URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Dua siswi SDN Gedanganak 03 Ungaran Timur, Nadiffa Putri Chandra dan Yumna Putri Azzahra, mewakili Kabupaten Semarang dalam Lomba MAPSI SD ke-26 tingkat Jawa Tengah di UIN Saizu Purbalingga, 17–19 Oktober 2025. Mereka berjuang membawa prestasi di ajang seni Islami menuju Indonesia Emas 2045.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Dua Siswi SDN Gedanganak 03 Ungaran Timur Wakili Kabupaten Semarang di Ajang MAPSI Tingkat Provinsi Jawa Tengah

Dua Siswi SDN Gedanganak 03 Ungaran Timur Wakili Kabupaten Semarang di Ajang MAPSI Tingkat Provinsi Jawa Tengah

Dua Siswi SDN Gedanganak 03 Ungaran Timur Wakili Kabupaten Semarang di Ajang MAPSI Tingkat Provinsi Jawa Tengah

featured-img

UNGARAN – Prestasi membanggakan kembali diraih oleh SDN Gedanganak 03 Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang. Dua siswi terbaik sekolah ini berhasil lolos sebagai wakil Kabupaten Semarang dalam ajang bergengsi Lomba Mata Pelajaran dan Seni Islami (MAPSI) SD ke-26 Tingkat Provinsi Jawa Tengah Tahun 2025.

Kompetisi akbar ini secara resmi dibuka Jumat (17/10), dan akan berlangsung hingga Minggu, 19 Oktober 2025, bertempat di Kampus 2 Universitas Islam Negeri (UIN) Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (Saizu) Purbalingga. Lomba MAPSI tahun ini mengusung tema besar “Bersinergi Meraih Prestasi Menuju Indonesia Emas 2045”.

Dua srikandi muda dari SDN Gedanganak 03 yang membawa nama baik Kabupaten Semarang adalah:

  1. Nadiffa Putri Chandra W. (kelas 6), yang akan berlaga di Cabang Macapat Islami Kategori Putri.
  2. Yumna Putri Azzahra (kelas 5), yang berkompetisi di Cabang Komputer Islami Kategori Putri.

Kehadiran Nadiffa dan Yumna di kancah provinsi ini membuktikan kualitas pembinaan Pendidikan Agama Islam dan seni Islami di SDN Gedanganak 03 Ungaran Timur. Mereka adalah bagian dari total 1.141 peserta dari 35 kabupaten/kota se-Jawa Tengah yang akan berkompetisi dalam 13 kategori lomba.

Kepala SDN Gedanganak 03, Siti Khikmah mengungkapkan rasa bangga dan harapan besar atas keikutsertaan anak didiknya tersebut.

“Ini adalah buah dari semangat belajar dan latihan yang konsisten. Kami bangga dua siswi kami bisa membawa nama Sekolah, Kabupaten Semarang ke tingkat provinsi. Semoga mereka tampil percaya diri, mengeluarkan kemampuan terbaiknya, dan memperoleh hasil yang memuaskan,” ujarnya.

Lomba MAPSI merupakan kegiatan tahunan yang tidak hanya menguji kemampuan akademik dalam bidang Pendidikan Agama Islam, tetapi juga mengasah kreativitas, seni, dan karakter Islami peserta didik. Ajang ini menjadi wadah penting untuk menumbuhkan generasi muda yang beriman, berilmu, dan berakhlak mulia, sejalan dengan tema yang diusung untuk menyongsong Indonesia Emas 2045. (ben)

BACA JUGA :

Sebanyak 95 lulusan LPK Serbaindo dilepas dalam Wisuda ke-14 di Hotel Laras Asri, Salatiga, Rabu (26/8/2026). Pada kesempatan itu, Serbaindo Group bersama Kemendes PDT meluncurkan program beasiswa pendidikan dan kerja ke Jepang yang menargetkan 45.000 peserta hingga 2030, khususnya untuk memenuhi kebutuhan tenaga caregiver.
Gelar Wisuda ke 14, Serbaindo Group Gandeng Kemendes PDT Buka Program 45.000 Beasiswa ke Jepang
Sebanyak 111 siswa SMP Arunika dan SD School of Life Lebah Putih mengikuti Kemah Alih Golongan 2026 di Bumi Perkemahan Kuncen, Polobogo, Kabupaten Semarang. Kegiatan dikemas sebagai pembelajaran berbasis pengalaman untuk melatih kemandirian, kerja sama, pemecahan masalah, dan kemampuan berpikir kritis melalui berbagai tantangan di alam.
Ratusan Siswa ikuti Kemah Alih Golongan, Tanamkan Sikap Belajar Mandiri, dan Bekerja Sama di Alam
Kejaksaan Negeri Salatiga memberikan penyuluhan hukum kepada siswa SMP Negeri 10 Salatiga melalui program Jaksa Masuk Sekolah (JMS), Kamis (20/8/2026). Kegiatan yang berlangsung di mushola sekolah tersebut membahas perundungan, tawuran, kekerasan, narkotika, pelecehan seksual, pencurian, hingga penggunaan media sosial secara bijak untuk membangun kesadaran hukum sejak dini.
Program JMS di SMP 10 Salatiga, Siswa Diberikan Materi Tentang Hukum dan Konsekuensinya
Rencana pengalihan status guru PPPK dari pemerintah daerah menjadi pegawai pemerintah pusat mulai 2027 mendapat perhatian Pemkab Semarang. BKPSDM Kabupaten Semarang menyatakan masih menunggu petunjuk teknis resmi pemerintah pusat, terutama terkait administrasi, pembiayaan, pembinaan, kewenangan, serta mekanisme pengelolaan ribuan guru PPPK dan PNS di daerah.
4.200 PPPK Guru di Kabupaten Semarang Berpotensi Diambil Alih Pusat, BKPSDM Tunggu Juknis
SMA Sainstek Ahmad Dahlan Salatiga menjadi tuan rumah International Academic Workshop “Exploring LEGO-STEM Based Learning for Creativity, Collaboration, and Problem-Solving Skills” bersama dua profesor dari Belgia. Kegiatan yang bekerja sama dengan LP2M UIN Salatiga tersebut melibatkan murid dari sejumlah sekolah untuk mengembangkan kreativitas, kolaborasi, dan kemampuan memecahkan masalah melalui pembelajaran berbasis STEM.
Perluas Pengalaman Belajar Siswa, SMA Sainstek Salatiga Hadirkan Profesor dari Belgia
Kiprah Kanaya Abigail, Mahasiswa Psikologi UKSW Mengajar SDGs dan Mengenalkan Indonesia di Slovakia
Kiprah Kanaya Abigail, Mahasiswa Psikologi UKSW Mengajar SDGs dan Mengenalkan Indonesia di Slovakia

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
Dilema Geothermal Ungaran-Telomoyo Menimbang Maslahat dan Mudarat Energi Bersih
Dilema Geothermal Ungaran-Telomoyo: Menimbang Maslahat dan Mudarat Energi Bersih
Kepala Dinsos Kabupaten Semarang Istichomah
Penerima Bansos Terindikasi Judol Bakal Dicoret, Dinsos Kabupaten Semarang Buka Pengajuan Sanggahan

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved