam bentuk kepedulian terhadap sesama, melakukan kegiatan bakti sosial (baksos) dengan membagikan 200 paket bantuan sosial (bansos) kepada warga yang terdampak Covid-19 khususnya pengepul barang bekas.

Turut hadir, Wakapolda Jateng, Brigjen Pol Abioso Seno Aji yang turun langsung menyerahkan bansos yang dilakukan di tempat pengepul barang bekas Jalan Medoho Raya, Kecamatan Pedurungan pada Kamis (19/8/2021).

Perlu diketahui, program baksos ini dilakukan serentak di seluruh Polda se Jawa-Bali dengan diprakasai oleh Alumni Akpol Tahun 1993.

Lebih jelas, Abi sapaan akrab Wakapolda Jateng mengatakan, kegiatan ini adalah wujud kepedulian Alumni Akpol Tahun 1993 terhadap sesama khususnya warga pengepul barang bekas yang terdampak Covid-19.

“Wujud kepedulian dari kawan-kawan 93 (Alumni Akpol) dimana mereka memikiki pemahaman dimana memang situasi terlebih ini (pandemi) masyarakat memang butuh bantuan,” kata Abi usai kegiatan kepada wartawan.

Apalagi, lanjut Abi, masyarakat sekarang khususnya warga yang terdampak Covid-19 memang harus diberikan perhatian khusus dan empati agar bisa meringankan beban mereka.

“Kita berikan bantuan sosial kepada masyarakat sekitar yang memang sangat membutuhkan utamanya masih dikaitkan dengan situasi pandemi Covid-19 yang kita sendiri tidak tahu kapan berakhir,” ujarnya.

Dalam bakti sosial ini, Abi berharap agar kegiatan ini bisa mendorong masyarakat untuk saling membantu dan lebih peduli terhadap sesama manusia.

“Kegiatan ini, InsyaAllah jadi ladang kebaikan dan menjadi bekal di akhirat. Dan saya yakini menjadi manfaat bagi masyarakat kita,” imbuhnya.

BACA JUGA :

pilkades 2026
Pilkades Kabupaten Semarang Tahap Pertama Digelar 14 Desember 2026, 140 Desa Bersiap
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Seniman asal Bergas, Kabupaten Semarang, Sidik Gunawan, menuangkan keinginan menenangkan diri melalui karya pari corek bergambar Buddha yang sedang bersemedi di lahan sawah seluas 1.200 meter persegi. Ia memanfaatkan padi hijau dan Black Madras untuk membentuk gambar sekaligus mengembangkan potensi wisata dan ekonomi petani tanpa mengalihfungsikan lahan.
Keinginan Bersemedi yang Belum Terwujud, Dituangkan Sidik Gunawan Lewat Pari Corek Bergambar Sang Buddha
Ratusan warga dari sembilan desa dan empat kelurahan memadati Kantor Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Selasa (25/8/2026), untuk mengikuti Kesenian Rakyat dan Expo Kecamatan Bergas serta KKN UPGRIS Berdampak 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan produk UMKM lokal sekaligus memperkuat kolaborasi UPGRIS dan Pemerintah Kabupaten Semarang melalui program KKN.
Tanggal Merah! Ratusan Warga Bergas Meriahkan Expo KKN UPGRIS Berdampak 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon
Dilema Geothermal Ungaran-Telomoyo Menimbang Maslahat dan Mudarat Energi Bersih
Dilema Geothermal Ungaran-Telomoyo: Menimbang Maslahat dan Mudarat Energi Bersih

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved