URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]

Mbak Google

KABAR RASIKA

Gapura Dan Taman Vertikal Dari Limbah Plastik Jadi Kado Haornas Salatiga

Gapura Dan Taman Vertikal Dari Limbah Plastik Jadi Kado Haornas Salatiga

Gapura Dan Taman Vertikal Dari Limbah Plastik Jadi Kado Haornas Salatiga

featured-img
Sejumlah warga saat berfoto didepan gapura yang terbuat dari limbah plastik (Photo: /imam)

Salatiga, RASIKAFM – Kreatifitas masyarakat di Kampung Mrican, Gendongan, Tingkir, Kota Salatiga yang membuat gapura dan taman vertikal dari limbah plastik patut diacungi jempol. Hanya berlangsung beberapa waktu, mereka dengan marathon mengumpulkan sampah plastik yang ada di sekitar lingkungannya. Kemudian, sampah itu dibersihkan dan dibentuk menjadi sebuah gapura dan taman vertikal kampung yang megah dan cantik.

“Masyarakat Kampung Mrican melakukan itu dengan sukarela. Mereka sadar bagaimana menciptakan lingkungannya menjadi bersih dan sehat,” kata Imam Mas Arum, Ketua RW 01 Mrican.

Ide pembuatan gapura dan taman vertikal dari limbah botol plastik itu, diakui Imam berasal dari  masyarakat di lingkungan Mrican sendiri. Mereka memanfaatkan limbah plastik yang biasanya dibuang di jalan oleh warga yang tak sadar lingkungan menjadi suatu kreasi unik dan menarik.

Di samping gapura yang megah, sampah plastik itu juga disulap menjadi media tanam yang beraneka ragam baik dengan tanaman hias maupun pangan. Tanaman tersebut kemudian ditata sedemikian rupa memanfaatkan tembok kosong di sepanjang jalan kampung tersebut. Taman vertikal yang memiliki panjang seluas 244 m2, juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas lainnya. Adapun fasilitas pendukungnya ada poskamling, taman baca anak, media bermain, permainan tradisonal, area pojok refleksi, quotes berbahasa jawa, photoboot/area selfie dan berbagai tanaman, baik toga, hias maupun pangan lainnya yang bermanfaat bagi masyarakat. Taman dan gapura ini dibuat sepenuhnya dari swadaya masyarakat.

Taman vertikal tersebut diresmikan oleh Wakil Walikota Salatiga Dr. Moh. Haris, S.S., M.Si. Acara peresmian tersebut, dimeriahkan juga dengan senam bersama, ibu-ibu dasawisma warga setempat.
Dalam sambutannya Haris menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya dengan kreatifitas warga Mrican atas ide kreatif dan guyubnya dalam mewujudkan kampung yang indah dan asri, tegasnya. Haris juga menambahkan semoga semangat dan kreatifitas seperti ini dapat menular pada kampung-kampung lainnya di Kota Salatiga.

Taman Vertikal cantik ini memnafaatkan botol bekas dan tembok kosong pembatas kampung
“Sampah plastik itu kan biasanya dibuang begitu saja oleh pengguna jalan yang melintas, sehingga mengotori lingkungan di sini. Tapi masyarakat mampu menyulap sampah itu menjadi hal yang bermanfaat dan akhirnya inisiatifnya dibuat sebagai penghias gapura kampung dan taman mereka,” Imam menerangkan.
Ia berharap apa yang telah dilakukan masyarakat Mrican Kelurahan Gendongan dapat memotivasi masyarakat Kota Salatiga pada umumnya untuk melakukan hal yang sama dalam rangka menciptakan Kota Salatiga menjadi kota bersih yang peduli lingkungan.

Sejumlah anak anak tengah bermain di lingkungan yang asri.

“Apa pun hal positif yang dirancang oleh pemerintah tanpa keterlibatan dan peran serta masyarakat itu mustahil. Sehingga apa yang telah dilakukan masyarakat Mrican Kelurahan Gendongan patut menjadi contoh dan motivasi masyarakat Kota Salatiga lainnya,” harap Imam.

Ia mengaku bangga dengan kreatifitas warganya yang bisa membuat karya cantik dan megah dari limbah plastik ini sebagai bukti dukungan terwujudnya salah satu misi Kota Salatiga, yaitu meningkatkan kualitas penataan ruang dan infrastruktur perkotaan yang berwawasan lingkungan.

“saya sangat bangga dengan apa yang telah dilakukan masyarakat RW 01 Mrican, Gendongan, Tingkir Kota Salatiga. Lingkungan sekitarnya saat ini menjadi bersih dan sangat enak dipandang. Saya pribadi saja sampai ketagihan berkunjung ke lingungan RT yang bergapura limbah tersebut,” tegasnya

Sumber : Ketua RW 01 Mrican

BACA JUGA :

SD Negeri Bener 01 di Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, menyediakan layanan mobil antar pulang bagi siswa menggunakan bekas angkot yang dibeli dari hasil patungan guru. Program yang mulai berjalan sejak Juni 2026 ini bertujuan membantu orang tua yang kesulitan menjemput anak sekaligus meningkatkan keselamatan siswa karena lokasi sekolah berada di tepi Jalan Raya Semarang–Solo yang padat lalu lintas.
Gani, Guru Olah Raga SD Bener Tengaran, Pagi Mengajar Siang antar Siswa Pulang
Proposal permohonan bantuan dana untuk rangkaian peringatan Hari Koperasi, Hari Jadi ke-1.276 Kota Salatiga, HUT ke-81 Kemerdekaan RI, dan Apeksi Kota Salatiga Tahun 2026 menjadi sorotan setelah beredar di kalangan pelaku usaha dan media sosial. Menanggapi polemik tersebut, Sekretaris Daerah Kota Salatiga pada konferensi pers, Kamis (16/7/2026), memutuskan menarik proposal yang sebelumnya telah tersebar, setelah muncul kritik terkait kebutuhan tambahan anggaran sebesar Rp400 juta di luar alokasi APBD.
Viral di Medsos! Proposal Permohonan Dana HUT RI di Salatiga Jadi Omongan Netizen
Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah, Abdul Ghaffar Rozin atau Gus Rozin, menyatakan kesiapannya maju sebagai calon Ketua Umum PBNU dalam Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama. Pernyataan itu disampaikan di hadapan para Ketua PCNU se-Jawa Tengah saat Silaturahim PCNU di Salatiga, Rabu (15/7/2026), sebagai ikhtiar memperkuat persatuan organisasi dan menghadirkan kepemimpinan yang berdaulat, bermartabat, serta bermanfaat bagi umat, bangsa, dan kemanusiaan.
Silaturahim Bersama PCNU se-Jawa Tengah, Gus Rozin Nyatakan Siap Maju pada Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama
PT Jasamarga Semarang Batang melakukan uji kekesatan (Skid Resistance Test) di Ruas Tol Semarang–Batang sebagai bagian dari pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM). Pengujian ini bertujuan mengukur daya cengkeram ban terhadap permukaan jalan agar risiko kendaraan tergelincir dapat diminimalkan, sekaligus menjadi dasar pelaksanaan pemeliharaan demi menjaga keamanan, kenyamanan, dan keselamatan pengguna jalan tol.
Ternyata Jalan Tol Rutin Jalani Uji Kekesatan Jalan, Apa Itu dan Mengapa Penting?

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Sekretaris Daerah Kabupaten Semarang Valeanto Soekendro dikukuhkan sebagai Ketua Korpri Kabupaten Semarang periode 2026–2031 di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang, Kamis (9/7/2026). Ia akan mengusulkan penempatan ASN lebih dekat dengan domisili melalui Baperjakat untuk menekan biaya transportasi, sekaligus mendorong transformasi digital, solidaritas anggota, dan optimalisasi aset Korpri.
Ketua Korpri Kabupaten Semarang Usulkan ASN Bekerja Dekat Rumah demi Tekan Biaya Hidup
SMA Sainstek Ahmad Dahlan Salatiga menggelar kegiatan Awalussanah di Gedung DPRD Kota Salatiga, Sabtu (11/7/2026), dengan penyampaian materi menggunakan bahasa Inggris dan Indonesia. Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan program sekolah, guru, dan siswa baru sekaligus menegaskan komitmen membangun sekolah modern berbasis sains, teknologi, riset, serta nilai-nilai Al-Qur'an dan Al-Hadits untuk menyiapkan lulusan berdaya saing global.
42 Siswa Baru SMA Sainstek Salatiga ikuti Awalussanah, Penyajian Materi disampaikan dalam Dua Bahasa
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Senin, 13 Juli 2026, didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan. Hasil pengamatan pukul 06.00 WIB menunjukkan suhu udara di Semarang mencapai 25,4 derajat Celsius dengan kelembapan 65 persen, sementara cuaca kering masih berpotensi meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan di sejumlah wilayah.
13 Juli 2026: Cuaca Semarang Cerah, BMKG Minta Waspadai Potensi Kebakaran Hutan dan Lahan di Jawa Tengah