URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

Lonjakan harga bahan baku plastik hingga dua kali lipat dialami pelaku usaha seperti Andi Wahyu Utomo di Pringapus, Kabupaten Semarang, sejak awal 2026, akibat pasokan nafta impor terganggu, disiasati dengan mengurangi produksi, menekan pembelian bahan baku, serta menaikkan harga jual produk.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Harga Bahan Baku Meroket, Pengusaha Plastik di Kabupaten Semarang Tekan Produksi Hingga 50 Persen

Harga Bahan Baku Meroket, Pengusaha Plastik di Kabupaten Semarang Tekan Produksi Hingga 50 Persen

Harga Bahan Baku Meroket, Pengusaha Plastik di Kabupaten Semarang Tekan Produksi Hingga 50 Persen

Pekerja sedang melakukan pengepakan plastik di lokasi usaha CV Wahyu Jaya Plastindo, Desa Derekan, Kecamatan Pringapus sebelum didistribusikan, Selasa (7/4/2026). Foto: win
Pekerja sedang melakukan pengepakan plastik di lokasi usaha CV Wahyu Jaya Plastindo, Desa Derekan, Kecamatan Pringapus sebelum didistribusikan, Selasa (7/4/2026). Foto: win
Featured Image

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Kenaikan harga bahan baku plastik yang signifikan dalam beberapa waktu terakhir mulai dirasakan para pelaku usaha di Kabupaten Semarang. Lonjakan harga hingga dua kali lipat ini berdampak langsung pada produksi, tenaga kerja, hingga daya beli masyarakat.

Pemilik usaha CV Wahyu Jaya Plastindo di Desa Derekan, Kecamatan Pringapus, Andi Wahyu Utomo, mengatakan kenaikan harga bahan plastik memberikan dampak luas bagi usahanya. Salah satu langkah yang terpaksa diambil adalah mengurangi jumlah produksi hingga menaikkan harga jual.

“Dampaknya banyak sekali. Karyawan otomatis kami kurangi jam kerjanya. Dari sisi pelanggan juga terdampak, karena masyarakat kadang mengeluh harga plastik jadi mahal,” ujarnya ditemui di lokasi produksi plastik miliknya, Selasa (7/4/2026).

Menurut Andi, kenaikan harga dipicu oleh mahalnya bahan baku biji plastik yang berasal dari nafta impor. Pasokan nafta dari Timur Tengah terganggu akibat konflik geopolitik, sehingga berimbas pada lonjakan harga di tingkat produsen.

“Kalau sekarang kenaikannya bisa sampai 80 sampai 100 persen. Dulu harga biji plastik sekitar Rp15 ribu per kilogram, sekarang bisa mencapai Rp30 ribu bahkan lebih,” jelasnya.

Hal serupa juga terjadi pada bahan plastik jenis polipropilena (OPP). Jika sebelumnya dibeli dengan harga sekitar Rp35 ribu per kilogram, kini naik menjadi Rp70 ribu per kilogram. Akibat kondisi tersebut, Andi mengaku harus mengurangi volume pembelian bahan baku. Jika sebelumnya mencapai 15 ton, kini hanya sekitar 7 ton per bulan.

“Beli dari Jakarta, satu bulan sekali,” ungkapnya.

Di sisi produksi, CV Wahyu Jaya Plastindo memiliki 10 mesin, dengan kapasitas produksi masing-masing mesin mencapai 80 ribu lembar plastik atau sekitar 800 pack per hari. Namun, penurunan permintaan membuat produksi tidak lagi maksimal.

“Biasanya pelanggan ambil 10 pack, sekarang hanya tiga sampai empat pack,” ungkapnya.

Kondisi ini juga berdampak pada harga jual produk. Jika sebelumnya harga plastik per pack sekitar Rp5.000, kini naik menjadi Rp10.000 per pack.

“Naiknya bahan baku mulai pertengahan bulan puasa kemarin. Permintaan pasar cenderung menurun karena konsumen harus menyesuaikan dengan kenaikan biaya,” lanjutnya.

Untuk menjaga keberlangsungan usaha, pihaknya terpaksa melakukan dua strategi sekaligus, yakni mengurangi produksi dan menaikkan harga jual.

