KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Gerindra Salatiga Dukung Sudaryono Maju Sebagai Gubernur Jateng 2024

Gerindra Salatiga Dukung Sudaryono Maju Sebagai Gubernur Jateng 2024

Gerindra Salatiga Dukung Sudaryono Maju Sebagai Gubernur Jateng 2024

Foto dok IST
Ketua DPC Gerindra Salatiga Yuliyanto dalam sebuah acara

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Dukungan untuk Ketua DPD Gerindra Jawa Tengah Sudaryono dalam kontestasi Pemilihan Gubernur Jawa Tengah (Pilgub Jateng) 2024 terus bermunculan.

Terbaru, Ketua DPC Gerindra Salatiga Yuliyanto menyampaikan Sudaryono merupakan sosok yang tepat untuk menjadi pemimpin di Jawa Tengah. Menurutnya, Sudaryono memenuhi sejumlah syarat yang dibutuhkan dan sesuai kriteria kebutuhan masyarakat saat ini.

“Meski belum lama menjadi ketua DPD Gerindra Jawa Tengah, Mas Dar (panggilan Sudaryono) ini sudah keliling ke semua wilayah. Ini menunjukan energi dan tanggungjawab yang cukup besar pada tugas yang diembannya,” kata Yuliyanto dalam siaran Persnya Rabu (28/2/2024).

Selain itu, Sudaryono masih berusia muda. Meski begitu, pengalamannya dalam berorganisasi dan pengabdian ke masyarakat sangat banyak. Sudaryono merupakan

Ketua Umum DPP Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) dan juga Ketua Dewan Penasehat Pedagang Pejuang Indonesia Raya (PAPERA). “Sebagai sosok muda, sangat memerhatikan perkembangan zaman dalam membesarkan partai, penggunaan IT dan pengembangan SDM menjadi perhatian khusus,” ungkap Yuliyanto.

“Tapi tentu yang tak boleh dilupakan adalah kemenangan pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka di Jawa Tengah dalam Pilpres 2024 ini juga berkat kerja keras Sudaryono yang juga ketua DPD Gerindra Jawa Tengah,” kata Yuliyanto.

Yuliyanto mengungkapkan, Sudaryono mengemban tugas tak mudah di Jawa Tengah. Karena selain harus mengawal kemenangan Prabowo-Gibran di Pilpres 2024, juga harus mengamankan kursi di Pemilu Legislatif untuk semua tingkatan, dari DPR RI, DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten/Kota. “Ternyata tantangan tersebut berhasil dilaksanakan dengan baik oleh Mas Dar, sehingga layak untuk dicalonkan di Pilgub Jateng 2024,” paparnya.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Selasa, 6 Oktober 2026, didominasi kondisi cerah hingga berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB mencatat suhu udara Semarang 27,7°C dengan kelembapan 75%. Suhu harian diprakirakan berkisar 27–36°C dengan kelembapan 40–75%, sedangkan hujan ringan berpotensi terjadi di sebagian pegunungan Jawa Tengah bagian tengah.
09 Oktober 2026: Cuaca Semarang Berawan, Hujan Ringan Berpotensi Terjadi di Pegunungan
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Bank Indonesia menggelar program stabilisasi harga dan hilirisasi pangan di Tarubudaya, Ungaran, Kabupaten Semarang, Senin (12/10/2026). Program ini menyediakan beras seharga Rp11.000 per kilogram dan cabai rawit merah Rp10.000 per kemasan 200 gram, sekaligus memperkuat produksi pertanian dan membantu pedagang menghadapi kenaikan biaya bahan baku.
Tekan Inflasi, BI dan Pemprov Jateng Gelar Tebus Murah 6 Ton Beras dan 600 Kg Cabai
Polsek Tengaran, Polres Semarang, memberikan edukasi tentang bahaya narkoba dan pencegahan perundungan kepada 147 siswa SDN Sugihan 01, Desa Sugihan, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Selasa (13/10/2026). Melalui program Polisi Sahabat Anak (POLSANA), polisi mengajak siswa menghindari narkoba, tidak melakukan kekerasan terhadap teman, serta melaporkan perundungan kepada guru atau orang tua.
Cegah Perundungan, Aipda Joko Sambangi SDN Sugihan 01 Tengaran. Tekankan Siswa harus Saling Menghargai
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti menyampaikan keprihatinan atas dugaan perundungan yang menyebabkan seorang murid SDN 1 Kebondalem, Kabupaten Pemalang, meninggal dunia. Saat ditemui di Ungaran, Sabtu (10/10/2026), ia menegaskan pentingnya memperkuat budaya sekolah yang aman melalui kerja sama sekolah, keluarga, masyarakat, dan media serta meningkatkan pengawasan terhadap anak di ruang digital.
Kasus Dugaan Perundungan di SDN Kebondalem Pemalang, Mendikdasmen Sebut Tayangan di Media Turut Jadi Pemicu
[pekok2]