KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Ganjar: Kita Genjot Vaksinasi Booster Untuk Persiapan Ramadhan

Ganjar: Kita Genjot Vaksinasi Booster Untuk Persiapan Ramadhan

Ganjar: Kita Genjot Vaksinasi Booster Untuk Persiapan Ramadhan

PURBALINGGA – Warga di Kabupaten Purbalingga, khususnya di Desa Jompo, Kecamatan Kalimanah, dan sekitarnya terlihat antusias untuk mengikuti vaksinasi. Rata-rata di  antara mereka banyak yang akan vaksin tahap ketiga atau booster.

Antusiasme warga tersebut semakin terlihat ketika Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo datang meninjau lokasi vaksin, Jumat (1/4/2022). Warga berebut untuk memberi salam dan menyapa Ganjar yang datang ke lokasi sambil jalan sehat sejauh kurang lebih 11 kilometer. Dalam kunjungan itu Ganjar ditemani oleh istrinya Siti Atikoh.

Di antara warga yang semangat mengikuti vaksinasi adalah Marsunah (63). Begitu Ganjar menyapa peserta vaksin, Marsunah langsung mengangkat tangan dan maju ke depan. Di depan Ganjar ia mengaku sudah vaksin dua kali di Puskesmas.

“Dari pemerintah disuruh ke sini untuk vaksin lagi karena vaksin booster diharuskan. Saya juga mau nyanyi, Pak. Garuda Pancasila,” ujar Marsunah saat ditanya Ganjar kenapa mau divaksin lagi.

Marsunah kemudian bernyanyi Garuda Pancasila. Ganjar yang berdiri di depannya memerhatikan dengan seksama tiap lirik yang dinyanyikan oleh Marsunah. Usai menyanyi Marsunah mendapatkan hadiah dari Ganjar Pranowo. Selain Marsunah, ada dua sampai tiga orang lain yang juga mendapat hadiah dari Ganjar karena mau divaksin.

Ganjar Pranowo menjelaskan, secara umum saat ini pemerintah sedang menggenjot vaksinasi ketiga atau booster, khususnya untuk orang tua. Tapi melihat animo yang besar seperti di Purbalingga, Ganjar justru melihatnya sebagai momentum untuk menggenjot vaksinasi booster ke semua kalangan.

Vaksinasi booster dan mereka yang belum mendapatkan vaksin sama sekali karena sebelumnya berhalangan dilakukan sebagai persiapan memasuki bulan Ramadan tahun ini. Sebelumnya Presiden Joko Widodo juga sudah memberikan isyarat bahwa mudik lebaran tahun ini bisa dilakukan.

“Maka ini menjadi persiapan kita semuanya. Kalau ini kita kembangkan terus sih kita bisa lakukan akselerasi sehingga selama bulan Ramadan mereka yang beribadah bisa tenang, yang menjalankan tarawih juga kita harapkan nanti semua tetap jaga prokes. Kita tetap melindungi diri yang nanti kalau ada acara mudik kita siap semua,” kata Ganjar.

Vaksinasi yang dilakukan oleh Forkompimda Purbalingga itu juga mendapat apresiasi Ganjar Pranowo. Agar dapat menarik minat warga, Bupati bersama Forkompimda menyiapkan berbagai hadiah dengan hadiah utama sepeda motor. Pada kesempatan itu juga diadakan bazar sembako murah.

“Terima kasih untuk Bupati dan Wakil Bupati beserta Forkompimda Kabupaten Purbalingga. Ini menarik. Jadi mereka mengajak warga untuk vaksin, ada bazar sembako murah terus ada hadiah sepeda motor, kulkas, sepeda motor,” kata Ganjar.

Ganjar menambahkan capaian vaksinasi di Jawa Tengah sudah bagus. Untuk vaksin dosis pertama sudah 92 persen dan vaksin kedua mencapai 81 persen.

“Kalau vaksin pertama dan kedua kita sih sudah bagus. Vaksin ketiga atau booster ini sudah hampir 11 persen dari target sebesar 30 persen,” kata Ganjar didampingi Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah Yunita Dyah Suminar.

Lebih lanjut terkait mudik lebaran, Ganjar Pranowo menjelaskan saat ini sedang berkoordinasi dengan Kepolisian dan Kementerian Perhubungan. Berdasarkan riset dari Kementerian Perhubungan ada sekitar 900 ribuan kendaraan bermotor yang akan mudik.

“Kami dengan kepolisian sedang siapkan skenario. Tujuan terbesar pasti Jawa Tengah maka kita siapkan untuk menyambut itu. Salah satunya ini kesehatan kita melindungi, kita atur lalulintasnya. Kita akan komunikasi dengan titik-titik yang nanti akan menjadi titik keberangkatan, biasanya Jakarta, ada juga Jawa Timur, dan Jawa Barat. Ya, kita persiapkan seperti tiga tahun lalu lah (sebelum pandemi Covid-19),” ungkap Ganjar.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
Pemkab Semarang mendorong Wisata Edukasi Setepeng di Bergas Lor menjadi pusat pelatihan keterampilan bagi masyarakat, termasuk ASN dan non-ASN menjelang pensiun. Budidaya ayam petelur dan ikan menjadi salah satu pilihan usaha yang dapat dipelajari secara langsung. Kawasan seluas sekitar 2,2 hektare itu juga akan dikembangkan dengan tanaman buah dan komoditas lainnya.
Wisata Edukasi Setepeng Jadi Tempat Belajar Usaha, Bupati Semarang Sasar ASN Jelang Pensiun
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
Fakultas Pertanian dan Bisnis UKSW melalui program KKN mendampingi 25 warga Dusun Sengon, Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah bio-slurry dan limbah kotoran sapi menjadi pupuk organik cair, pupuk organik padat, serta MOL. Kegiatan selama sebulan ini mendorong pemanfaatan bahan lokal untuk mendukung pertanian berkelanjutan dan mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia.
KKN UKSW di Desa Manggihan, Mahasiswa Olah Limbah Biogas jadi Pupuk Organik
[pekok2]