URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Dalam progres pembangunan RSUD Tipe D Mijen Kota Semarang, per Januari 2024, terungkap bahwa pembangunan telah mencapai 41 persen, melebihi rencana sebesar 18,7 persen pada akhir Oktober lalu. Irwansyah, Kepala Distaru Kota Semarang, memastikan bahwa penyelesaian proyek akan dilakukan pada akhir tahun ini dan diserahterimakan kepada Dinas Kesehatan pada bulan Januari mendatang.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Distaru Kota Semarang Target Selesaikan RSUD Tipe D Mijen Sebelum Tahun Berakhir

Distaru Kota Semarang Target Selesaikan RSUD Tipe D Mijen Sebelum Tahun Berakhir

Distaru Kota Semarang Target Selesaikan RSUD Tipe D Mijen Sebelum Tahun Berakhir

Dalam progres pembangunan RSUD Tipe D Mijen Kota Semarang, per Januari 2024, terungkap bahwa pembangunan telah mencapai 41 persen, melebihi rencana sebesar 18,7 persen pada akhir Oktober lalu. Irwansyah, Kepala Distaru Kota Semarang, memastikan bahwa penyelesaian proyek akan dilakukan pada akhir tahun ini dan diserahterimakan kepada Dinas Kesehatan pada bulan Januari mendatang.
Foto: Dok./ IST
RSUD Tipe D Mijen Kota Semarang
featured-img

Semarang – Penyelesaian proyek pembangunan RSUD Tipe D Mijen tengah dipercepat untuk memenuhi tenggat waktu yang telah ditetapkan. Dinas Tata Ruang (Distaru) Kota Semarang menetapkan target serah terima proyek pada bulan Januari 2024.

Irwansyah, selaku Kepala Distaru Kota Semarang, menyampaikan bahwa progres pembangunan RSUD Tipe D Mijen telah mencapai 41 persen pada akhir Oktober, melebihi rencana sebesar 18,7 persen. Hal ini menunjukkan peningkatan progres sebesar 22,3 persen dari yang direncanakan. Beliau memastikan bahwa pembangunan ini akan rampung pada akhir tahun ini dan dapat diserahkan kepada Dinas Kesehatan pada bulan Januari 2024.

“Serah terima tergantung pimpinan, tapi Januari kami pastikan sudah siap serah terima,” katanya, Senin (13/11/2023).

Irwansyah menyebut, tahun 2023 ini merupakan tahap terakhir pembangunan RSUD Tipe D Mijen. Pada tahap terakhir ini, pihaknya melakukan finishing ruangan, penambahan instalasi gas medis, dan penyelesaian ICU.

“Ini banyak alat-alat. Begitu kepasang, sudah selesai. Tahun ini, sudah siap secara bangunan gedung,” terangnya.

Tahun depan, lanjut dia, tidak ada lagi anggaran pembangunan. Selanjutnya tinggal Dinas Kesehatan (Dinkes) yang akan mengisi kelengkapannya.

Sementara, Kepala Dinkes Kota Semarang, Moh Abdul Hakam mengatakan, pada perubahan anggaran 2023, Dinkes meminta tambahan anggaran untuk mempersiapkan operasional RSUD Tipe D Mijen. Hanya saja, belum dapat anggaran mengingat anggaran yang tersedia harus dibagi dengan OPD lain.

“Kemungkinan besar pada anggaran perubahan 2024. Saat ini, infrastruktur dan fasilitas belum siap 100 persen,” tandas Hakam.

Hakam menyebut, beberapa fasilitas untuk menunjang RSUD memang sudah tersedia, misalnya tempat tidur. Tempat tidur akan menggunakan bed yang sebelumnya dipakai di isolasi terpusat rumah dinas walikota. Namun, masih banyak kebutuhan peralatan lainnya untuk menunjang rumah sakit tipe D, diantaranya kebutuhan IGD dan ICU. Sementara, dari sisi tenaga medis, masih perlu penambahan dokter spesialis.

“Infrastruktur dan fasilitas belum ready 100 persen. Rumah sakit tidak hanya dokter umum, tapi juga spesialis,” tutupnya.

