KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Hari Guru, Orang Tua Siswa Berikan Sayur Mayur Kepada Guru di SD Sugihan 3 Tengaran

Hari Guru, Orang Tua Siswa Berikan Sayur Mayur Kepada Guru di SD Sugihan 3 Tengaran

Hari Guru, Orang Tua Siswa Berikan Sayur Mayur Kepada Guru di SD Sugihan 3 Tengaran

RASIKAFM. COM | SALATIGA – Ada yang berbeda pada peringatan hari guru nasional di SD Negeri Sugihan 3 Tengaran, Kabupaten Semarang. Yaitu para wali murid pagi-pagi datang ke sekolah untuk memberikan kejutan kepada para guru yang mengajar.

Mereka membawa beraneka ragam hasil bumi yang diberikan kepada guru. Sebagai bentuk rasa terimakasih telah mengajarkan anak-anaknya. Salah seorang guru yang paling tua di SD Negeri Sugihan 3 Tengaran Kopsoh mengaku kaget dan tidak menyangka dengan kedatangan wali murid yang datang ke sekolah untuk memberikan kejutan.

“Kaget lho kok tiba-tiba ada yang datang membawa pisang, membawa ketela, dan membawa sayur. Ternyata wali murid memberikan kejutan, sebagai kepedulian guru yang telah mendidik anaknya,” ungkapnya jumat (25/11/2022).

Kopsoh juga mengucapkan terimakasih kepada wali murid yang telah memberikan perhatian kepada guru dengan memberikan hasil bumi.

“Saya mengucapkan terimakasih kepada wali murid yang telah mengucapkan rasa syukur anak-anaknya telah dididik di SDN Sugihan 3,”ucapnya.

Kedepannya Kopsoh akan selalu mendidikan siswa tentang keimanan dan ketaqwaan. Menurutnya dengan itu anak-anak akan belajar dengan sadar dan menjunjung nama baik keluarga dan sekolah. Selain itu karena minim siswa di sekolahnya, Kopsoh akan semakin giat untuk mencari siswa agar berminat sekolah di SD Negeri Sugihan 3 Tengaran.

“Saya akan berusaha untuk mencari anak-anak supaya bisa masuk ke SD Negeri Sugihan 3 sini. Akan pergi ke desa-desa agar bersimpati masuk ke SDN Sugihan 3,” terangnya.

Sementara itu bagi Fitri, salah seorang wali murid mengaku memberikan kejutan itu dalam rangka hari guru. Ia memberikan hasil bumi sebagai ucapan terimakasih kepada para guru.
“Tadi ada yang membawa sayuran, ubi, dan buah-buahan. Ini kolektif dari para orang tua. Meskipun ala kadarnya itu menjadi wujud rasa terima kasih kami,” bebernya.

Ia berharap guru-guru bisa semakin giat dan sabar mendidik anak-anak. Sebab peran guru sangat membantu dalam mencerdaskan anak-anak.

“Kalau di rumah kan susah banget mengurus anak. Disuruh belajar banyak alasan. Tapi kalau sama guru tetep nurut. Jadi berjasa banget guru terhadap anak-anak dan orang tua,” ungkapnya.

Sementara pantauan wartawan di lokasi siswa-siswa juga bersalaman kepada guru dan dilanjutkan menyanyikan lagu pahlawan tanpa tanda jasa. Tampak beberapa siswa yang terharu dengan meneteskan air mata.

Ket.Video:
– Fitri orang tua siswa
– Kopsoh guru senior di SD Sugihan 3
– Suasana pemberian sayur mayur

Kabar Terkini

POPULER

Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
Pemkab Semarang memanfaatkan ganti kerugian aset daerah terdampak Tol Jogja-Bawen senilai sekitar Rp112 miliar untuk membangun fasilitas publik di Bawen. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menjelaskan pembangunan dilakukan dalam bentuk tanah dan bangunan pengganti, meliputi kantor kelurahan, RTH, balai RW, serta gedung TK dan SD yang terdampak proyek tol.
Rp40 Miliar Ganti Rugi Tol Jogja-Bawen Disulap Jadi Fasilitas Publik di Bawen, Ditarget Rampung Februari 2027
Trans Banyumas Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Trans Banyumas: Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Haryono (58), warga Desa Diwak, Bergas, Kabupaten Semarang, selamat dari tenggelamnya KM Virgo 8 di perairan Masalembo, Minggu (13/9/2026). Ia bersama sembilan korban lain bertahan di rakit penolong sebelum ditemukan kapal nelayan. Haryono mengaku mengalami sejumlah kejadian yang dianggapnya sebagai firasat sebelum kapal berangkat menuju Kalimantan Tengah.
Cerita Korban Selamat Kapal Virgo Asal Kabupaten Semarang, Nasi Berkat yang Tumpah hingga Mimpi Kapal Tenggelam
[pekok2]