KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Hendi Turun Langsung Kawal Pembagian Sembako Untuk Warga Semarang

Hendi Turun Langsung Kawal Pembagian Sembako Untuk Warga Semarang

Hendi Turun Langsung Kawal Pembagian Sembako Untuk Warga Semarang

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi terus berupaya melakukan pendekatan humanis kepada masyarakat untuk dapat mematuhi aturan PPKM Darurat (Foto/IST)

RASIKAFM – Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi terus berupaya melakukan pendekatan humanis kepada masyarakat untuk dapat mematuhi aturan PPKM Darurat. Setelah memborong dagangan warung yang masih buka lebih dari pukul 20.00, serta melakukan sidak ke pabrik untuk meminta pekerja WFH tetap mendapatkan gaji, kini dirinya juga membagikan sembako kepada masyarakat Semarang yang terdampak PPKM Darurat.

Wali Kota Semarang yang akrab disapa Hendi itu pun mengungkapkan bahwa ada hampir 100.000 paket sembako yang telah disiapkan oleh Pemerintah Kota Semarang. Jumlah tersebut akan dibagi kepada keluarga di wilayah ibu kota Jawa Tengah yang belum pernah mendapatkan bantuan lain, baik itu dari pemerintah pusat maupun pemerintah provinsi Jawa Tengah.

Hendi menuturkan jika sebagian paket sembako telah diterima oleh masyarakat sejak Kamis (8/7), dimana dia sendiri juga ikut turun langsung membagikannya ke rumah – rumah warga. Sedangkan sebagian lagi diterangkannya masih dalam proses pengepakan yang dilakukan secara bertahap, mengingat sistem kerja di Pemerintah Kota Semarang juga mengikuti regulasi PPKM Darurat.

“Semoga adanya bantuan sembako ini dapat membantu meringankan warga Semarang yang terdampak PPKM darurat. Untuk distribusinya sendiri sudah mulai dari hari Kamis,” tutur Hendi.

“Tapi memang dilakukan bertahap dari proses pengepakan sampai ke distribusinya, karena jumlahnya cukup besar. Insya Allah targetnya pada hari Senin semua selesasi didistribusi. Minimal sudah di Kecamatan,” tekannya saat membagikan sembako di Kelurahan Tawangsari, Minggu (11/7).

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kota Semarang, Muthohar, secara detail menjelaskan jika mekanisme distribusi akan melalui masing – masing kecamatan, kemudian dari kecamatan didistribusikan ke kelurahan. Kelurahan membagikan ke warga yang sebelumnya sudah didata dan lolos verifikasi.

“Penerima bantuan yaitu warga yang belum mendapatkan bantuan lain seperti program PKH, BST, ataupun program bantuan lainnya dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Tujuannya agar merata dan tidak tumpang tindih. Kami juga memberi kepada warga yang sedang isoman,” ujar Muthohar.

Kabar Terkini

POPULER

PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) melakukan perbaikan expansion joint dan rekonstruksi rigid pavement di sejumlah titik Tol Semarang A, B, C hingga akhir September 2026. Pekerjaan dilakukan untuk menjaga kualitas infrastruktur dan keselamatan pengguna, dengan pengaturan lalu lintas secara situasional serta dukungan rambu, petugas lapangan, dan kepolisian.
Tol Semarang Diperbaiki, Siap-Siap Ada Perlambatan!
Polres Semarang mengamankan dua tersangka dugaan pencurian kabel dan baterai tower telekomunikasi di sejumlah wilayah Kabupaten Semarang. Salah satu tersangka, BD, merupakan karyawan Telkomsel dan diduga mengajak IY melakukan pencurian di Desa Jambu pada 9 September 2026. Polisi juga mendalami keterlibatan keduanya dalam sedikitnya 12 lokasi pencurian baterai sejak Januari hingga Mei 2026.
Kabel dan Baterai di 12 Tower Milik Telkomsel Digasak Maling, Kerugian Capai Ratusan Juta
Haryono (58), warga Desa Diwak, Bergas, Kabupaten Semarang, selamat dari tenggelamnya KM Virgo 8 di perairan Masalembo, Minggu (13/9/2026). Ia bersama sembilan korban lain bertahan di rakit penolong sebelum ditemukan kapal nelayan. Haryono mengaku mengalami sejumlah kejadian yang dianggapnya sebagai firasat sebelum kapal berangkat menuju Kalimantan Tengah.
Cerita Korban Selamat Kapal Virgo Asal Kabupaten Semarang, Nasi Berkat yang Tumpah hingga Mimpi Kapal Tenggelam
Warung Murah Berkah di Jalan Nakula Sadewa, Salatiga, menyajikan mangut kepala manyung dan sekitar 20 menu masakan Jawa setiap hari. Warung milik Hariyani ini buka pukul 06.30–14.00 WIB dengan harga terjangkau, mulai Rp5.000, termasuk kepala manyung Rp25.000–Rp40.000, serta ramesan sekitar Rp10.000.
Kepala Manyung Warung Murah Berkah, Solusi Cerdas Dikala Lapar, Harga Bersahabat
[pekok2]