RASIKAFM.COM | UNGARAN – Menghadapi lonjakan arus mudik dan balik Idul Fitri 1447 H, jajaran Polres Semarang melakukan monitoring awal jalur Tol Semarang–Solo yang melintasi wilayah Kabupaten Semarang. Salah satu fokus utama adalah kesiapan pengoperasian Exit Tol Fungsional Ambarawa.
Kapolres Semarang, AKBP Ratna Quratul Ainy bersama Wakapolres dan pejabat utama, meninjau sejumlah titik strategis, termasuk rest area dan akses keluar tol yang diproyeksikan menjadi jalur alternatif untuk mengurai kepadatan di simpang Bawen.
Dalam keterangannya, Ratna menegaskan bahwa Exit Tol Fungsional Ambarawa akan diberlakukan secara searah selama pelaksanaan Operasi Ketupat Candi. Skema ini diterapkan baik saat arus mudik maupun arus balik guna mengurangi beban kendaraan yang selama ini terpusat di Exit Tol Bawen dan simpang Bawen.
“Exit Tol Ambarawa akan difungsikan secara searah saat Operasi Ketupat Candi. Langkah ini untuk mengurai kepadatan arus yang kerap terjadi di simpang Bawen,” jelasnya dalam keterangan tertulis, Jumat (20/2/2026).
Terkait kendaraan yang diperbolehkan melintas, ia menegaskan bahwa jalur fungsional tersebut hanya diperuntukkan bagi kendaraan pribadi. Sementara kendaraan angkutan barang, termasuk truk logistik, sembako maupun migas, tetap diarahkan keluar melalui Exit Tol Bawen.
“Kami fokus pada kelancaran pengguna mobil pribadi. Untuk kendaraan angkutan barang tidak diperkenankan melintas hingga Exit Fungsional Ambarawa dan tetap keluar di Bawen,” tegasnya. (win)