URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Ganjar Pranowo hadir di Kota Salatiga dalam rangka memberikan pengarahan kepada Pj. Wali Kota yang baru saja dilantik menggantikan pasangan Yuliyanto-Haris yang usai masa bhaktinya pada 22 Mei 2022 lalu, serta kepada seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemkot Salatiga.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Ganjar Pranowo Minta Salatiga Genjot UMKM, Dengan Memperhatikan Kelompok Disabilitas

Ganjar Pranowo Minta Salatiga Genjot UMKM, Dengan Memperhatikan Kelompok Disabilitas

Ganjar Pranowo Minta Salatiga Genjot UMKM, Dengan Memperhatikan Kelompok Disabilitas

featured-img

Penjabat Wali Kota Salatiga, Drs. Sinoeng Noegroho Rachmadi, M.M., didampingi Sekretaris Daerah Kota Salatiga, Ir. Wuri Pujiastuti, M.M., menerima kunjungan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, SH, M.IP, ke Pemkot Salatiga, Selasa (24/5/22).

Ganjar Pranowo hadir di Kota Salatiga dalam rangka memberikan pengarahan kepada Pj. Wali Kota yang baru saja dilantik menggantikan pasangan Yuliyanto-Haris yang usai masa bhaktinya pada 22 Mei 2022 lalu, serta kepada seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemkot Salatiga.

Kepada Gubernur, Sinoeng menyampaikan bahwa, pada Senin 23 Mei 2022 telah dilakukan Serah Terima Jabatan Wali Kota, Ketua TP PKK, dan Ketua Dekranasda. Kemudian, hari ini ia memimpin apel untuk pertama kalinya, yang dilanjutkan dengan pengarahan OPD perihal amanat Gubernur saat dirinya dilantik.

“Pak Gub, kami laporkan, kami hadir dengan formasi lengkap. 40 orang dari OPD, Camat, Lurah dan Forkopimda. Kami mengucapkan sugeng rawuh di Kota Salatiga, dan terima kasih atas kunjungan pertama Pak Gubernur di antara empat penjabat kepala daerah. Dimohon Pak Gubernur untuk memberikan pengarahan, bukan hanya untuk membuat kami bombong, tetapi untuk kami gas pol gerak serentak untuk melayani, melayani dan sekali lagi melayani masyarakat,” tutur Sinoeng.

Menurut Ganjar Pranowo, Salatiga merupakan kota yang unik, menarik dan perkembangannya menjadi perhatian dunia. Hal itu harus selalu dijaga, jangan sampai Salatiga yang menjadi simbol Kota Toleran se-Indonesia tercoreng.

Meskipun Presiden sudah menyatakan jika boleh tidak memakai masker di ruang terbuka, tapi ia mengaku senang karena masih ditemui warga yang memiliki kesadaran untuk tetap memakai masker saat berada di keramaian. Baginya, itu adalah kualitas manusia yang meningkat. Jangan sampai pandemi meledak lagi dan dampak situasi yang ada saat ini bisa menjadi reflek mitigasi.

“Mari dampaknya mulai kita perbaiki, Salatiga di Tahun 2023 kita siapkan seperti apa. Saran saya, kuatkan di Ekonomi UMKM, serta kelompok perempuan dan disabilitas agar makin mandiri. Kalau dari sisi kreatifitas, Salatiga tidak kurang-kurang. Saya senang. Tidak usah diajari pasti sudah pintar. Yang tidak kalah penting, berikan ruang dan pendampingan bagi UMKM untuk bisa mengakses APBD. Kawan-kawan Camat pasti sudah tahu posisi dan potensi wilayahnya masing-masing. Jika 40 persen APBD dibelanjakan untuk UMKM, maka kekuatan kita akan luar biasa,” tegasnya.

Suasana penyambutan Gubernur saat di salatiga (Vidio by Mimalelyplant)

Lebih jauh, Gubernur mengajak Pemkot Salatiga untuk menggenjot perekonomian, tidak bisa tidak. Untuk itu, lanjut Ganjar Pranowo, Pj Wali Kota bisa mengajak Bank Jateng, Baznas jika perlu, CSR dengan layanan murah mudah cepat.

