URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Kesiapan operasional Jalan Tol Semarang–Solo dipastikan PT Trans Marga Jateng menjelang arus mudik dan balik Lebaran 2026 melalui apel siaga bersama kepolisian dan mitra layanan, guna meningkatkan kesiapan infrastruktur, personel, serta koordinasi agar perjalanan pemudik berlangsung aman, nyaman, dan lancar.

Mbak Google

KABAR RASIKA

TMJ Siap Layani Mudik Lebaran 2026 di Tol Semarang–Solo

TMJ Siap Layani Mudik Lebaran 2026 di Tol Semarang–Solo

TMJ Siap Layani Mudik Lebaran 2026 di Tol Semarang–Solo

Prajudi Dirut PT. TMJ Saat Apel Siaga Mudik Idul Fitri 2026 di Kantor Banyumanik Semarang
featured-img

RASIKAFM Semarang – Menyambut arus mudik dan balik Idul Fitri 1447 H atau Lebaran 2026, PT Trans Marga Jateng (TMJ) memastikan seluruh layanan operasional di ruas Jalan Tol Semarang–Solo dalam kondisi optimal. Upaya ini dilakukan untuk memberikan perjalanan yang aman, nyaman, dan lancar bagi para pemudik.

Melalui tagline “Mudik Nyaman Bersama, Melayani Sepenuh Hati,” TMJ menegaskan komitmennya menghadirkan pelayanan terbaik dengan meningkatkan kesiapan infrastruktur, personel, serta koordinasi dengan berbagai instansi terkait.

Kesiapan tersebut ditandai dengan pelaksanaan apel siaga yang dipimpin Direktur Utama TMJ, Prajudi, dan dihadiri unsur kepolisian dari Polsek wilayah Tol Semarang–Solo, perwakilan service provider seperti PT Jasamarga Tollroad Operator, Astra Infra Solutions, pengelola rest area, serta seluruh karyawan TMJ.

Dalam kesempatan itu, Prajudi menyampaikan prediksi puncak arus mudik dan arus balik Lebaran tahun ini.

“Prediksi puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada Rabu, 18 Maret 2026, sedangkan puncak arus balik diperkirakan Selasa, 24 Maret 2026,” ujarnya.

Selama periode operasional libur Lebaran yang berlangsung 11–31 Maret 2026 (21 hari), volume lalu lintas diperkirakan meningkat signifikan. Pada periode mudik, lalu lintas diproyeksikan naik 222,1 persen dibanding kondisi normal dan meningkat 2,2 persen dibanding realisasi 2025.

Sementara pada periode arus balik diperkirakan meningkat 347,3 persen dari kondisi normal dan naik 36,8 persen dibanding tahun lalu.

Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, TMJ menyiapkan sejumlah strategi layanan operasional, antara lain:

1. Pelayanan Transaksi

  • Penambahan 65 petugas siaga di gerbang tol
  • Penyediaan 2.000 kartu uang elektronik baru
  • Penambahan 36 unit mobile reader
  • Optimalisasi lajur Oblique Approach Booth (OAB)

2. Pelayanan Lalu Lintas

  • Penambahan 2 unit kendaraan derek
  • Penambahan 1 unit Variable Message Sign (VMS) portable
  • Penambahan rambu lalu lintas serta skenario penanganan gangguan lalu lintas

3. Preservasi Jalan

  • Menjaga kondisi jalan tetap prima
  • Menyiapkan tim siaga lapangan seperti tim patching, kebersihan, siaga longsor, dan siaga genangan air

4. Layanan Rest Area

  • Memastikan kesiapan fasilitas di 5 rest area ruas Semarang–Solo
  • Menambah 2 rest area fungsional di KM 439 A dan KM 445 B
  • Penambahan personel kebersihan, keamanan, dan pengatur lalu lintas untuk mengantisipasi kepadatan

Prajudi menegaskan bahwa seluruh langkah tersebut dilakukan agar perjalanan pemudik tidak hanya lancar, tetapi juga aman dan nyaman.

“Kami ingin memastikan perjalanan pengguna jalan di ruas Semarang–Solo berjalan lancar sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman bagi para pemudik yang pulang ke kampung halaman,” tutupnya.

Dengan berbagai kesiapan tersebut, TMJ berharap pelayanan selama periode Lebaran 2026 dapat berjalan optimal dan benar-benar menghadirkan pengalaman “Mudik Nyaman Bersama” bagi masyarakat

BACA JUGA :

Ini Langkah yang Disiapkan untuk Atasi Rob di Pati
Ini Langkah yang Disiapkan untuk Atasi Rob di Pati
Pemkot Salatiga Komit Perkuat Pelayanan Publik dengan Delapan Aksi Perubahan
Pemkot Salatiga Komit Perkuat Pelayanan Publik dengan Delapan Aksi Perubahan
Jalin Kerjasama dengan BKBH FH USM Rutan Salatiga Perluas Akses Bantuan Hukum dan Keadilan
Jalin Kerjasama dengan BKBH FH USM Rutan Salatiga Perluas Akses Bantuan Hukum dan Keadilan
Program Inpres Jalan Daerah (IJD) dinilai mampu mendorong pertumbuhan ekonomi di Jawa Tengah melalui peningkatan konektivitas antarwilayah. Gubernur Ahmad Luthfi menyampaikan hal itu saat peresmian bantuan IJD di Pendopo Kabupaten Pati, Selasa (23/6/2026), dengan menegaskan bahwa pembangunan jalan menuju kawasan wisata, desa wisata, serta sentra ekonomi akan menjadi prioritas untuk memperluas akses, memperlancar distribusi, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat
IJD Jadi Penggerak Ekonomi Baru, Jateng Prioritaskan Jalan ke Kawasan Wisata
Sistem Kelistrikan Jawa Makin Stabil, PLN Berhasil Pulihkan Pembangkit yang Sempat Gangguan
Sistem Kelistrikan Jawa Makin Stabil, PLN Berhasil Pulihkan Pembangkit yang Sempat Gangguan
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyiapkan konsep aglomerasi wisata lintas daerah untuk menghubungkan berbagai destinasi unggulan dalam satu paket perjalanan terintegrasi. Gubernur Ahmad Luthfi menyampaikan rencana tersebut pada Rembug Pembangunan Provinsi Jawa Tengah 2026 di Kota Tegal, Senin (22/6/2026), guna memperluas dampak ekonomi pariwisata melalui konektivitas destinasi, penguatan infrastruktur, pengembangan 1.000 desa wisata, serta dukungan platform digital terpadu.
Liburan Sekali Jalan, Destinasi Banyak! Jateng Siapkan Paket Wisata Lintas Daerah untuk Dongkrak Ekonomi

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Sebanyak 70 pedagang daging sapi di Pasar Raya Salatiga menghentikan aktivitas jual beli selama lima hari, 22–26 Juni 2026, akibat kelangkaan pasokan sapi yang memicu kenaikan harga daging hingga Rp140.000 per kilogram. Pedagang mengaku penjualan menurun karena konsumen beralih ke bahan pangan lain, sehingga mereka meminta pemerintah turun tangan untuk menstabilkan harga dan menjaga keberlangsungan usaha.
Puluhan Pedagang Daging Sapi di Pasar Raya Kota Salatiga Sepakat Tidak Berjualan
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengalokasikan puluhan miliar rupiah untuk pemeliharaan, rehabilitasi, dan peningkatan ruas jalan provinsi di kawasan Pantura Barat pada 2026. Kebijakan yang disampaikan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi saat Rembug Pembangunan di Kota Tegal, Senin (22/6/2026), bertujuan memulihkan kemantapan jalan yang menurun akibat curah hujan tinggi sekaligus mendukung konektivitas dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Jalan Pantura Barat Jadi Prioritas, Pemprov Jateng Gelontorkan Puluhan Miliar Rupiah untuk Perbaikan dan Pemeliharaan
Seorang pengendara sepeda motor Honda Scoopy berinisial AF (21) meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, tepatnya di kawasan Kumpulrejo, Argomulyo, Sabtu pagi (20/6/2026). Kecelakaan diduga terjadi karena korban kurang konsentrasi saat berkendara hingga motornya oleng ke kiri dan masuk ke parit. Korban sempat dirawat di RSUD dr. Soebarkat Tjitrodarmodjo sebelum dinyatakan meninggal dunia.
Alami Laka Tunggal di JLS, Pengendara Scoopy Meninggal Dunia