URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Para wali murid membawa beraneka ragam hasil bumi yang diberikan kepada guru sebagai bentuk rasa terimakasih telah mengajarkan anak-anaknya. Salah seorang guru yang paling tua di SD Negeri Sugihan 3 Tengaran Kopsoh mengaku kaget dan tidak menyangka dengan kedatangan wali murid yang datang ke sekolah untuk memberikan kejutan.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Hari Guru, Orang Tua Siswa Berikan Sayur Mayur Kepada Guru di SD Sugihan 3 Tengaran

Hari Guru, Orang Tua Siswa Berikan Sayur Mayur Kepada Guru di SD Sugihan 3 Tengaran

Hari Guru, Orang Tua Siswa Berikan Sayur Mayur Kepada Guru di SD Sugihan 3 Tengaran

featured-img

RASIKAFM. COM | SALATIGA – Ada yang berbeda pada peringatan hari guru nasional di SD Negeri Sugihan 3 Tengaran, Kabupaten Semarang. Yaitu para wali murid pagi-pagi datang ke sekolah untuk memberikan kejutan kepada para guru yang mengajar.

Mereka membawa beraneka ragam hasil bumi yang diberikan kepada guru. Sebagai bentuk rasa terimakasih telah mengajarkan anak-anaknya. Salah seorang guru yang paling tua di SD Negeri Sugihan 3 Tengaran Kopsoh mengaku kaget dan tidak menyangka dengan kedatangan wali murid yang datang ke sekolah untuk memberikan kejutan.

“Kaget lho kok tiba-tiba ada yang datang membawa pisang, membawa ketela, dan membawa sayur. Ternyata wali murid memberikan kejutan, sebagai kepedulian guru yang telah mendidik anaknya,” ungkapnya jumat (25/11/2022).

Kopsoh juga mengucapkan terimakasih kepada wali murid yang telah memberikan perhatian kepada guru dengan memberikan hasil bumi.

“Saya mengucapkan terimakasih kepada wali murid yang telah mengucapkan rasa syukur anak-anaknya telah dididik di SDN Sugihan 3,”ucapnya.

Kedepannya Kopsoh akan selalu mendidikan siswa tentang keimanan dan ketaqwaan. Menurutnya dengan itu anak-anak akan belajar dengan sadar dan menjunjung nama baik keluarga dan sekolah. Selain itu karena minim siswa di sekolahnya, Kopsoh akan semakin giat untuk mencari siswa agar berminat sekolah di SD Negeri Sugihan 3 Tengaran.

“Saya akan berusaha untuk mencari anak-anak supaya bisa masuk ke SD Negeri Sugihan 3 sini. Akan pergi ke desa-desa agar bersimpati masuk ke SDN Sugihan 3,” terangnya.

Sementara itu bagi Fitri, salah seorang wali murid mengaku memberikan kejutan itu dalam rangka hari guru. Ia memberikan hasil bumi sebagai ucapan terimakasih kepada para guru.
“Tadi ada yang membawa sayuran, ubi, dan buah-buahan. Ini kolektif dari para orang tua. Meskipun ala kadarnya itu menjadi wujud rasa terima kasih kami,” bebernya.

Ia berharap guru-guru bisa semakin giat dan sabar mendidik anak-anak. Sebab peran guru sangat membantu dalam mencerdaskan anak-anak.

“Kalau di rumah kan susah banget mengurus anak. Disuruh belajar banyak alasan. Tapi kalau sama guru tetep nurut. Jadi berjasa banget guru terhadap anak-anak dan orang tua,” ungkapnya.

Sementara pantauan wartawan di lokasi siswa-siswa juga bersalaman kepada guru dan dilanjutkan menyanyikan lagu pahlawan tanpa tanda jasa. Tampak beberapa siswa yang terharu dengan meneteskan air mata.

Ket.Video:
– Fitri orang tua siswa
– Kopsoh guru senior di SD Sugihan 3
– Suasana pemberian sayur mayur

BACA JUGA :