BACA JUGA :

Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah menggelar Festival Jateng Syariah (FAJAR) 2026 di Queen City Mall Semarang pada 6–9 Agustus 2026 untuk memperkuat literasi serta ekosistem ekonomi dan keuangan syariah. Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah, M. Noor Nugroho, menyebut kegiatan ini mengedepankan kolaborasi lintas sektor melalui penguatan literasi, pengembangan Halal Value Chain, pemberdayaan UMKM, dan perluasan akses ekonomi syariah yang inklusif serta berkelanjutan.
BI Jateng Tancap Gas Bangun Ekonomi Syariah, 450 Guru Disiapkan Jadi Motor Literasi Halal
Satpol PP dan Damkar Kabupaten Semarang memperkuat upaya pencegahan kebakaran di TPA Blondo, Kecamatan Bawen, selama musim kemarau dengan penyemprotan rutin di titik rawan dan peningkatan kesiapsiagaan personel. Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Semarang, Anang Sukoco, menyebut langkah tersebut dilakukan menyusul meningkatnya kasus kebakaran yang telah mencapai 80 kejadian hingga awal Agustus 2026, didominasi kebakaran hutan dan lahan.
Cegah Kebakaran TPA Blondo, Damkar Kabupaten Semarang Rutin Semprot Titik Rawan
Warga Resah! Pemkot Salatiga Larang Buang Sampah Organik ke TPA Ngronggo
Warga Resah! Pemkot Salatiga Larang Buang Sampah Organik ke TPA Ngronggo
Polres Semarang meningkatkan upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) memasuki musim kemarau dengan memperkuat kesiapsiagaan personel, memetakan wilayah rawan, serta mengintensifkan patroli terpadu bersama TNI, BPBD, dan instansi terkait. Kapolres Semarang, Heru Dwi Purnomo, menegaskan langkah tersebut dilakukan untuk meminimalkan risiko kebakaran melalui pencegahan, edukasi masyarakat, dan penegakan hukum terhadap pelaku pembakaran lahan.
Musim Kemarau Kian Memuncak, Kapolres Semarang: Tindak Tegas Pelaku Pembakaran Hutan dan Lahan!
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI melakukan monitoring implementasi indikator Desa Antikorupsi di Desa Banyubiru, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang, Rabu (5/8/2026). Ketua Tim Monitoring sekaligus Direktur Pembinaan Peran Serta Masyarakat KPK, Aris Dedy Arham, meminta pemerintah desa lebih tertib menyusun laporan keuangan BUMDes setiap semester sesuai ketentuan, sekaligus memastikan komitmen desa dalam menerapkan tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.
KPK Ingatkan Laporan BUMDes Saat Monitoring Desa Antikorupsi di Banyubiru
Organisasi kemanusiaan Sugihan Peduli menyalurkan 12.000 liter air bersih menggunakan delapan armada tangki kepada warga Dusun Jagir, Desa Kedungringin, Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang, pada Selasa (4/8/2026). Bantuan diberikan sebagai respons atas krisis air bersih akibat musim kemarau yang menurunkan debit sumur dan mata air, sekaligus untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat hingga distribusi berlangsung sampai malam hari.
Ringankan Beban Warga saat Kemarau, Sugihan Peduli Salurkan Ribuan Liter Air Bersih ke Dusun Jagir

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Pemerintah Kota Salatiga dan LPK Serbaindo menjalin kolaborasi strategis untuk memperluas kesempatan kerja ke Jepang melalui pelatihan dan penempatan tenaga kerja resmi. Audiensi yang dipimpin Direktur LPK Serbaindo, Iman Abdul Rahman, bersama Wali Kota Salatiga, Robby Hernawan, membahas penyusunan nota kesepahaman (MoU), sosialisasi ke sekolah dan masyarakat, serta pengembangan kerja sama internasional guna meningkatkan kualitas SDM dan menekan angka pengangguran di Salatiga.
Perluas Kesempatan, LPK Serbaindo dan Pemkot Salatiga siap Kirim Tenaga Kerja ke Jepang
Belajar dari Keberhasilan Desa Wisata Penglipuran Bali 3
Belajar dari Keberhasilan Desa Wisata Penglipuran Bali
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Rabu, 5 Agustus 2026, didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB mencatat suhu udara di Semarang 24,1 derajat Celsius dengan kelembapan 85 persen, sementara hujan ringan berpotensi terjadi secara tidak merata di wilayah pegunungan, dataran tinggi, sebagian Jawa Tengah bagian timur, dan sekitarnya.
05 Agustus 2026: Cuaca Semarang Cerah Berawan, BMKG Prediksi Hujan Ringan di Sejumlah Wilayah Jawa Tengah

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved