URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengapresiasi seluruh petugas keamanan dan masyarakat karena telah menciptakan suasana kondusif di Jawa Tangah selama lebaran Idulfitri tahun ini. Tidak banyak kejadian menonjol apalagi kejadian yang meresahkan warga seperti aksi terorisme yang pernah terjadi beberapa tahun lalu.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Ganjar Apresiasi Peran TNI-Polri dan Masyarakat Selama Lebaran

Ganjar Apresiasi Peran TNI-Polri dan Masyarakat Selama Lebaran

Ganjar Apresiasi Peran TNI-Polri dan Masyarakat Selama Lebaran

Featured Image

SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengapresiasi seluruh petugas keamanan dan masyarakat karena telah menciptakan suasana kondusif di Jawa Tangah selama lebaran Idulfitri tahun ini. Tidak banyak kejadian menonjol apalagi kejadian yang meresahkan warga seperti aksi terorisme yang pernah terjadi beberapa tahun lalu.

“Jadi kita masih akan terjaga tapi alhamdulillah, saya menyampaikan terima kasih atas dukungan dari kepolisian dari TNI yang bisa mengamankan semuanya. Kejadian-kejadian yang dulu agak meresahkan masyarakat seperti isu terorisme, bom, dan sebagainya, hampir di Jawa Tengah hari ini aman. Terima kasih masyarakat semua yang sudah membantu,” kaya Ganjar usai menerima Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi dan Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Widi Prasetijono di Kantor Gubernur Jawa Tengah, Rabu (11/5/2022).

Ganjar menjelaskan, petugas yang di lapangan telah bekerja dengan baik dalam menjaga kondusifitas wilayah. Begitu juga dengan pengamanan arus mudik dan arus balik yang berjalan lancar sampai hari ini.

“Lihat saja, beliau-beliau ini matanya masih bengep semua, kurang tidur kemarin karena menjaga. Tentu kami sangat senang dan berterima kasih. Ada kejadian-kejadian yang memang menjadi perhatian kita dan beberapa tipe yang macet bisa dikelola. Berita baiknya tadi Pak Kapolda menyampaikan bahwa semua personel yang di lapangan saat di-swab test negatif semuanya,” jelasnya.

Mudik lebaran tahun ini, lanjut Ganjar, merupakan momentum yang mengharukan. Sebab sudah dua tahun belakangan tidak bisa mudik sehingga begitu dilaksanakan langsung meledak. Animo masyarakat sangat besar. Tercatat ada sekitar 11,4 juta pemudik yang masuk ke Jawa Tengah dengan total 1,7 jutaan kendaraan.

“Mudik ini menjadi persembahan kita, tanggung jawab kita kepada masyarakat yang kemarin melakukan migrasi tempat ke manapun mereka berada. Ya wisata, ya mudik, ya sungkeman. Tentu saya menyampaikan terima kasih atas dukungan masyarakat juga karena masyarakatnya taat terus kemudian kita mengaturnya juga dengan kesungguhan dengan penuh integritas,” ungkap Ganjar.

Fenomena yang terjadi pada arus mudik-balik tahun ini adalah lebih banyak kendaraan dari Jawa Tengah yang keluar daerah pada saat arus balik. Ganjar mengatakan fenomena itu mungkin terjadi karena ada yang mengantar saudara ke perantauan.

“(Kendaraan) yang keluar agak kesedot, mungkin yang kesedot lebih banyak karena lagi nganter saudaranya, nanti akan balik lagi kan. Masih ada operasi yang berjalan selama ini untuk menuntaskan tugas kita karena beberapa kemarin mungkin ada yang work from home, ada yang anak-anaknya belum kembali ke tempat masing-masing,” katanya.

Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi menambahkan kondisi Kamtibmas di Jawa Tengah selama lebaran Idulfitri sangat kondusif. Tidak ada kejadian luar biasa seperti aksi yang meresahkan masyarakat. Beberapa kejadian menonjol salah satunya terjadi di Cilacap yakni peristiwa 45 kapal nelayan terbakar.

