KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Hari Kedua Ramadan, Ganjar Ngabuburit di Panti Asuhan

Hari Kedua Ramadan, Ganjar Ngabuburit di Panti Asuhan

Hari Kedua Ramadan, Ganjar Ngabuburit di Panti Asuhan

SEMARANG – Tabuhan rebana dan alunan selawat dari santriwan santriwati menyambut kedatangan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, di Yayasan Al-Musyaffa’ Banjardowo, Genuk, Senin (4/4). Kepada para santri, Ganjar berpesan agar giat belajar.

“Ini mana yang dari Batang? Oh banyak. Belajar yang giat ya,” tanya Ganjar menyapa santriwan santriwati.

Ganjar yang sebelumnya juga menengok dan memberi bantuan untuk dua rumah tak layak huni di Kelurahan Bangetayu Kulon. Rumah tersebut milik keluarga Marzuni dan Keluarga Khotimah. Ganjar juga berharap bisa memberi bantuan juga bagi Yayasan Al-Musyaffa’ Banjardowo.

Yayasan tersebut dihuni 30 santriwan santriwati dari berbagai daerah di Jateng. Pengasuh yayasan, Arif Haryanto mengatakan santriwan santriwati berasal dari Brebes, Demak, Wonosobo, Semarang dan kebanyakan dari Batang.

“Saya titip untuk anak-anak diberikan bekal kehidupan yang lebih baik di masa depan. Itu mesti dilakukan dengan belajar dan sekolah. Anak-anak diajarkan budi pekerti yang baik, karena di masyarakat ketemu banyak orang berbeda suku agama golongan,” ujar Ganjar.

Bagi Ganjar, ruang-ruang pendidikan seperti di Yayasan Al-Musyaffa’ ini sangat dibutuhkan untuk anak-anak. Ganjar juga berpesan pada santriwan dan santriwati untuk tidak merundung temannya.

“Ruang kecil sepetti ini tentu manfaat untuk anak-anak yang membutuhkan itu. Insyaallah nanti dari pemerintah bisa membantu, tapi ingat, saya titip jangan sampai ada yang membully temannya. Kita sayangi teman-teman kita, itulah yang nanti jadi budi pekerti kita,” tutur Ganjar.

Pengasuh Yayasan Al-Musyaffa’ Banjardowo, Arif Haryanto mengaku senang dan tak menyangka dengan kehadiran Ganjar.

“Kami dari yayasan al musyaffa’ banjardowo mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada pak gubernur yang telah sudi datang di yayasan kami. Kami telah terbantu banyak banget terimakasih,” ucap Arif.

Senada diungkapkan santriwati Panti Asuhan Al-Musyaffa’ Banjardowo, Nafisatul Fitriyah dan Ulfiyatus Sholehah. Keduanya tampak begitu bahagia bisa bertemu langsung dengan orang nomor satu di Jawa Tengah.

“Seneng banget, karena ketemu orang penting di jawa tengah ini. Nggak nyangka. Tadi disuruh belajar yang giat, ga boleh bully teman dan semangat belajar,” tuturnya.

Knowledge

Tidak ada postingan.

Kabar Terkini

POPULER

Ubah Kebiasaan Buang Sampah Lewat Game Online, Lima Siswa SMPN 2 Kaliwungu Raih Juara Krenova 2026
Ubah Kebiasaan Buang Sampah Lewat Game Online, Lima Siswa SMPN 2 Kaliwungu Raih Juara Krenova 2026
Pemprov Jawa Tengah mengalokasikan hampir Rp71 miliar untuk pengadaan 1.507 alat dan mesin pertanian (alsintan) bagi kelompok tani dan Gapoktan di berbagai daerah. Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Jateng Defransisco Dasilva Tavares menyebut bantuan tersebut ditujukan untuk meningkatkan produktivitas, menekan biaya produksi, serta mempercepat modernisasi pertanian.
Pemprov Jateng Salurkan Ribuan Alsintan Modern, Dorong Minat Gen Z Terjun ke Sektor Pertanian
Aisha Sofia Azzahra terpilih sebagai ketua pertama Forum Komunikasi OSIS SMP Kota Salatiga dalam musyawarah di Gedung DPRD Salatiga, Senin (2/11/2026). Kepengurusan yang dibentuk bersama Masyarakat Vokasi Indonesia (MAVI) tersebut menyiapkan program Salatiga Saling Jaga untuk mencegah perundungan dan mengenalkan jalur pelaporan yang aman bagi siswa.
Aisha Pimpin Forum OSIS SMP Salatiga, Usung Program Pencegahan Perundungan
Ungaran Innovative Expo 2026 Wadah 107 Inovator Bumi Serasi Menuju Kabupaten Sangat Inovatif
Ungaran Innovative Expo 2026: Wadah 107 Inovator Bumi Serasi Menuju Kabupaten Sangat Inovatif
[pekok2]