“Ya mau tidak mau dua-duanya dilakukan. Karena dari konsumen juga sudah otomatis mengurangi pembelian akibat harga yang naik,” pungkasnya. (win)

BACA JUGA :

CJFACE 2026 Hadir di Semarang! Bank Indonesia Dorong Furnitur Jepara Tembus Pasar Global dan Perkuat Ekosistem Halal 2
CJFACE 2026 Hadir di Semarang! Bank Indonesia Dorong Furnitur Jepara Tembus Pasar Global dan Perkuat Ekosistem Halal
Gedung Bank Indonesia Pusat
BI Kejutkan Pasar, BI-Rate Naik Jadi 5,50 Persen demi Perkuat Rupiah
Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah di Semarang
Di Tengah Kenaikan Harga Komoditas Hortikultura, Inflasi Jawa Tengah Masih dalam Rentang Sasaran 2,5±1%
Hasil Pantauan BI Jateng Ekonomi Jawa Tengah Tetap Kuat di Tengah Ketidakpastian Global
Hasil Pantauan BI Jateng: Ekonomi Jawa Tengah Tetap Kuat di Tengah Ketidakpastian Global

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

TERKINI

Warung Soto di Kalinyamat Tingkir Terbakar, Diduga akibat Dispenser
Warung Soto di Kalinyamat Tingkir Terbakar, Diduga akibat Dispenser
Kebakaran melanda Warung Soto Kalinyamat milik Adam Hariyanto di Jalan Kalinyamat, Tingkir, Kota Salatiga, Rabu (10/6/2026), diduga akibat korsleting listrik pada dispenser pom bensin mini. Api yang menyambar...
Kenaikan harga BBM nonsubsidi Pertamax menjadi Rp16.250 per liter mulai dirasakan warga di Ungaran, Kabupaten Semarang, Rabu (10/6/2026). Sejumlah pengendara mengaku pengeluaran harian bertambah, namun tetap memilih Pertamax karena dinilai lebih baik untuk performa dan keawetan mesin kendaraan meski antrean Pertalite di SPBU mulai meningkat.
Harga Pertamax Meroket, Warga Ungaran Tetap Bertahan Meski Pengeluaran Membengkak
Kenaikan harga BBM nonsubsidi Pertamax menjadi Rp16.250 per liter mulai dirasakan warga di Ungaran, Kabupaten Semarang, Rabu (10/6/2026). Sejumlah pengendara mengaku pengeluaran harian bertambah, namun...
Cegah Serangan Wereng, Petani Milenial Gunung Tumpeng Semprotkan Insektisida Pakai Drone
Cegah Serangan Wereng, Petani Milenial Gunung Tumpeng Semprotkan Insektisida Pakai Drone
Petani di Desa Gunung Tumpeng, Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang memanfaatkan drone pertanian bantuan Kementerian Pertanian untuk penyemprotan insektisida di sekitar 100 hektare lahan sawah sebagai langkah...
CJFACE 2026 Hadir di Semarang! Bank Indonesia Dorong Furnitur Jepara Tembus Pasar Global dan Perkuat Ekosistem Halal 2
CJFACE 2026 Hadir di Semarang! Bank Indonesia Dorong Furnitur Jepara Tembus Pasar Global dan Perkuat Ekosistem Halal
Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jawa Tengah bersama Pemprov Jawa Tengah, KADIN Jepara, dan komunitas JIFBW menggelar Central Java Furniture & Carving Expo (CJFACE) 2026 di Atrium DP Mall Semarang pada...
10 Juni 2026 Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 14.00–16
10 Juni 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 14.00–16.00 WIB, Tinggi Air Sentuh 0,9 Meter
BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang memprakirakan pasang maksimum di perairan Semarang terjadi pada Rabu, 10 Juni 2026 pukul 14.00–16.00 WIB dengan tinggi muka air laut mencapai 0,9...
Muat Lebih

POPULER

MTsN 1 Kabupaten Semarang di Kecamatan Susukan mengolah sampah organik dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan asrama siswa menjadi pakan larva maggot sebagai bagian dari gerakan ecotheology. Inovasi yang berkembang dari penelitian siswa tersebut kini menghasilkan maggot basah dan kering bernilai jual, sekaligus menjadi sarana pendidikan karakter dan pengelolaan lingkungan berkelanjutan.
Manfaatkan Makanan Sisa MBG, MTsN Kabupaten Semarang Budidayakan Maggot
Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, resmi membuka pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 di Aula Ganesha Dinas Pendidikan Kota Salatiga, Selasa (2/6/2026). Pembukaan SPMB menandai dimulainya persaingan ribuan calon siswa untuk masuk sekolah favorit melalui proses seleksi yang berlangsung secara daring pada 2–4 Juni 2026 dengan prinsip objektif, transparan, akuntabel, dan berkeadilan.
Pembukaan SPMB di Salatiga, 2.500 Siswa Bersaing Rebut Sekolah Bergengsi
Polres Salatiga memusnahkan 74 knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis hasil razia cipta kondisi dan penertiban lalu lintas periode 16–31 Mei 2026 di depan Pendopo Polres Salatiga. Kapolres Salatiga AKBP Ade Papa Rihi menegaskan langkah tersebut dilakukan untuk menjaga ketertiban, mengurangi kebisingan, serta meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat di jalan raya.
Razia Seminggu, 74 Knalpot Tidak Sesuai Teknis Ditindak Jajaran Satlantas Salatiga

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved