KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Harga Bahan Baku Meroket, Pengusaha Plastik di Kabupaten Semarang Tekan Produksi Hingga 50 Persen

Harga Bahan Baku Meroket, Pengusaha Plastik di Kabupaten Semarang Tekan Produksi Hingga 50 Persen

Harga Bahan Baku Meroket, Pengusaha Plastik di Kabupaten Semarang Tekan Produksi Hingga 50 Persen

Pekerja sedang melakukan pengepakan plastik di lokasi usaha CV Wahyu Jaya Plastindo, Desa Derekan, Kecamatan Pringapus sebelum didistribusikan, Selasa (7/4/2026). Foto: win

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Kenaikan harga bahan baku plastik yang signifikan dalam beberapa waktu terakhir mulai dirasakan para pelaku usaha di Kabupaten Semarang. Lonjakan harga hingga dua kali lipat ini berdampak langsung pada produksi, tenaga kerja, hingga daya beli masyarakat.

Pemilik usaha CV Wahyu Jaya Plastindo di Desa Derekan, Kecamatan Pringapus, Andi Wahyu Utomo, mengatakan kenaikan harga bahan plastik memberikan dampak luas bagi usahanya. Salah satu langkah yang terpaksa diambil adalah mengurangi jumlah produksi hingga menaikkan harga jual.

“Dampaknya banyak sekali. Karyawan otomatis kami kurangi jam kerjanya. Dari sisi pelanggan juga terdampak, karena masyarakat kadang mengeluh harga plastik jadi mahal,” ujarnya ditemui di lokasi produksi plastik miliknya, Selasa (7/4/2026).

Menurut Andi, kenaikan harga dipicu oleh mahalnya bahan baku biji plastik yang berasal dari nafta impor. Pasokan nafta dari Timur Tengah terganggu akibat konflik geopolitik, sehingga berimbas pada lonjakan harga di tingkat produsen.

“Kalau sekarang kenaikannya bisa sampai 80 sampai 100 persen. Dulu harga biji plastik sekitar Rp15 ribu per kilogram, sekarang bisa mencapai Rp30 ribu bahkan lebih,” jelasnya.

Hal serupa juga terjadi pada bahan plastik jenis polipropilena (OPP). Jika sebelumnya dibeli dengan harga sekitar Rp35 ribu per kilogram, kini naik menjadi Rp70 ribu per kilogram. Akibat kondisi tersebut, Andi mengaku harus mengurangi volume pembelian bahan baku. Jika sebelumnya mencapai 15 ton, kini hanya sekitar 7 ton per bulan.

“Beli dari Jakarta, satu bulan sekali,” ungkapnya.

Di sisi produksi, CV Wahyu Jaya Plastindo memiliki 10 mesin, dengan kapasitas produksi masing-masing mesin mencapai 80 ribu lembar plastik atau sekitar 800 pack per hari. Namun, penurunan permintaan membuat produksi tidak lagi maksimal.

“Biasanya pelanggan ambil 10 pack, sekarang hanya tiga sampai empat pack,” ungkapnya.

Kondisi ini juga berdampak pada harga jual produk. Jika sebelumnya harga plastik per pack sekitar Rp5.000, kini naik menjadi Rp10.000 per pack.

“Naiknya bahan baku mulai pertengahan bulan puasa kemarin. Permintaan pasar cenderung menurun karena konsumen harus menyesuaikan dengan kenaikan biaya,” lanjutnya.

Untuk menjaga keberlangsungan usaha, pihaknya terpaksa melakukan dua strategi sekaligus, yakni mengurangi produksi dan menaikkan harga jual.

“Ya mau tidak mau dua-duanya dilakukan. Karena dari konsumen juga sudah otomatis mengurangi pembelian akibat harga yang naik,” pungkasnya. (win)

Knowledge

Tidak ada postingan.

Kabar Terkini

POPULER

Bakal calon Kepala Desa Cukilan, Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang, Hermawan Sigit atau Nanang, menyiapkan sejumlah gagasan pembangunan yang mencakup perbaikan tata kelola pemerintahan, pengembangan UMKM, optimalisasi wisata lokal, dan pengelolaan sampah rumah tangga. Ia mengusung visi masyarakat religius, maju, sejahtera, dan mandiri dengan mengedepankan partisipasi warga serta penerapan program secara bertahap.
Bertarung dalam Pilkades Cukilan, Hermawan Sigit siapkan sejumlah Jurus Jitu, “urip kudu urup”
Persaingan cabang olahraga biliar dalam Porprov Jawa Tengah XVII 2026 di Kabupaten Semarang menghadirkan kejutan dengan tumbangnya sejumlah atlet unggulan. Hingga Rabu (28/10/2026), sebanyak 10 dari 15 nomor pertandingan telah selesai digelar. Sebanyak 112 atlet dari 29 kabupaten/kota mengikuti kompetisi yang berlangsung di J_Pool Billiard and Cafe dan Kingdom Billiard hingga Jumat (30/10/2026).
Kejutan di Cabor Biliar Porprov Jateng XVII, Sejumlah Unggulan Tumbang
BMKG memprakirakan cuaca Semarang pada Kamis, 29 Oktober 2026, pukul 07.00–19.00 WIB, cerah berawan hingga berawan pada pagi sampai siang hari, kemudian umumnya berawan dengan potensi hujan ringan hingga sedang pada sore hingga awal malam. Angin bertiup dari barat laut hingga timur dengan kecepatan 10–30 km/jam, suhu udara 27–34 derajat Celsius, dan kelembapan 45–90 persen.
29 Oktober 2026: Semarang Berpotensi Hujan, Jateng Waspadai Cuaca Ekstrem
Aisha Sofia Azzahra terpilih sebagai ketua pertama Forum Komunikasi OSIS SMP Kota Salatiga dalam musyawarah di Gedung DPRD Salatiga, Senin (2/11/2026). Kepengurusan yang dibentuk bersama Masyarakat Vokasi Indonesia (MAVI) tersebut menyiapkan program Salatiga Saling Jaga untuk mencegah perundungan dan mengenalkan jalur pelaporan yang aman bagi siswa.
Aisha Pimpin Forum OSIS SMP Salatiga, Usung Program Pencegahan Perundungan
[pekok2]