URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

Salam komando mewarnai pertemuan antara Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo dan mantan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman. Keduanya menyatakan siap bersatu demi masyarakat yang lebih sejahtera.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Ganjar dan Amran Sulaiman Bersatu, Siap Kerjasama Untuk Rakyat

Ganjar dan Amran Sulaiman Bersatu, Siap Kerjasama Untuk Rakyat

Ganjar dan Amran Sulaiman Bersatu, Siap Kerjasama Untuk Rakyat

Featured Image

MAKASSAR – Salam komando mewarnai pertemuan antara Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo dan mantan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman. Keduanya menyatakan siap bersatu demi masyarakat yang lebih sejahtera.

Tapi ini bukan urusan Pilpres 2024. Ganjar dan Amran bersatu atas nama Keluarga Alumni Gadjah Mada (Kagama) dan Ikatan Keluarga Alumni Universitas Hasanuddin (IKA Unhas). Dua organisasi alumni Jogjakarta dan Makassar ini siap berkolaborasi untuk mengabdi pada masyarakat.

Ganjar dan Amran menandatangani MoU bersama dalam acara dialog kebangsaan yang digelar Pengda Kagama Sumsel di Hotel Swiss Bell Makassar, Minggu (9/10). Setelah penandatanganan MoU itu, Ganjar dan Amran bersama salah satu petani milenial, Ilmi Ikhsan berdialog bersama soal ketahanan pangan.

“Kita ucapkan terimakasih kepada ketua PP Kagama Pak Ganjar, beliau luar biasa. Kalau tidak salah empat bulan yang lalu kami dengan Pak Ganjar sepakat untuk kerjasama kita tandatangan MoU bersama beliau. Hari ini alhamdulillah sudah tandatangan kerjasama,” katanya.

Amran meyakini, kerjasama itu bisa bersampak positif. Sebab, kedua organisasi alumni ini memiliki massa yang sangat besar.

“Insyaallah ke depan ini sangat kuat kolaborasi alumninya. Pak Ganjar dari UGM Kagama itu 500.000 kemudian Unhas 200.000 alumni. Ini totalnya 700.000. Kalau alumni-alumni ini bisa mempengaruhi 100.000 saja, itu bisa 70 juta. Kalau 70 juta ini bisa berkolaborasi, ini bisa kita mempengaruhi kebijakan pusat untuk ummat bangsa dan negara,” ucapnya.

Sementara itu, Ganjar mengatakan kerjasama ini sangat baik untuk bangsa. Sebab, salah satu pihak yang harus bekerja keras demi masa depan bangsa adalah kaum cendekia.

“Kampus jadi penting untuk ikut berkontribusi kepada bangsa. Misalnya soal tantangan ke depan, soal energi dan pangan. Dengan potensi Indonesia yang besar, kita justru bisa jadi juara. Bisa apa tidak? Kuncinya hanya mau apa tidak. Dan yang harus dipaksa ya kampus,” jelasnya.

Maka kerjasama ini menurutnya sangat baik. Apalagi saat diskusi, ada cerita-cerita menarik dari anak muda milenial yang menjadi petani.

“Kalau saya melihat tadi ada anak muda lulusan pertanian terus kemudian mau bertani, itu harapan besar buat saya dan modernisasi pertanian dan mekanisasi menurut saya menjadi keharusan. Artificial intelligence bisa digunakan sehingga anak-anak muda mau bertani,” jelasnya.

Ada juga seorang guru keren. Seorang guru muda yang risau karena anak-anak tidak mau dan tidak mengerti apa itu pertanian dan kemudian mereka gelisah.

“Maka kalau kemudian mereka diajarkan ya ke sawah, menanam, beternak mulai sejak kecil, maka mungkin itu cara mencintai. Kita sebagai negara agraris mestinya siap. Kalau dunia pusing soal pangan, kita punya stok melimpah. Selain beras ada porang ada sagu ya, tadi anak-anak itu menanam berbagai umbi-umbian menurut saya itu bagian dari ketahanan pangan yang sedang kita siapkan,”pungkasnya.

BACA JUGA :

Salahuddin Al Ayyubi Pawirodiharjo, pelajar SMP Negeri 1 Ungaran, menjadi calon jemaah haji termuda Kabupaten Semarang pada musim haji 2026 dengan berangkat bersama ibunya dari Ungaran, Senin (27/4/2026), setelah menggantikan almarhum ayahnya, dengan persiapan manasik dan izin sekolah selama dua bulan.
Pelajar 14 Tahun Asal Ungaran Jadi Calon Haji Termuda di Kabupaten Semarang
Komisi C DPRD Kabupaten Semarang menyoroti pembangunan pabrik garmen di Desa Deresan, Susukan, yang diduga berjalan tanpa izin sejak beberapa bulan terakhir, setelah ditemukan aktivitas pengolahan lahan seluas 9 hektare dan dampak talud ambrol, sehingga diminta dihentikan sementara hingga perizinan dan komunikasi terpenuhi.
DPRD Kabupaten Semarang Temukan Proyek Pabrik Tanpa Izin di Susukan, Minta Ditutup Sementara
Pemerintah menerapkan program “Ngopeni Nglakoni” di Samsat Salatiga sejak 24 April 2026 yang memungkinkan pembayaran pajak kendaraan tanpa KTP pemilik lama, dengan syarat surat pernyataan sebagai pengaman, guna memudahkan pemilik kendaraan bekas meningkatkan kepatuhan administrasi meski partisipasi awal masih rendah.
Lumayan! Mulai Berlaku di Salatiga Bayar Pajak Kendaraan Tanpa KTP Asli Pemilik
Tim Anak Kabupaten menjuarai final e-sport Mobile Legends Kapolres Salatiga Cup di Museum Polres Salatiga, Minggu (26/4/2026), setelah mengalahkan Privat Lebel melalui strategi agresif sejak awal, dalam laga yang disaksikan ratusan penonton, sebagai upaya Polres Salatiga membina generasi muda dan mempererat hubungan dengan masyarakat.
Remaja asal Kabupaten, Juarai Kapolres Salatiga Cup, Final Mobile Legends Berlangsung Sengit

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

JANGAN LEWATKAN:

Mudik Lebaran 2026 Mobilitas Besar, Antisipasi Maksimal
Mudik Lebaran 2026: Mobilitas Besar, Antisipasi Maksimal
Wajib Baca! Bijak di Jalan, Aman di Tujuan Pentingnya Kesadaran Lalu Lintas di Indonesia
Wajib Baca! Bijak di Jalan, Aman di Tujuan: Pentingnya Kesadaran Lalu Lintas di Indonesia
Etika pengemudi di jalan raya sangat penting untuk menciptakan keselamatan dan kenyamanan bersama. Pengemudi perlu menghormati pejalan kaki dengan berhenti di zebra cross, mengurangi kecepatan di area ramai, tidak berkendara di trotoar, serta memperhatikan anak-anak dan lansia sebagai pengguna jalan paling rentan.
Etika Pengemudi terhadap Pejalan Kaki
Soto Kare Reksa di Salatiga menjadi kuliner legendaris sejak 1942, warisan keluarga Sofyan yang masih mempertahankan resep tradisional dengan kuah santan dan sandung lamur khas. Berlokasi di gang belakang bekas Bioskop Reksa, warung ini tetap ramai dikunjungi pecinta kuliner dari berbagai daerah karena cita rasanya yang autentik.
Soto Kare Reksa Salatiga Sensasi Kuliner sejak 1942
Rasika memberikan panduan bagi masyarakat untuk tetap menjalani masa tua dengan sehat dan bahagia. Artikel ini membahas pentingnya menjaga kesehatan fisik dan mental, tetap bersosialisasi, menekuni hobi positif, serta memperkuat ibadah sebagai kunci menghadapi pertambahan usia dengan penuh rasa syukur dan semangat hidup.
Umur Semakin Bertambah? Ini Tips Agar Tetap Positif di Masa Tua
Lima tempat dimsum di Ungaran, Kabupaten Semarang, menjadi rekomendasi favorit pecinta kuliner. Rasika memperkenalkan ragam inovasi dimsum kekinian yang populer di kalangan masyarakat. Dimsum lezat ini disajikan dengan beragam varian rasa dan topping unik melalui layanan offline maupun ojek online.
Bikin Ngiler! Berikut 5 Rekomendasi Dimsum di Ungaran

INFOGRAFIS

TERKINI

Salahuddin Al Ayyubi Pawirodiharjo, pelajar SMP Negeri 1 Ungaran, menjadi calon jemaah haji termuda Kabupaten Semarang pada musim haji 2026 dengan berangkat bersama ibunya dari Ungaran, Senin (27/4/2026), setelah menggantikan almarhum ayahnya, dengan persiapan manasik dan izin sekolah selama dua bulan.
Pelajar 14 Tahun Asal Ungaran Jadi Calon Haji Termuda di Kabupaten Semarang
Salahuddin Al Ayyubi Pawirodiharjo, pelajar SMP Negeri 1 Ungaran, menjadi calon jemaah haji termuda Kabupaten Semarang pada musim haji 2026 dengan berangkat bersama ibunya dari Ungaran, Senin (27/4/2026),...
stasiun-juwana-masa-lalu
Reaktivasi Jalan Rel Sebagai Kunci Pemerataan, Merajut Konektivitas, dan Memacu Pertumbuhan
Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan mendorong reaktivasi jalur kereta non-aktif di berbagai wilayah Indonesia pada 2026 guna meningkatkan konektivitas, mengurangi beban jalan raya, serta memicu...
Komisi C DPRD Kabupaten Semarang menyoroti pembangunan pabrik garmen di Desa Deresan, Susukan, yang diduga berjalan tanpa izin sejak beberapa bulan terakhir, setelah ditemukan aktivitas pengolahan lahan seluas 9 hektare dan dampak talud ambrol, sehingga diminta dihentikan sementara hingga perizinan dan komunikasi terpenuhi.
DPRD Kabupaten Semarang Temukan Proyek Pabrik Tanpa Izin di Susukan, Minta Ditutup Sementara
Komisi C DPRD Kabupaten Semarang menyoroti pembangunan pabrik garmen di Desa Deresan, Susukan, yang diduga berjalan tanpa izin sejak beberapa bulan terakhir, setelah ditemukan aktivitas pengolahan lahan...
Kenaikan harga kedelai dan plastik kemasan sejak April 2026 menekan pelaku usaha tahu di Salatiga, seperti di Kutowinangun Kidul, yang harus menaikkan harga jual secara bertahap untuk bertahan, akibat lonjakan bahan baku hingga 30 persen yang dipicu faktor global dan nilai tukar rupiah.
Plastik dan Kedelai Mahal, Harga Tahu di Salatiga Naik
Kenaikan harga kedelai dan plastik kemasan sejak April 2026 menekan pelaku usaha tahu di Salatiga, seperti di Kutowinangun Kidul, yang harus menaikkan harga jual secara bertahap untuk bertahan, akibat...
Pemerintah menerapkan program “Ngopeni Nglakoni” di Samsat Salatiga sejak 24 April 2026 yang memungkinkan pembayaran pajak kendaraan tanpa KTP pemilik lama, dengan syarat surat pernyataan sebagai pengaman, guna memudahkan pemilik kendaraan bekas meningkatkan kepatuhan administrasi meski partisipasi awal masih rendah.
Lumayan! Mulai Berlaku di Salatiga Bayar Pajak Kendaraan Tanpa KTP Asli Pemilik
Pemerintah menerapkan program “Ngopeni Nglakoni” di Samsat Salatiga sejak 24 April 2026 yang memungkinkan pembayaran pajak kendaraan tanpa KTP pemilik lama, dengan syarat surat pernyataan sebagai pengaman,...
Muat Lebih

POPULER

SMKN 1 Bawen mengekspor edamame ke Jepang melalui kerja sama industri sebagai bagian pembelajaran berbasis produksi, Kamis (23/4/2026). Program di lahan 3 hektare ini melibatkan 400 siswa dan dikembangkan sejak empat bulan terakhir untuk memenuhi permintaan pasar sekaligus mencetak lulusan berdaya saing global.
Edamame SMKN 1 Bawen Tembus Ekspor Jepang
Pelaku industri dan pekerja rokok di Jawa Tengah menyoroti kebijakan baru terkait pembatasan tar, nikotin, dan klasifikasi industri yang dinilai berpotensi memicu rokok ilegal, disampaikan di Ungaran, Jumat (24/4/2026). Mereka menilai regulasi ini membebani industri legal dan dapat berdampak pada penurunan produksi serta ancaman PHK.
Rokok Ilegal Kian Menguat Ancam Industri Legal, Pekerja Rentan PHK
Komisi C DPRD Kabupaten Semarang menyoroti perluasan Taman Bunga Celosia di Bandungan yang mencapai sekitar 9 hektare tanpa izin lengkap, Jumat (24/4/2026). Dewan meminta wahana belum berizin dihentikan sementara dan pengelola melengkapi administrasi serta memperbaiki pengolahan limbah demi kepatuhan aturan.
Perluasan Taman Bunga Celosia Bandungan Terkendala Izin, Dewan Minta Wahana Hentikan Operasional

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved