KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Hendi – Tia Kolaborasi Luncurkan SI BENING Untuk Tekan Angka Stunting

Hendi – Tia Kolaborasi Luncurkan SI BENING Untuk Tekan Angka Stunting

Hendi – Tia Kolaborasi Luncurkan SI BENING Untuk Tekan Angka Stunting

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi saat di Balai Kelurahan Salaman Mloyo, Kecamatan Semarang Barat, Selasa (12/7).

Berbagai upaya terus dilakukan Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi menurunkan angka stunting di wilayah ibu kota Provinsi Jawa Tengah. Salah satu wujud komitmennya adalah dengan melaunching program SI BENING (Semua Ikut Bergerak bersama meNangani stuntING) di Balai Kelurahan Salaman Mloyo, Kecamatan Semarang Barat, Selasa (12/7). Peluncuran program tersebut dilakukan dalam rangkaian peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) tingkat Kota Semarang.

Pria yang akrab disapa Hendi itu pun optimis jika SI BENING akan efektif menekan angka stunting di Kota Semarang. “Konsep SI BENING ini pada dasarnya adalah gotong royong. Sama seperti saat kita peluncuran SICENTIK yang pada dasarnya penerapan bergerak bersama dalam pemberantasan DBD. Alhamdulillah angka DBD di Kota Semarang terbukti bisa ditekan. Insyaa Allah jika semua bergerak bersama persoalan di Kota Semarang dapat diselesaikan dengan cepat, termasuk stunting,” terang Hendi.

SI BENING adalah salah satu bukti keseriusan Pemkot Semarang dalam mengatasi masalah stunting. Sebelumnya, Pemkot Semarang juga telah membentuk DASHAT (Dapur Sehat Atasi Stunting) di 16 kecamatan yang merupakan program penanganan stunting berupa pemberian makanan tambahan, penempatan petugas surveilans kesehatan (Gasurkes) di setiap kelurahan, dan pemantauan ibu hamil. Berbeda dengan DASHAT yang menggunakan anggaran dari pemerintah, SI BENING lebih bersifat swadaya melibatkan masyarakat.

Dari catatan yang ada, terdapat dua versi terkait angka stunting di Kota Semarang. Versi pertama yaitu menurut operasi timbang, angka stunting di Kota Semarang adalah 3,10% atau 1.367 dari 44.058 anak. Versi kedua adalah menurut hasil survei SSGI yaitu 21,3% atau 65 dari 306 anak. Hendi pun menargetkan angka tersebut dapat turun menjadi 14% di tahun 2024, sesuai dengan target nasional yang disampaikan Presiden Joko Widodo.

“Tetapi jika ternyata (SI BENING) masih kurang mencapai target, maka akan kita lakukan inovasi-inovasi lainnya. Jadi kita lihat dulu sesuai situasi dan kondisi,” pungkas Hendi.

Sementara itu, Ketua Forum Kota Sehat Kota Semarang, Krisseptiana Hendrar Prihadi berharap bantuan yang telah diberikan Pemkot Semarang bisa diteruskan oleh stakeholder yang lain dalam rangka bersama-sama mengatasi persoalan stunting di Kota Semarang.

“Pemerintah Kota Semarang melalui DKK telah memberikan bantuan kepada anak-anak stunting dengan memberikan makan 3x sehari selama 2 bulan. Namun hal tersebut tidak mungkin akan berlanjut terus mengingat biaya yang dibutuhkan sangat besar. Harapan saya, pemberian bantuan ini akan diteruskan oleh lurah maupun Muspida-muspida sebagai orang tua asuh,” kata Tia Hendi, sapaan akrabnya.

“Tinggal bagaimana empati dan kepedulian kita. Sederhananya, kalau kita melihat di lingkungan kita ada anak yang kurus dan terlihat kurang tumbuh kembangnya ya mari kita bantu agar menjadi sehat. Intinya kita harus bergerak bersama,” tegas Tia.

Dirinya juga menjelaskan, selain mengupayakan penurunan angka stunting, Pemkot Semarang melalui dinas terkait lainnya seperti Disdalduk dan KUA juga melakukan tindakan preventif dengan cara mendampingi dan mengedukasi Catin (calon pengantin) maupun ibu hamil mengenai stunting. Harapannya, hal ini dapat memutus mata rantai stunting di Kota Semarang.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

GIIAS Semarang 2026 menyiapkan tiga pilihan parkir bagi pengunjung di Gedung Muladi Dome UNDIP, area belakang SPBU UNDIP, dan sepanjang Jalan Banyu Putih Raya. Parkir utama menampung lebih dari 780 kendaraan, sementara area tambahan berkapasitas hingga 200 kendaraan. Pengunjung dari Jalan Banyu Putih Raya juga mendapat fasilitas shuttle bus gratis.
Ini Tempat Parkir GIIAS 2026 Semarang
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Selasa, 6 Oktober 2026, didominasi kondisi cerah hingga berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB mencatat suhu udara Semarang 27,7 derajat Celsius dengan kelembapan 75 persen. Hujan ringan berpotensi terjadi di sebagian pegunungan bagian tengah dan sekitarnya, sementara risiko kebakaran hutan dan lahan tetap perlu diwaspadai.
06 Oktober 2026: Cuaca Semarang Cerah Berawan, Hujan Ringan Berpotensi Turun di Pegunungan Jawa Tengah
DPC GEKRAFS Salatiga Dikukuhkan, Potensi Ekonomi Kreatif Terus Dikembangkan hingga Pasar Internasional
DPC GEKRAFS Salatiga Dikukuhkan, Potensi Ekonomi Kreatif Terus Dikembangkan hingga Pasar Internasional
Toyota Land Cruiser LC 300 menjadi salah satu kendaraan yang menarik perhatian pengunjung GIIAS Semarang 2026 di Muladi Dome Universitas Diponegoro, Rabu (30/9/2026). SUV premium tersebut diperkenalkan kepada masyarakat Jawa Tengah dengan menawarkan perpaduan desain gagah, kabin mewah, performa kuat, serta kemampuan off-road.
Land Cruiser LC 300 Mencuri Perhatian di GIIAS Semarang 2026
[pekok2]