URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Bina Marga dan Cipta Karya (BMCK) Provinsi Jawa tengah (Jateng) gencar melakukan pengecekan serta monitoring jalan guna memastikan mudik tahun 2022 berjalan aman dan jalan sudah selesai untuk diperbaiki.

Mbak Google

KABAR RASIKA

DPUBMCK Jateng Cek Kondisi Jalan Dan Pastikan Aman Saat Lebaran

DPUBMCK Jateng Cek Kondisi Jalan Dan Pastikan Aman Saat Lebaran

DPUBMCK Jateng Cek Kondisi Jalan Dan Pastikan Aman Saat Lebaran

featured-img

SEMARANG – Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Bina Marga dan Cipta Karya (BMCK) Provinsi Jawa tengah (Jateng) gencar melakukan pengecekan serta monitoring jalan guna memastikan mudik tahun 2022 berjalan aman dan jalan sudah selesai untuk diperbaiki.

Kepala DPUBMCK Jateng, Hanung Triyanto mengatakan pihaknya akan tetap gencar melakukan perbaikan jalan yang rusak dan tetap siaga hingga hari lebaran Idul Fitri 1443 H.

“Untuk kesiapan karena ini sudah H-7 ini teman-teman sudah standby kegiatan dilapangan sudah sangat berkurang. Untuk penyedia jasa juga kelihatannya liburnya sudah perhari ini tetapi teman-teman pemeliharaan lubang masih tetap standby bila ada lubang-lubang baru sampai H-5, ujar Hanung kepada wartawan, Selass (26/4/2022).

Ia menerangkan, untuk saat ini pihaknya juga sudah menyelesaikan tugas perbaikan jalan yang akan digunakan sebagai jalur mudik. Akan tetapi, DPUBMCK akan tetap siaga hingga mendekati lebaran guna mengantisipasi munculnya lubang atau kerusakan jalan yang baru.

“Secara umum sudah dilihat dipantau satu-satu bila ada yang kurang untuk segera diselesaikan sehingga bila ada, kekurangnya paling sedikit-sedikit. Tim tetap siaga mungkin juga ada lubang baru ada juga lubang yang perlu dibongkar sehingga bisa langsung tertangani,” terangnya.

Sementara itu, terkait posko penanganan, dari DPUBMCK Jateng juga telah menyiapkan 9 posko Pemerintah Provinsi (Pemprov) yang berada di masing-masing Balai pengelolaan Jalan (BPJ) dan 1 posko perawatan di Karanjati. Berdasarkan data yang diperoleh, BPJ tersebut berada di wilayah Cilacap, Magelang, Pati, Pekalongan, Purwodadi, Surakarta, Semarang, Tegal dan Wonosobo.

DPUBMCK Jateng juga menilai jalur pantura menjadi titik rawan karena selain sering terjadi kecelakaan lalu lintas, bencana banjir juga turut berpengaruh saat hujan lebat melanda. Sedangkan untuk daerah di pegunungan, pihaknya lebih berfokus utama yakni pada fenomea longsor yang sering memutus lajur ruas jalan.

“Cukup rawan itu yang banjir, dan jelas di jalur Pantura. Titik tertentu seperti Pekalongan, terus Rembang, Kaligawe itu rawan. Tapi kami sudah ada antisipasinya, menyiapkan posko tadi, dan teman-teman sudah kita kordinasikan agar lancar. Mudah-mudahan tidak pas hujan juga,” paparnya.

BACA JUGA :

Sebanyak 2.596 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) di Kabupaten Klaten resmi keluar dari data kemiskinan dan diwisuda dalam graduasi mandiri di Graha Bung Karno, Selasa (30/6/2026). Keberhasilan tersebut diraih melalui graduasi mandiri dan Program Pemberdayaan Sosial Ekonomi, sebagai wujud peningkatan kesejahteraan serta kemandirian ekonomi keluarga penerima bantuan.
2.596 Warga Klaten resmi keluar dari data kemiskinan
Jauhi HP, Puluhan Anak Kumpulrejo Memilih Berkemah di Mushala
Jauhi HP, Puluhan Anak Kumpulrejo Memilih Berkemah di Mushala
Program Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) Pemerintah Provinsi Jawa Tengah membantu Hadi Mulyono, warga Desa Gondangmanis, Kudus, mewujudkan impian memiliki rumah layak setelah 25 tahun. Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meninjau langsung hasil program tersebut, Senin (29/6/2026), seraya menegaskan perbaikan RTLH menjadi strategi pengentasan kemiskinan yang berlanjut dengan target 5.000 unit rumah pada 2026.
Dulu Kebanjiran dan Nyaris Roboh, Kini Rumah Kuli Bangunan di Kudus Berdiri Kokoh Berkat Bantuan RTLH
Sekda Kabupaten Semarang Valeanto Soekendro
Pemkab Semarang Pertahankan Seluruh PPPK, Siapkan Pemetaan Ulang untuk Atasi Kekurangan Pegawai
Sebanyak 215 peserta dari berbagai daerah di Indonesia mengikuti kontes Aglaonema yang digelar Asosiasi Aglaonema Nusantara (ASA) di Gedung Pertemuan Daerah Kota Salatiga, Minggu (28/6). Ajang ini menjadi wadah kompetisi, memperkuat jejaring antarkolektor, sekaligus menunjukkan prospek ekonomi tanaman hias yang masih menjanjikan dengan dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.
Ratusan Kolektor Tanaman Padati Kontes di Salatiga, Bukti Aglaonema Memiliki Nilai Tinggi
Desa Kranggan di Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten, mendapat apresiasi dari Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen karena berhasil mengembangkan potensi desa melalui kolaborasi pemerintah, masyarakat, perguruan tinggi, dan BUMDes. Saat menghadiri Festival Pande Besi dan Opor Bebek, Jumat (26/6), Taj Yasin meminta seluruh OPD menjadikan desa tersebut sebagai rujukan Program Desa Dampingan guna mempercepat kemandirian dan kesejahteraan masyarakat.
Taj Yasin Minta OPD Jateng Tiru Desa Kranggan, Model Pengembangan Desa yang Sukses Dongkrak Ekonomi Warga

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mendukung rencana pengembangan kawasan Rawa Pening di Kabupaten Semarang sebagai destinasi wisata air unggulan setelah muncul minat investasi dari PT Pandawa Sapto Dewi Pesisir, Kamis (25/6/2026). Pengembangan yang mencakup rumah makan apung, vila, dan wahana air itu akan dilakukan secara bertahap dengan tetap mengutamakan fungsi konservasi serta pengelolaan sumber daya air berkelanjutan.
Rawa Pening Dilirik Investor, Siap Jadi Destinasi Wisata Air Andalan Jawa Tengah
Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Semarang pada 2025 belum sepenuhnya memenuhi target, terutama dari sektor parkir, pariwisata, dan pajak hotel. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyampaikan hal tersebut usai rapat paripurna APBD 2025, Rabu (24/6/2026), seraya menegaskan perlunya evaluasi dan penguatan destinasi wisata untuk mendongkrak kunjungan serta pendapatan daerah di tengah tingkat okupansi hotel yang menurun.
Evaluasi Pelaksanaan APBD Kabupaten Semarang 2025, PAD Sektor Parkir dan Pariwisata Belum Capai Target