Toyota Innova diduga terlibat kecelakaan dengan sepeda motor di kawasan Blotongan, Salatiga, Sabtu (15/8/2026) malam, sebelum meninggalkan lokasi. Polisi bersama warga mengejar kendaraan tersebut hingga Jetis dan berhasil menghentikannya. Korban kecelakaan dilarikan ke RSUD dr. Soebarkat Tjitrodarmojo untuk mendapat perawatan, sementara penanganan kasus diserahkan kepada Satlantas Polres Salatiga.
Mirip Film Laga, Polisi di Salatiga Kejar Pelaku Tabrak Lari
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengapresiasi Kepala SPPG Jati, Karanganyar, yang mencicipi menu MBG setelah tim dapur melaporkan aroma mencurigakan, Rabu (12/8/2026). Tindakan itu dilakukan untuk memastikan keamanan makanan sebelum didistribusikan. Pemprov Jateng menilai kejadian tersebut menjadi evaluasi untuk memperketat pengawasan kualitas program MBG.
Taj Yasin Apresiasi Kepala SPPG yang Cicipi Menu MBG Sebelum Dibagikan
Satlantas Polres Salatiga memastikan penerbitan SIM baru maupun perpanjangan dilakukan transparan sesuai prosedur di Satpas, Jumat (14/8/2026). Pemohon wajib mengikuti tahapan administrasi, kesehatan, psikologi, serta ujian bagi SIM baru. Polisi mengimbau masyarakat mengurus langsung tanpa calo, dengan biaya PNBP SIM A baru Rp120.000 dan SIM C baru Rp100.000.
SATPAS Salatiga Pastikan Penerbitan SIM Baru Transparan Sesuai Prosedur
Dugaan penyalahgunaan dana Kredit Ketahanan Pangan dan Energi (KKPE) mencuat dalam audiensi Gapoktan Ngudi Hasil Desa Pakopen dengan DPRD Kabupaten Semarang, Kamis (13/8/2026). Anggota kelompok mengaku menerima dana lebih kecil dari nilai kredit dalam akad, sementara kewajiban tetap berjalan. DPRD meminta Pemkab membentuk tim untuk memfasilitasi penyelesaian.
Dana Kredit Petani Pakopen Bandungan Diduga Diselewengkan, Kuasa Hukum: Ada Indikasi Korupsi
Kejaksaan Negeri Salatiga menyerahkan lima mobil hasil rampasan perkara penyalahgunaan BBM bersubsidi kepada pemenang lelang terbuka di KPKNL Semarang, Kamis (13/8/2026). Kendaraan tersebut sebelumnya dimodifikasi untuk mengangkut solar dalam jumlah besar dan menggunakan pelat nomor serta barcode BBM yang diduga telah diubah. Hasil lelang disetorkan kepada negara.
5 Mobil Pengangsu Solar Dilelang, Uangnya Masuk ke Kas Negara
Warga Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, menggelar kenduri dan makan bersama di atas jalan yang baru selesai dibeton saat penutupan TMMD Reguler ke-129, Kamis (13/8/2026). Tradisi tersebut menjadi ungkapan syukur atas pembangunan jalan sepanjang sekitar 1,2 kilometer yang menghubungkan Cukil dengan Kemetul dan memperpendek akses warga.
Luapkan Rasa Syukur, Warga Cukil Gelar Kenduri di Atas Jalan yang Baru Selesai Dicor

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Semarang mengungkap kasus perampokan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, melalui jejak salah satu tersangka saat menggunakan jasa ojek online dari Grobogan menuju Ambarawa. Polisi menelusuri pengemudi GoRide yang menerima satu unit handphone sebagai pembayaran hingga memperoleh identitas tersangka. Penyidik juga menyebut motif perkara berkaitan dengan persoalan ekonomi dan masih melengkapi berkas sebelum diserahkan kepada kejaksaan.
Terungkap Lewat Histori Ojol, Perampok Royal Phone Bayar Gojek Pakai HP Hasil Kejahatan
Satreskrim Polres Semarang menetapkan TI (25) dan DPP (20) sebagai tersangka kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (6/8/2026). Polisi mengungkap aksi tersebut direncanakan sehari sebelumnya dan dilakukan dengan memukul korban menggunakan palu sebelum kedua tersangka membawa 53 telepon genggam serta mobil korban ke Gubug, Grobogan. Keduanya kini dijerat pasal pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan dengan ancaman pidana seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.
Kronologi Perampokan Disertai Pembunuhan Bos Royal Phone Ambarawa, Korban Dihabisi Pakai Palu di Bagian Kepala
Seorang pelajar kelas 10 SMK Bakti Nusantara berinisial KM (16) ditilang Satlantas Polres Salatiga karena mengendarai sepeda motor dengan knalpot tidak sesuai spesifikasi di pertigaan Cebongan, Selasa (11/8/2026). Polisi menilai suara knalpot brong mengganggu kenyamanan pengguna jalan. Selain penindakan, Kasat Lantas AKP Henry Sulistyanta memberikan edukasi agar pelajar tidak menggunakan knalpot yang menimbulkan kebisingan.
Tertangkap Basah Gunakan Knalpot Brong di Pertigaan Cebongan, Siswa SMA di Salatiga Tertunduk Lesu

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved