[adinserter name="Block 5"]
[adinserter name="Block 4"]

KABAR RASIKA

Gandeng PDAM, Laras Asri Salatiga Berikan Air Bersih Warga Bendosari Terdampak Kekeringan

Gandeng PDAM, Laras Asri Salatiga Berikan Air Bersih Warga Bendosari Terdampak Kekeringan

Gandeng PDAM, Laras Asri Salatiga Berikan Air Bersih Warga Bendosari Terdampak Kekeringan

Dalam menghadapi dampak kemarau panjang di wilayah Bendosari Salatiga, Laras Asri Resort & Spa Salatiga bekerja sama dengan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Salatiga melakukan kegiatan pemberian air bersih bagi masyarakat terdampak kekeringan. Meski hujan kadang turun, warga masih membutuhkan bantuan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.
Foto dok IST
Perwakilan Laras Asri Salatiga saat berikan Air Bersih kepada warga Bendosari Salatiga

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Kemarau panjang membawa dampak bagi masyarakat, termasuk diwilayah Bendosari Salatiga. Meski kadangkala hujan sudah turun, namun kenyataanya Warga masih membutuhkan batuan air bersih di wilayah mereka untuk kebutuhan sehari-hari.

Menyikapi kondisi ini, Laras Asri Resort & Spa Salatiga bekerja sama dengan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Salatiga melakukan kegiatan pemberian air bersih bagi masyarakat terdampak kekeringan. Kegiatan secara langsung dilaksanakan pada, 14 November 2023.

Bambang Pramono Hadi ketua CSR (Corporate Social Responsibility) dan juga Health & Recreation Coordinator Laras Asri Resort & Spa Salatiga berharap dengan adanya aksi peduli ini bisa membantu masyarakat yang sedang membutuhkan air.

“Mudah-mudahan segera ada perubahan situasi sehingga tidak ada kekeringan lagi dan hujan segera turun. Karena air bersih sangat penting bagi masyarakat. Apabila tidak ada air bersih bisa mengganggu kesehatan masyarakat” ujar Bambang.

Bambang Pramono Hadi menambahkan, inisiatif ini merupakan suatu keharusan yang perlu untuk dilakukan, terlebih panjangnya musim kemarau yang dihadapi masyarakat Jawa Tengah pada umumnya akibat fenomena El Nino dan faktor ketidakpastian iklim global yang kini tengah terjadi.

BACA JUGA :

Kehadiran Padi Pot, akankah jadi Solusi Ketahanan Pangan di Salatiga
Kehadiran Padi Pot, akankah jadi Solusi Ketahanan Pangan di Salatiga?
Sebanyak 31 sapi di Kota Salatiga terkonfirmasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) sepanjang Januari hingga 4 September 2026. Dispangtan Salatiga menyebut lalu lintas sapi dari luar daerah menjadi faktor utama penyebaran penyakit. Dari jumlah tersebut, 30 sapi telah sembuh dan satu dipotong paksa, sementara saat ini tidak ada kasus aktif.
31 Sapi di Salatiga Terjangkit PMK, Dinas Pantau Lalu Lintas Ternak
BALAP-LIAR
Balap Liar dan Knalpot Brong Makin Meresahkan, Satlantas Polres Salatiga amankan 75 Motor
Tim sepak bola Popda Kota Salatiga berhasil menjadi juara Popda Jawa Tengah 2026 setelah mengalahkan Kabupaten Wonogiri 1-0 pada partai final. Sebelumnya, Salatiga menyingkirkan Kota Semarang melalui adu penalti 5-3 di semifinal. Gelar ini diraih berkat konsistensi, kekompakan, dan mental bertanding para pemain muda sepanjang kompetisi.
Skuad Muda Juara, Perjuangan Tim Sepak Bola Salatiga di ajang Popda Jateng Berbuah Manis
Ikuti Popda Pelajar, Tim Sepak Bola Salatiga Tampil Meyakinkan, Pastikan Lolos 8 Besar
Ikuti Popda Pelajar, Tim Sepak Bola Salatiga Tampil Meyakinkan, Pastikan Lolos 8 Besar
Warung Makan Podomoro milik Mbah Rukiyem di Jalan Jenderal Sudirman, Salatiga, Jawa Tengah, semakin ramai setelah dikunjungi Anang Hermansyah dan Ashanty. Konten kuliner pasangan selebritas itu membuat tumpang koyor legendaris yang dijual sejak 1969 tersebut diburu pembeli dari berbagai daerah hingga penjualan koyor meningkat dari 7 menjadi 22 kilogram per hari.
Usai Viral dikunjungi Anang-Ashanty Tumpang Koyor Legendaris Podomoro Salatiga Diburu Pembeli

KNOWLEDGE

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Keluarga Mozza Axillia Gunarsa (18), remaja asal Bergas, Kabupaten Semarang, meyakini jasad yang ditemukan merupakan putrinya setelah mengenali pakaian, jepit rambut, rambut ikal, dan ciri gigi korban. Senin (7/9/2026), ayah Mozza meminta proses hukum terhadap tersangka berjalan transparan dan pelaku dihukum berat. Hasil pemeriksaan DNA masih ditunggu keluarga.
Ayah Mozza Minta Pelaku Dihukum Berat, Keluarga Menduga Ada Motif Pembunuhan Berencana
Warga Dusun Kropoh, Desa Duren, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan terkubur di kebun pada Kamis (3/9/2026) sore. Bayi ditemukan Gendro Susanto saat mencari rumput setelah melihat gundukan tanah baru. Polisi kemudian mengamankan lokasi dan melakukan penyelidikan untuk mengungkap kronologi serta pihak yang bertanggung jawab.
Curiga Gundukan Tanah Baru, Warga Bandungan Temukan Bayi Terkubur dan Terbungkus Daster
Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu melalui teori serta praktik langsung di lahan Lapas Purwodadi. Program ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian produktif sebelum kembali ke masyarakat.
Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved

Lebar: px

Tinggi: px