KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Ganjar: Kita Genjot Vaksinasi Booster Untuk Persiapan Ramadhan

Ganjar: Kita Genjot Vaksinasi Booster Untuk Persiapan Ramadhan

Ganjar: Kita Genjot Vaksinasi Booster Untuk Persiapan Ramadhan

PURBALINGGA – Warga di Kabupaten Purbalingga, khususnya di Desa Jompo, Kecamatan Kalimanah, dan sekitarnya terlihat antusias untuk mengikuti vaksinasi. Rata-rata di  antara mereka banyak yang akan vaksin tahap ketiga atau booster.

Antusiasme warga tersebut semakin terlihat ketika Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo datang meninjau lokasi vaksin, Jumat (1/4/2022). Warga berebut untuk memberi salam dan menyapa Ganjar yang datang ke lokasi sambil jalan sehat sejauh kurang lebih 11 kilometer. Dalam kunjungan itu Ganjar ditemani oleh istrinya Siti Atikoh.

Di antara warga yang semangat mengikuti vaksinasi adalah Marsunah (63). Begitu Ganjar menyapa peserta vaksin, Marsunah langsung mengangkat tangan dan maju ke depan. Di depan Ganjar ia mengaku sudah vaksin dua kali di Puskesmas.

“Dari pemerintah disuruh ke sini untuk vaksin lagi karena vaksin booster diharuskan. Saya juga mau nyanyi, Pak. Garuda Pancasila,” ujar Marsunah saat ditanya Ganjar kenapa mau divaksin lagi.

Marsunah kemudian bernyanyi Garuda Pancasila. Ganjar yang berdiri di depannya memerhatikan dengan seksama tiap lirik yang dinyanyikan oleh Marsunah. Usai menyanyi Marsunah mendapatkan hadiah dari Ganjar Pranowo. Selain Marsunah, ada dua sampai tiga orang lain yang juga mendapat hadiah dari Ganjar karena mau divaksin.

Ganjar Pranowo menjelaskan, secara umum saat ini pemerintah sedang menggenjot vaksinasi ketiga atau booster, khususnya untuk orang tua. Tapi melihat animo yang besar seperti di Purbalingga, Ganjar justru melihatnya sebagai momentum untuk menggenjot vaksinasi booster ke semua kalangan.

Vaksinasi booster dan mereka yang belum mendapatkan vaksin sama sekali karena sebelumnya berhalangan dilakukan sebagai persiapan memasuki bulan Ramadan tahun ini. Sebelumnya Presiden Joko Widodo juga sudah memberikan isyarat bahwa mudik lebaran tahun ini bisa dilakukan.

“Maka ini menjadi persiapan kita semuanya. Kalau ini kita kembangkan terus sih kita bisa lakukan akselerasi sehingga selama bulan Ramadan mereka yang beribadah bisa tenang, yang menjalankan tarawih juga kita harapkan nanti semua tetap jaga prokes. Kita tetap melindungi diri yang nanti kalau ada acara mudik kita siap semua,” kata Ganjar.

Vaksinasi yang dilakukan oleh Forkompimda Purbalingga itu juga mendapat apresiasi Ganjar Pranowo. Agar dapat menarik minat warga, Bupati bersama Forkompimda menyiapkan berbagai hadiah dengan hadiah utama sepeda motor. Pada kesempatan itu juga diadakan bazar sembako murah.

“Terima kasih untuk Bupati dan Wakil Bupati beserta Forkompimda Kabupaten Purbalingga. Ini menarik. Jadi mereka mengajak warga untuk vaksin, ada bazar sembako murah terus ada hadiah sepeda motor, kulkas, sepeda motor,” kata Ganjar.

Ganjar menambahkan capaian vaksinasi di Jawa Tengah sudah bagus. Untuk vaksin dosis pertama sudah 92 persen dan vaksin kedua mencapai 81 persen.

“Kalau vaksin pertama dan kedua kita sih sudah bagus. Vaksin ketiga atau booster ini sudah hampir 11 persen dari target sebesar 30 persen,” kata Ganjar didampingi Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah Yunita Dyah Suminar.

Lebih lanjut terkait mudik lebaran, Ganjar Pranowo menjelaskan saat ini sedang berkoordinasi dengan Kepolisian dan Kementerian Perhubungan. Berdasarkan riset dari Kementerian Perhubungan ada sekitar 900 ribuan kendaraan bermotor yang akan mudik.

“Kami dengan kepolisian sedang siapkan skenario. Tujuan terbesar pasti Jawa Tengah maka kita siapkan untuk menyambut itu. Salah satunya ini kesehatan kita melindungi, kita atur lalulintasnya. Kita akan komunikasi dengan titik-titik yang nanti akan menjadi titik keberangkatan, biasanya Jakarta, ada juga Jawa Timur, dan Jawa Barat. Ya, kita persiapkan seperti tiga tahun lalu lah (sebelum pandemi Covid-19),” ungkap Ganjar.

Kabar Terkini

POPULER

Polres Semarang mengamankan dua tersangka dugaan pencurian kabel dan baterai tower telekomunikasi di sejumlah wilayah Kabupaten Semarang. Salah satu tersangka, BD, merupakan karyawan Telkomsel dan diduga mengajak IY melakukan pencurian di Desa Jambu pada 9 September 2026. Polisi juga mendalami keterlibatan keduanya dalam sedikitnya 12 lokasi pencurian baterai sejak Januari hingga Mei 2026.
Kabel dan Baterai di 12 Tower Milik Telkomsel Digasak Maling, Kerugian Capai Ratusan Juta
Pemkab Semarang menyiapkan pemenuhan kebutuhan air bersih bagi warga di 21 desa pada sembilan kecamatan yang terdampak kemarau panjang. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyampaikan langkah tersebut pada Senin (14/9/2026) dengan memprioritaskan survei geolistrik untuk mencari potensi sumber air tanah sebelum pengeboran dilakukan secara bertahap.
21 Desa Terdampak Kekeringan, Pemkab Semarang Siapkan Geolistrik untuk Pengeboran Sumber Air
Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang mencatat 218 kejadian kebakaran lahan kosong sepanjang Januari hingga September 2026. Kepala Bidang Operasional dan Penyelamatan Damkar Semarang Tantri Pradono mengatakan kebakaran meningkat karena kondisi lahan kering dan aktivitas manusia, sehingga pemilik lahan diminta menjaga kebersihan serta menghindari pembakaran sampah.
Lahan Kosong Jadi Ladang Api, 218 Kebakaran Terjadi di Semarang
Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
[pekok2]