BACA JUGA :

Sukisno (70), warga Kota Salatiga, merasakan manfaat Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) setelah mengalami serangan stroke dan menjalani perawatan intensif serta terapi rutin selama setahun terakhir. Dengan pembiayaan yang dijamin melalui kepesertaan JKN yang ditanggung Pemerintah Kota Salatiga, ia dapat mengakses layanan kesehatan tanpa terbebani biaya hingga kondisinya berangsur pulih dan kembali beraktivitas.
Sukisno: JKN Jadi Penyelamat Saat Stroke, Kini Kembali Berjalan dan Beraktivitas
Stroke Ringan Tak Lagi Jadi Beban, Ngapiyah Rasakan Manfaat JKN di Usia Senja
Stroke Ringan Tak Lagi Jadi Beban, Ngapiyah Rasakan Manfaat JKN di Usia Senja
Hamil Anak Kedua Jadi Lebih Tenang, Rakhma Rasakan Kemudahan Layanan BPJS Kesehatan
Hamil Anak Kedua Jadi Lebih Tenang, Rakhma Rasakan Kemudahan Layanan BPJS Kesehatan
Ratusan warga Desa Bener, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang mengikuti sosialisasi Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Aula Pinus Park, Minggu (10/5/2026). Kegiatan yang melibatkan BPJS Kesehatan dan Komisi IX DPR RI itu digelar untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terkait layanan kesehatan, kepesertaan BPJS, serta akses program JKN secara langsung melalui edukasi dan dialog terbuka.
Ratusan Warga Bener Antusias Ikuti Sosialisasi Layanan JKN dari BPJS Kesehatan
Pasca Lebaran, Penyakit Gangguan Pencernaan Mendominasi, Dinkes Salatiga Pastikan Layanan
Pasca Lebaran, Penyakit Gangguan Pencernaan Mendominasi, Dinkes Salatiga Pastikan Layanan
Penyediaan Posko Mudik dilakukan BPJS Kesehatan di Rest Area Tol Ungaran Km 429A, Kabupaten Semarang, pada 13–18 Maret 2026 untuk melayani pemudik dengan layanan kesehatan 24 jam, konsultasi medis, obat-obatan, serta fasilitas istirahat guna menjaga kondisi pemudik selama perjalanan Lebaran.
Posko Mudik BPJS Kesehatan Hadir di Rest Area KM 429A Ungaran, Sediakan Layanan Kesehatan Gratis bagi Pemudik

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Sebanyak 70 pedagang daging sapi di Pasar Raya Salatiga menghentikan aktivitas jual beli selama lima hari, 22–26 Juni 2026, akibat kelangkaan pasokan sapi yang memicu kenaikan harga daging hingga Rp140.000 per kilogram. Pedagang mengaku penjualan menurun karena konsumen beralih ke bahan pangan lain, sehingga mereka meminta pemerintah turun tangan untuk menstabilkan harga dan menjaga keberlangsungan usaha.
Puluhan Pedagang Daging Sapi di Pasar Raya Kota Salatiga Sepakat Tidak Berjualan
Seorang pengendara sepeda motor Honda Scoopy berinisial AF (21) meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, tepatnya di kawasan Kumpulrejo, Argomulyo, Sabtu pagi (20/6/2026). Kecelakaan diduga terjadi karena korban kurang konsentrasi saat berkendara hingga motornya oleng ke kiri dan masuk ke parit. Korban sempat dirawat di RSUD dr. Soebarkat Tjitrodarmodjo sebelum dinyatakan meninggal dunia.
Alami Laka Tunggal di JLS, Pengendara Scoopy Meninggal Dunia
Pemerintah Kabupaten Semarang melalui Dinas Sosial akan menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) DBHCHT 2026 kepada 2.393 warga di 92 desa dan kelurahan mulai Juni 2026. Bantuan diberikan kepada buruh tani tembakau, buruh dan petani cengkih, serta warga kurang mampu untuk mendukung kesejahteraan dan produktivitas mereka.
2.393 Buruh dan Petani Tembakau di Kabupaten Semarang Terima BLT DBHCHT Rp600 Ribu