RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Gandeng PDAM, Laras Asri Salatiga Berikan Air Bersih Warga Bendosari Terdampak Kekeringan

Gandeng PDAM, Laras Asri Salatiga Berikan Air Bersih Warga Bendosari Terdampak Kekeringan

Gandeng PDAM, Laras Asri Salatiga Berikan Air Bersih Warga Bendosari Terdampak Kekeringan

Dalam menghadapi dampak kemarau panjang di wilayah Bendosari Salatiga, Laras Asri Resort & Spa Salatiga bekerja sama dengan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Salatiga melakukan kegiatan pemberian air bersih bagi masyarakat terdampak kekeringan. Meski hujan kadang turun, warga masih membutuhkan bantuan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.
Foto dok IST
Perwakilan Laras Asri Salatiga saat berikan Air Bersih kepada warga Bendosari Salatiga

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Kemarau panjang membawa dampak bagi masyarakat, termasuk diwilayah Bendosari Salatiga. Meski kadangkala hujan sudah turun, namun kenyataanya Warga masih membutuhkan batuan air bersih di wilayah mereka untuk kebutuhan sehari-hari.

Menyikapi kondisi ini, Laras Asri Resort & Spa Salatiga bekerja sama dengan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Salatiga melakukan kegiatan pemberian air bersih bagi masyarakat terdampak kekeringan. Kegiatan secara langsung dilaksanakan pada, 14 November 2023.

Bambang Pramono Hadi ketua CSR (Corporate Social Responsibility) dan juga Health & Recreation Coordinator Laras Asri Resort & Spa Salatiga berharap dengan adanya aksi peduli ini bisa membantu masyarakat yang sedang membutuhkan air.

“Mudah-mudahan segera ada perubahan situasi sehingga tidak ada kekeringan lagi dan hujan segera turun. Karena air bersih sangat penting bagi masyarakat. Apabila tidak ada air bersih bisa mengganggu kesehatan masyarakat” ujar Bambang.

Bambang Pramono Hadi menambahkan, inisiatif ini merupakan suatu keharusan yang perlu untuk dilakukan, terlebih panjangnya musim kemarau yang dihadapi masyarakat Jawa Tengah pada umumnya akibat fenomena El Nino dan faktor ketidakpastian iklim global yang kini tengah terjadi.

BACA JUGA :

Sebanyak 31 sapi di Kota Salatiga terkonfirmasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) sepanjang Januari hingga 4 September 2026. Dispangtan Salatiga menyebut lalu lintas sapi dari luar daerah menjadi faktor utama penyebaran penyakit. Dari jumlah tersebut, 30 sapi telah sembuh dan satu dipotong paksa, sementara saat ini tidak ada kasus aktif.
31 Sapi di Salatiga Terjangkit PMK, Dinas Pantau Lalu Lintas Ternak
BALAP-LIAR
Balap Liar dan Knalpot Brong Makin Meresahkan, Satlantas Polres Salatiga amankan 75 Motor
Tim sepak bola Popda Kota Salatiga berhasil menjadi juara Popda Jawa Tengah 2026 setelah mengalahkan Kabupaten Wonogiri 1-0 pada partai final. Sebelumnya, Salatiga menyingkirkan Kota Semarang melalui adu penalti 5-3 di semifinal. Gelar ini diraih berkat konsistensi, kekompakan, dan mental bertanding para pemain muda sepanjang kompetisi.
Skuad Muda Juara, Perjuangan Tim Sepak Bola Salatiga di ajang Popda Jateng Berbuah Manis
Ikuti Popda Pelajar, Tim Sepak Bola Salatiga Tampil Meyakinkan, Pastikan Lolos 8 Besar
Ikuti Popda Pelajar, Tim Sepak Bola Salatiga Tampil Meyakinkan, Pastikan Lolos 8 Besar
Warung Makan Podomoro milik Mbah Rukiyem di Jalan Jenderal Sudirman, Salatiga, Jawa Tengah, semakin ramai setelah dikunjungi Anang Hermansyah dan Ashanty. Konten kuliner pasangan selebritas itu membuat tumpang koyor legendaris yang dijual sejak 1969 tersebut diburu pembeli dari berbagai daerah hingga penjualan koyor meningkat dari 7 menjadi 22 kilogram per hari.
Usai Viral dikunjungi Anang-Ashanty Tumpang Koyor Legendaris Podomoro Salatiga Diburu Pembeli
Kota Salatiga meraih juara I kategori Akses Penduduk ke Layanan Pendidikan dalam Apresiasi Pemda Berprestasi Regional Jawa-Bali 2026 Batch II yang digelar Kemendagri pada 28 Agustus 2026. Atas capaian tersebut, Salatiga mendapat dukungan Rp2 miliar untuk memperkuat akses dan kualitas layanan pendidikan bagi masyarakat.
Bukan Kaleng-kaleng! Kota Salatiga raih Prestasi di Bidang Pendidikan

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
Warga Dusun Kropoh, Desa Duren, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan terkubur di kebun pada Kamis (3/9/2026) sore. Bayi ditemukan Gendro Susanto saat mencari rumput setelah melihat gundukan tanah baru. Polisi kemudian mengamankan lokasi dan melakukan penyelidikan untuk mengungkap kronologi serta pihak yang bertanggung jawab.
Curiga Gundukan Tanah Baru, Warga Bandungan Temukan Bayi Terkubur dan Terbungkus Daster
Tim Penilai Blackspot Therapy Polda Jawa Tengah melakukan survei dan penilaian Jalur Penyelamat di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, Selasa (1/9/2026), untuk memetakan potensi kerawanan kecelakaan. Tim memeriksa kondisi jalan, rambu, marka, fasilitas keselamatan, dan lingkungan sekitar sebagai dasar penyusunan rekomendasi penanganan.
Tim Polda Jateng Cek Jalur Penyelamat JLS Salatiga, Amati Situasi Lalin Penyebab Laka

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved

Lebar: px

Tinggi: px