“Kamtibmas kondusif. Kejadian yang meresahkan sudah kami antisipasi, saya juga selama lebaran bertahan di Solo karena dulu waktu lebaran ada kejadian Polres dibom. Tapi hari ini aman terkendali,” ungkapnya saat paparan di depan Ganjar.

Ia menambahkan, oeprasi ketupat untuk saat ini sudah berakhir. Meski demikian kepolisian masih melakukan operasi lanjutan atau kegiatan kepolisian yang ditingkatkan (KKYD). Operasi itu dilakukan selama satu pekan setelah operasi ketupat.

“Operasi ketupat sudah berakhir tetapi kita masih menggunakan operasi KKYD satu pekan ke depan. Ini berhasil, artinya beberapa kekurangan menjadi evaluasi kita. Keberhasilan ini tidak hanya dari Polri semata tetapi juga TNI, kawan Pemerintah kabupaten/kota atau Pemda serta stakeholder lain ikut serta,” katanya.

BACA JUGA :

DPW PKS Jawa Tengah menyalurkan paket daging kurban kepada Panti Asuhan Katolik Rumah Shalom di Kota Semarang dalam rangka program Syiar Dzulhijjah 1447 Hijriah, Jumat (29/5/2026). Dari sekitar 800 paket daging yang dihasilkan dari penyembelihan lima sapi dan satu kambing, sebanyak 25 paket diberikan sebagai bentuk kepedulian sosial dan upaya memperkuat harmoni serta persaudaraan lintas agama di tengah masyarakat.
Tebar Kebahagiaan Tanpa Batas Agama, PKS Jateng Salurkan Daging Kurban ke Panti Asuhan Katolik di Semarang
Ratusan warga Muslim, Kristen, Katolik, dan Buddha di Dusun Thekelan, Desa Batur, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang, merayakan Waisak 2570 BE dengan tradisi saling mengucapkan selamat usai ibadah di Vihara Buddha Bhumika, Minggu (31/5/2026). Tradisi yang telah berlangsung puluhan tahun ini menjadi simbol kerukunan, toleransi, dan persaudaraan antarumat beragama yang terus dijaga oleh masyarakat setempat.
Warga Beda Agama ikut Rayakan Waisak di Batur Getasan
MTsN 1 Kabupaten Semarang di Kecamatan Susukan mengolah sampah organik dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan asrama siswa menjadi pakan larva maggot sebagai bagian dari gerakan ecotheology. Inovasi yang berkembang dari penelitian siswa tersebut kini menghasilkan maggot basah dan kering bernilai jual, sekaligus menjadi sarana pendidikan karakter dan pengelolaan lingkungan berkelanjutan.
Manfaatkan Makanan Sisa MBG, MTsN Kabupaten Semarang Budidayakan Maggot
BAZNAS Kabupaten Semarang untuk pertama kalinya mengelola penyembelihan dam haji dari 93 jamaah asal Kabupaten Semarang di RPH Candirejo, Kecamatan Tuntang, Sabtu (30/5/2026). Program yang dilaksanakan berdasarkan regulasi pemerintah tersebut menyalurkan daging dam tamattu’ kepada masyarakat fakir miskin melalui kerja sama dengan Dinas Sosial dan DP3AKB agar bantuan tepat sasaran.
Pertama Kali, BAZNAS Kabupaten Semarang Sembelih 93 Kambing Dam Haji

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

TERKINI

03 Juni 2026 Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 09.00–14
03 Juni 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 09.00–14.00 WIB, Tinggi Air Maksimum 0,9 Meter
BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang memprakirakan pasang laut maksimum di pesisir Semarang dan Jawa Tengah terjadi pada Rabu (3/6/2026) mulai pagi hingga siang hari dengan tinggi muka...
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan sebagian besar wilayah Jawa Tengah pada Rabu, 3 Juni 2026, didominasi kondisi cerah berawan hingga berawan. Suhu udara di Semarang berkisar 25–34 derajat Celsius dengan kelembapan 50–85 persen, sementara hujan ringan hingga sedang berpotensi terjadi di kawasan pegunungan dan dataran tinggi dengan tinggi gelombang selatan Jawa Tengah mencapai 4 meter.
03 Juni 2026: BMKG Prediksi Cuaca Cerah Berawan Dominasi Semarang dan Jawa Tengah
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan sebagian besar wilayah Jawa Tengah pada Rabu, 3 Juni 2026, didominasi kondisi cerah berawan hingga berawan. Suhu udara...
Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, resmi membuka pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 di Aula Ganesha Dinas Pendidikan Kota Salatiga, Selasa (2/6/2026). Pembukaan SPMB menandai dimulainya persaingan ribuan calon siswa untuk masuk sekolah favorit melalui proses seleksi yang berlangsung secara daring pada 2–4 Juni 2026 dengan prinsip objektif, transparan, akuntabel, dan berkeadilan.
Pembukaan SPMB di Salatiga, 2.500 Siswa Bersaing Rebut Sekolah Bergengsi
Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, resmi membuka pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 di Aula Ganesha Dinas Pendidikan Kota Salatiga, Selasa (2/6/2026). Pembukaan...
Pelaksanaan hari pertama Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) daring di Kabupaten Semarang pada Selasa (2/6/2026) sempat membuat sejumlah orang tua calon siswa kebingungan saat mengunggah berkas pendaftaran. Namun, melalui sosialisasi dan pendampingan dari sekolah, proses pendaftaran dapat berjalan lancar sehingga orang tua tetap bisa menyelesaikan pendaftaran dan memantau hasil seleksi secara online dari rumah.
Hari Pertama SPMB Online, Orang Tua Calon Siswa Kebingungan Alur Unggah Berkas
Pelaksanaan hari pertama Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) daring di Kabupaten Semarang pada Selasa (2/6/2026) sempat membuat sejumlah orang tua calon siswa kebingungan saat mengunggah berkas pendaftaran....
Angkringan Godong Lumbu di samping Pos Polisi Taman Kecandran, Kota Salatiga, menjadi pilihan tempat istirahat bagi pengendara yang melintas di Jalan Lingkar Salatiga. Buka setiap hari pukul 16.00–23.00 WIB, angkringan ini menawarkan nasi bakar, ayam gongso, aneka sate, area parkir luas, serta suasana nyaman dengan harga terjangkau untuk berbagai kalangan pengunjung.
Cerdik Baca Peluang di JLS, Kafi Raup Cuan Buka Angkringan Godong Lumbu
Angkringan Godong Lumbu di samping Pos Polisi Taman Kecandran, Kota Salatiga, menjadi pilihan tempat istirahat bagi pengendara yang melintas di Jalan Lingkar Salatiga. Buka setiap hari pukul 16.00–23.00...
Muat Lebih

POPULER

Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, resmi membuka pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 di Aula Ganesha Dinas Pendidikan Kota Salatiga, Selasa (2/6/2026). Pembukaan SPMB menandai dimulainya persaingan ribuan calon siswa untuk masuk sekolah favorit melalui proses seleksi yang berlangsung secara daring pada 2–4 Juni 2026 dengan prinsip objektif, transparan, akuntabel, dan berkeadilan.
Pembukaan SPMB di Salatiga, 2.500 Siswa Bersaing Rebut Sekolah Bergengsi
RSUD dr Soebarkat Tjitrodarmodjo menanggung piutang sebesar Rp2,5 miliar dari pasien titipan pejabat yang belum terselesaikan sejak 2010. Wali Kota Robby Hernawan menyebut pasien layanan mandiri tersebut tidak menyelesaikan pembayaran karena administrasi penagihan tidak jelas, sehingga Pemkot kini mempertimbangkan penghapusan piutang agar tidak membebani keuangan rumah sakit.
Gegara Pasien Titipan Pejabat, RSUD Salatiga Punya Hutang Rp2,5 M

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved