URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Dukungan terhadap Sudaryono, Ketua DPD Gerindra Jawa Tengah, dalam kontestasi Pemilihan Gubernur Jawa Tengah (Pilgub Jateng) 2024 terus bertambah. Yuliyanto, Ketua DPC Gerindra Salatiga, menyatakan bahwa Sudaryono adalah pilihan yang tepat untuk memimpin Jawa Tengah, menganggapnya memenuhi syarat dan kriteria yang diperlukan oleh masyarakat.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Gerindra Salatiga Dukung Sudaryono Maju Sebagai Gubernur Jateng 2024

Gerindra Salatiga Dukung Sudaryono Maju Sebagai Gubernur Jateng 2024

Gerindra Salatiga Dukung Sudaryono Maju Sebagai Gubernur Jateng 2024

Foto dok IST
Ketua DPC Gerindra Salatiga Yuliyanto dalam sebuah acara
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Dukungan untuk Ketua DPD Gerindra Jawa Tengah Sudaryono dalam kontestasi Pemilihan Gubernur Jawa Tengah (Pilgub Jateng) 2024 terus bermunculan.

Terbaru, Ketua DPC Gerindra Salatiga Yuliyanto menyampaikan Sudaryono merupakan sosok yang tepat untuk menjadi pemimpin di Jawa Tengah. Menurutnya, Sudaryono memenuhi sejumlah syarat yang dibutuhkan dan sesuai kriteria kebutuhan masyarakat saat ini.

“Meski belum lama menjadi ketua DPD Gerindra Jawa Tengah, Mas Dar (panggilan Sudaryono) ini sudah keliling ke semua wilayah. Ini menunjukan energi dan tanggungjawab yang cukup besar pada tugas yang diembannya,” kata Yuliyanto dalam siaran Persnya Rabu (28/2/2024).

Selain itu, Sudaryono masih berusia muda. Meski begitu, pengalamannya dalam berorganisasi dan pengabdian ke masyarakat sangat banyak. Sudaryono merupakan

Ketua Umum DPP Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) dan juga Ketua Dewan Penasehat Pedagang Pejuang Indonesia Raya (PAPERA). “Sebagai sosok muda, sangat memerhatikan perkembangan zaman dalam membesarkan partai, penggunaan IT dan pengembangan SDM menjadi perhatian khusus,” ungkap Yuliyanto.

“Tapi tentu yang tak boleh dilupakan adalah kemenangan pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka di Jawa Tengah dalam Pilpres 2024 ini juga berkat kerja keras Sudaryono yang juga ketua DPD Gerindra Jawa Tengah,” kata Yuliyanto.

Yuliyanto mengungkapkan, Sudaryono mengemban tugas tak mudah di Jawa Tengah. Karena selain harus mengawal kemenangan Prabowo-Gibran di Pilpres 2024, juga harus mengamankan kursi di Pemilu Legislatif untuk semua tingkatan, dari DPR RI, DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten/Kota. “Ternyata tantangan tersebut berhasil dilaksanakan dengan baik oleh Mas Dar, sehingga layak untuk dicalonkan di Pilgub Jateng 2024,” paparnya.

BACA JUGA :

BRI Kantor Cabang Salatiga menanggapi dugaan penyalahgunaan dana sekitar Rp40 miliar yang diduga melibatkan oknum pekerja dengan menghormati proses hukum di Polres Salatiga. Pada Rabu (12/8/2026), BRI menyatakan telah memproses PHK terhadap pekerja yang diduga terlibat fraud serta memperkuat pengawasan internal untuk menjaga kepercayaan nasabah.
Tanggapi Pemberitaan Dugaan Fraud Rp 40 Miliar, BRI Cabang Salatiga Tegaskan Hormati Proses Hukum
Sekitar 900 siswa SD hingga SMU di Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, mengikuti lomba tari keprajuritan pada Selasa (11/8/2026) untuk memeriahkan HUT RI ke-81 dan TMMD Reguler ke-129 di Desa Cukil. Kegiatan yang diawali flashmob itu sekaligus menjadi upaya melestarikan tari keprajuritan yang menggambarkan perjuangan merebut kemerdekaan.
Meriah! Ratusan Siswa di Tengaran ikuti Lomba Tari Keprajuritan
Seorang pelajar kelas 10 SMK Bakti Nusantara berinisial KM (16) ditilang Satlantas Polres Salatiga karena mengendarai sepeda motor dengan knalpot tidak sesuai spesifikasi di pertigaan Cebongan, Selasa (11/8/2026). Polisi menilai suara knalpot brong mengganggu kenyamanan pengguna jalan. Selain penindakan, Kasat Lantas AKP Henry Sulistyanta memberikan edukasi agar pelajar tidak menggunakan knalpot yang menimbulkan kebisingan.
Tertangkap Basah Gunakan Knalpot Brong di Pertigaan Cebongan, Siswa SMA di Salatiga Tertunduk Lesu
Ratusan siswa SMK Negeri 1 Salatiga menggelar aksi di lingkungan sekolah pada Senin untuk mempertanyakan perubahan rencana pembangunan fasilitas yang sebelumnya disepakati sebagai ruang ekspresi siswa. Aksi muncul setelah siswa mendapat informasi lahan tersebut akan digunakan untuk ruang praktik. Kepala sekolah menyebut persoalan terjadi akibat miskomunikasi dan memastikan ruang ekspresi tetap dibangun di lokasi berbeda, sementara sekolah menggelar audiensi untuk menjelaskan perubahan tersebut.
Merasa Kecewa dengan Sekolah, Ratusan Siswa SMK 1 Salatiga Gelar Aksi Demo
Ratusan warga Perumahan Taman Manunggal Asri dan Wisma Karebet, Dusun Tugu, Desa Bener, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, memeriahkan HUT ke-81 RI melalui senam bersama dan jalan sehat sejauh 1 kilometer pada Minggu (9/8/2026). Kegiatan yang digelar Karang Taruna Manebet tersebut berlangsung sejak pagi dan melibatkan anak-anak hingga orang dewasa, dengan pelepasan burung perkutut sebagai simbol dimulainya jalan sehat sekaligus pesan pelestarian lingkungan.
Meriah! Karang Taruna Manebet Sukses gelar Acara Senam dan Jalan Santai
Kecelakaan lalu lintas melibatkan Honda Vario H-5153-CI dan Kawasaki Ninja AD-6999-HM di Simpang Tiga Tegalrejo, Kelurahan Tegalrejo, Argomulyo, Kota Salatiga, Minggu (9/8/2026) pagi. Pengendara Vario, P (60), warga Getasan, Kabupaten Semarang, mengalami cedera kepala setelah bertabrakan saat berbelok dan kemudian meninggal dunia setelah mendapat perawatan, sedangkan pengendara Kawasaki Ninja tidak mengalami luka serius.
Dua Motor Adu Banteng Minggu Pagi. Pengendara Honda Vario Wassalam

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Pemkab Semarang segera mencatat tanah hibah dari Kementerian Pertanian seluas sekitar 2,3 hektare sebagai aset daerah setelah dokumen administrasinya lengkap, Selasa (11/8/2026). Tanah eks Balai Penyuluhan Pertanian yang dihibahkan sejak 1991 tersebut diperkirakan bernilai Rp58 miliar. Pemkab Semarang juga menunggu proses sertifikasi tanah 14,8 hektare dari Badan Bank Tanah di Desa Branjang yang bernilai sekitar Rp60 miliar.
35 Tahun Mangkrak, Tanah Hibah Kementan untuk Pemkab Semarang Akhirnya Tuntas
Satreskrim Polres Semarang menetapkan TI (25) dan DPP (20) sebagai tersangka kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (6/8/2026). Polisi mengungkap aksi tersebut direncanakan sehari sebelumnya dan dilakukan dengan memukul korban menggunakan palu sebelum kedua tersangka membawa 53 telepon genggam serta mobil korban ke Gubug, Grobogan. Keduanya kini dijerat pasal pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan dengan ancaman pidana seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.
Kronologi Perampokan Disertai Pembunuhan Bos Royal Phone Ambarawa, Korban Dihabisi Pakai Palu di Bagian Kepala
Pemerintah Kota Salatiga dan LPK Serbaindo menjalin kolaborasi strategis untuk memperluas kesempatan kerja ke Jepang melalui pelatihan dan penempatan tenaga kerja resmi. Audiensi yang dipimpin Direktur LPK Serbaindo, Iman Abdul Rahman, bersama Wali Kota Salatiga, Robby Hernawan, membahas penyusunan nota kesepahaman (MoU), sosialisasi ke sekolah dan masyarakat, serta pengembangan kerja sama internasional guna meningkatkan kualitas SDM dan menekan angka pengangguran di Salatiga.
Perluas Kesempatan, LPK Serbaindo dan Pemkot Salatiga siap Kirim Tenaga Kerja ke Jepang

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved