URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Tahapan Pilkada Kota Salatiga 2024 masih dalam suasana yang cair, terpantau pada Minggu (12/5/2024). Meskipun sejumlah partai politik seperti PDIP, Gerindra, PKB, dan Nasdem telah membuka proses penjaringan dan pendaftaran, komunikasi antar partai justru menciptakan suasana politik yang harmonis. Pada hari terakhir pengambilan berkas pendaftaran di DPC PDIP Kota Salatiga, perwakilan dari PKS turut mengambil formulir, meskipun ideologi keduanya dinilai bertolak belakang.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Hari Terakhir, PKS Mengambil Formulir Pendaftaran di Kantor DPC PDIP Salatiga

Hari Terakhir, PKS Mengambil Formulir Pendaftaran di Kantor DPC PDIP Salatiga

Hari Terakhir, PKS Mengambil Formulir Pendaftaran di Kantor DPC PDIP Salatiga

Perwakilan PKS saat mengambil formulir pendaftaran di DPC PDIP Salatiga
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Tahapan Pilkada Kota Salatiga 2024 terpantau masih cair, Minggu (12/5/2024). Meski sejumlah partai politik sudah mulai membuka proses penjaringan dan pendaftaran seperti PDIP, Gerindra, PKB, dan Nasdem komunikasi antar partai justru memunculkan suasana politik yang sejuk.

Tercatat, pada hari terakhir pengambilan berkas pendaftaran di DPC PDIP Kota Salatiga turut serta mengambil formulir dari perwakilan PKS. Dimana, selama ini ideologi kedua partai dinilai bertolak belakang.

Ketua DPD PKS Kota Salatiga Latif Nahari mengatakan, sengaja mengambil formulir pendaftaran ke Partai Berlambang Banteng sebagai bagian dari komunikasi politik.

“Kami (PKS) juga ingin menyampaikan pesan kalau benar-benar serius bersama membangun Kota Salatiga bersama komponen anak bangsa. Kemudian, ingin mengakhiri mitos partai A tidak bisa bergabung dengan partai B,” terangnya di Kantor DPC PDIP Kota Salatiga, Minggu (12/5/2024).

Latif menambahkan, dalam rangka membangun daerah diperlukan kebersamaan dan perlu dilakukan upaya konfigurasi politik dengan penuh kebersamaan.

Dia mengaku, perbedaan ideologi antara partai satu dengan lainnya tidak menimbulkan jarak. Akan tetapi, didasari niat positif PKS Salatiga berkomitmen memajukan daerah secara bersama-sama.

“Kami di internal (PKS) juga masih melakukan penjaringan. Mudah-mudahan proses internal kami segera selesai dan muncul nama definitif dimana saat pengembalian formulir (PDIP) bisa dikomunikasikan,” katanya

Latif mengajak semua pihak bersama menunjukkan suasana politik yang penuh keakraban dan sejuk di Kota Salatiga dimana dikenal sebagai kota tertoleran di Indonesia.

Terpisah, Ketua DPC PDIP Kota Salatiga Dance Ishak Palit menyampaikan apresiasi kepada para pendaftar yang memilih mengambil formulir di PDIP.

“Itu berarti kepercayaan kepada PDIP bagus. Kami berharap menghasilkan pemimpin yang bisa membawa Salatiga lebih hebat. Ini juga membuka peluang koalisi antar partai,” sebutnya

Dance menjelaskan, sejak dibuka pendaftaran pada Jumat (10/5/2024) tercatat ada sekira 11 orang dari eksternal PDIP mulai perwakilan PKB, PKS, Nasdem, dan PAN. Mereka, kandidat ada ambil formulir posisi sebagai calon Walikota dan Wakil Walikota.

Politisi asli Manado itu menyebutkan, dari internal PDIP pendaftar atas nama Hartoko Budhiono dan Agus Suaidi. Selanjutnya, kata dia para pendaftar bakal dilakukan fit and proper test.

“Nanti, juga akan dilakukan survei dari DPP PDIP. Karena, ini proses pendaftaran akan dikirim ke DPP PDIP yang memutuskan. Mengenai posisi juga sama, jadi yang mempasangkan nanti DPP karena maunya menang,” jelasnya

BACA JUGA :

PT Jasa Raharja Kantor Wilayah Jawa Tengah bersama Satlantas Polres Salatiga dan PMI menggelar Pelatihan Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD) di Satlantas Polres Salatiga pada Jumat (26/6/2026). Pelatihan yang diikuti pengemudi ojek online, pedagang, dan masyarakat ini bertujuan meningkatkan kemampuan memberikan pertolongan pertama kepada korban kecelakaan lalu lintas sebelum tenaga medis tiba, sekaligus memperkuat budaya keselamatan dan pemahaman tentang perlindungan dasar melalui SWDKLLJ.
Tingkatkan Kesiapsiagaan, Jasa Raharja gelar Pelatihan Pertolongan Pertama Gawat Darurat di Salatiga
Polda Jawa Tengah mulai menyelidiki penyebab krisis pasokan sapi di Kota Salatiga yang memicu pedagang daging mogok berjualan selama lima hari. Kasubdit 1 Indagsi Ditreskrimsus Polda Jateng AKBP Muhammad Solikhin Fery menyatakan, Jumat (26/6/2026), pihaknya berkoordinasi dengan Satgas Pangan dan instansi terkait untuk mengusut kemungkinan penimbunan atau permainan harga, sekaligus memastikan kelangkaan murni akibat pasokan yang menurun.
Polisi Selidiki Penyebab Kelangkaan Daging Sapi di Salatiga
Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Salatiga menerjunkan 183 petugas untuk melaksanakan Sensus Ekonomi 2026 yang berlangsung pada 15 Juni–31 Agustus 2026. Pendataan menyasar seluruh usaha nonpertanian, mulai dari UMKM hingga perusahaan besar. BPS menekankan profesionalisme petugas dan mengapresiasi respons kooperatif masyarakat guna menghasilkan data akurat sebagai dasar penyusunan kebijakan ekonomi.
Petugas Sensus Ekonomi Turun ke Lapangan, Respons Warga Salatiga Seperti apa?
Pedagang daging sapi, bakso, sate, dan masakan Padang bersama Dinas Perdagangan Kota Salatiga menggelar pertemuan di Pasar Raya I Salatiga, Rabu (24/6/2026), untuk membahas dampak mogok jualan pedagang daging akibat minimnya pasokan sapi dan tingginya harga daging. Kondisi tersebut menyebabkan stok daging menipis, sejumlah usaha kuliner mengurangi operasional bahkan tutup sementara, sehingga pemerintah mengusulkan intervensi pasokan dari daerah penghasil sapi melalui koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.
Imbas Pedagang Daging Sapi Mogok Jualan, Warno Akui Penjual Bakso Terdampak
Pemkot Salatiga Komit Perkuat Pelayanan Publik dengan Delapan Aksi Perubahan
Pemkot Salatiga Komit Perkuat Pelayanan Publik dengan Delapan Aksi Perubahan
Turunnya Populasi Sapi Potong Berimbas Pasokan di RPH Salatiga Dampaknya Picu Kenaikan Harga Daging
Turunnya Populasi Sapi Potong Berimbas Pasokan di RPH Salatiga Dampaknya Picu Kenaikan Harga Daging

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Sekitar 50 pedagang daging sapi di Kota Salatiga sepakat menghentikan aktivitas penjualan pada 22–26 Juni 2026 akibat kelangkaan pasokan dan kenaikan harga yang terus terjadi. Kesepakatan itu diambil dalam pertemuan paguyuban pedagang di Pasar Raya I Salatiga pada 21 Juni. Aksi mogok dilakukan sebagai bentuk aspirasi agar pemerintah segera mencari solusi untuk menjaga ketersediaan pasokan dan stabilitas harga daging sapi di pasaran.
Mulai Senin ini, Pedagang Daging Salatiga Mogok Jualan Lima Hari, Akibat Pasokan Langka
Turunnya Populasi Sapi Potong Berimbas Pasokan di RPH Salatiga Dampaknya Picu Kenaikan Harga Daging
Turunnya Populasi Sapi Potong Berimbas Pasokan di RPH Salatiga Dampaknya Picu Kenaikan Harga Daging
Jateng Fair 2026 di kawasan PRPP Semarang menjadi destinasi favorit liburan sekolah dengan menghadirkan pameran inovasi, produk UMKM, konser musik, wahana keluarga, dan nonton bareng Piala Dunia 2026 hingga 5 Juli. Direktur Utama PT PRPP Jawa Tengah (Perseroda), Shafigh Pahlevi Lontoh, menargetkan 150 ribu pengunjung selama penyelenggaraan, sementara Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi berharap ajang ini mampu memperkuat UMKM, mendorong inovasi, dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah
Jateng Fair 2026 Pas Buat Liburan Keluarga, Ada Apa Saja?