URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi menyampaikan sejumlah pesan dalam pidatonya pada peringatan Kemerdekaan HUT RI Ke-77 di Balaikota Semarang, Rabu (17/8). Salah satunya, pria yang akrab disapa Hendi itu menyiratkan ketegasan agar jangan sampai ada politik identitas di Kota Semarang.

Mbak Google

KABAR RASIKA

HUT RI Ke-77, Hendi Tegaskan Tak Ingin Ada Politik Identitas di Semarang

HUT RI Ke-77, Hendi Tegaskan Tak Ingin Ada Politik Identitas di Semarang

HUT RI Ke-77, Hendi Tegaskan Tak Ingin Ada Politik Identitas di Semarang

Featured Image

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi menyampaikan sejumlah pesan dalam pidatonya pada peringatan Kemerdekaan HUT RI Ke-77 di Balaikota Semarang, Rabu (17/8). Salah satunya, pria yang akrab disapa Hendi itu menyiratkan ketegasan agar jangan sampai ada politik identitas di Kota Semarang. Untuk itu dirinya pun mengajak seluruh masyarakat di ibu kota Jawa Tengah untuk semakin menguatkan rasa kebersamaan dan gotong royong.

“Dalam kesempatan ini saya menekankan untuk janganlah sampai ada momen – momen dimana berbedanya kain yang menempel pada tubuh kita, menjadi tembok – tembok pembatas yang menghalangi kita untuk saling bergandengan tangan,” tegas Hendi. “Gotong royong hari ini menjadi sebuah tanggung jawab bagi kita, untuk bagaimana dalam Indonesia merdeka inilah kita bergerak bersama saling memerdekakan,” imbuhnya.

Lebih lanjut, dalam kesempatanya Hendi meminta seluruh masyarakat untuk meletakkan semangat gotong royong sebagai dasar pembangunan Kota Semarang. Hendi mengungkapkan jika gagasanya terkait konsep pembangunan ‘Bergerak Bersama’ yang berasal dari semangat gotong royong telah mampu mendorong kebangkitan Semarang dari tekanan pandemi covid-19. Untuk itu ke depan harus dikuatkan dengan rasa kebersamaan yang tinggi.

“Untuk itu, mengingat penting dan strategisnya konsep gotong royong bagi kita semua, dalam kesempatan ini saya menekankan, janganlah sampai rasa semangat kebersamaan kita ke depan seperti air laut di tepi pantai, yang pasang surut. Semangat Gotong royong bukanlah sebuah hal yang bisa diperdebatkan hanya karena ada satu dua hal perbedaan di antara kita,” pungkasnya.

Di sisi lain, Hendi juga menyelipkan harapan agar tren positif yang telah mampu diupayakan di Kota Semarang hari ini bisa terus dijaga. Maka dari itu dia pun meminta agar makna tema peringatan HUT RI ke-77 kali ini dapat benar – benar dimaknai oleh seluruh masyarakat, yaitu ‘Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat’. Menurutnya tema tersebut menjadi harapan besar yang harus benar – benar diupayakan bersama.

“Sejumlah pencapaian dan seluruh apresiasi yang diberikan pada Kota Semarang haruslah menjadi penguat optimisme kita bersama, untuk semakin Pulih Lebih Cepat, dan Bangkit Lebih Kuat, seperti tema HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-77 kali ini,” ajaknya. “Untuk itu kini yang perlu kita kerjakan yakni bergotong-royong, memperkuat konsep pembangunan Bergerak Bersama yang selama ini telah menjadi identitas Kota Semarang,” pinta Wali Kota Semarang tersebut.

Terakhir, Hendi menutup pidatonya dengan menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat yang telah bergerak bersama dengannya, dalam mendorong terwujudnya berbagai hal positif di Kota Semarang. Dirinya menekankan bahwa segala capaian di Kota Semarang bukanlah hanya kerja pemerintah semata, melainkan kerja seluruh pihak yang berkomitmen mewujudkan Kota Semarang yang semakin hebat.

“Akhir kata, atas berbagai partisipasi dan kontribusi yang diberikan untuk bangsa Indonesia, khususnya Kota Semarang, saya ucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya,” ujarnya. “Semoga Allah SWT senantiasa meridhoi niat baik dan upaya keras kita bersama,” tutup Hendi.

BACA JUGA :

Kenaikan harga BBM nonsubsidi Pertamax menjadi Rp16.250 per liter mulai dirasakan warga di Ungaran, Kabupaten Semarang, Rabu (10/6/2026). Sejumlah pengendara mengaku pengeluaran harian bertambah, namun tetap memilih Pertamax karena dinilai lebih baik untuk performa dan keawetan mesin kendaraan meski antrean Pertalite di SPBU mulai meningkat.
Harga Pertamax Meroket, Warga Ungaran Tetap Bertahan Meski Pengeluaran Membengkak
Cegah Serangan Wereng, Petani Milenial Gunung Tumpeng Semprotkan Insektisida Pakai Drone
Cegah Serangan Wereng, Petani Milenial Gunung Tumpeng Semprotkan Insektisida Pakai Drone
Harga Ayam Hidup Anjlok hingga Rp11
Harga Ayam Hidup Anjlok hingga Rp11.000 per Kg, Pinsar Sebut Overproduksi dan Dominasi Middleman Jadi Penyebab
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dinilai belum mampu mendongkrak kesejahteraan peternak ayam rakyat karena pasokan masih didominasi broker dan pelaku usaha besar. Dalam rapat koordinasi PINSAR Indonesia di Kabupaten Semarang, Selasa, peternak mengeluhkan harga ayam hidup yang anjlok hingga jauh di bawah harga acuan akibat surplus produksi nasional dan lemahnya pengawasan tata niaga.
PINSAR: Program MBG Belum Berdampak Langsung, Peternak Ayam Rakyat Masih Tertekan

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

TERKINI

Warung Soto di Kalinyamat Tingkir Terbakar, Diduga akibat Dispenser
Warung Soto di Kalinyamat Tingkir Terbakar, Diduga akibat Dispenser
Kebakaran melanda Warung Soto Kalinyamat milik Adam Hariyanto di Jalan Kalinyamat, Tingkir, Kota Salatiga, Rabu (10/6/2026), diduga akibat korsleting listrik pada dispenser pom bensin mini. Api yang menyambar...
Kenaikan harga BBM nonsubsidi Pertamax menjadi Rp16.250 per liter mulai dirasakan warga di Ungaran, Kabupaten Semarang, Rabu (10/6/2026). Sejumlah pengendara mengaku pengeluaran harian bertambah, namun tetap memilih Pertamax karena dinilai lebih baik untuk performa dan keawetan mesin kendaraan meski antrean Pertalite di SPBU mulai meningkat.
Harga Pertamax Meroket, Warga Ungaran Tetap Bertahan Meski Pengeluaran Membengkak
Kenaikan harga BBM nonsubsidi Pertamax menjadi Rp16.250 per liter mulai dirasakan warga di Ungaran, Kabupaten Semarang, Rabu (10/6/2026). Sejumlah pengendara mengaku pengeluaran harian bertambah, namun...
Cegah Serangan Wereng, Petani Milenial Gunung Tumpeng Semprotkan Insektisida Pakai Drone
Cegah Serangan Wereng, Petani Milenial Gunung Tumpeng Semprotkan Insektisida Pakai Drone
Petani di Desa Gunung Tumpeng, Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang memanfaatkan drone pertanian bantuan Kementerian Pertanian untuk penyemprotan insektisida di sekitar 100 hektare lahan sawah sebagai langkah...
CJFACE 2026 Hadir di Semarang! Bank Indonesia Dorong Furnitur Jepara Tembus Pasar Global dan Perkuat Ekosistem Halal 2
CJFACE 2026 Hadir di Semarang! Bank Indonesia Dorong Furnitur Jepara Tembus Pasar Global dan Perkuat Ekosistem Halal
Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jawa Tengah bersama Pemprov Jawa Tengah, KADIN Jepara, dan komunitas JIFBW menggelar Central Java Furniture & Carving Expo (CJFACE) 2026 di Atrium DP Mall Semarang pada...
10 Juni 2026 Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 14.00–16
10 Juni 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 14.00–16.00 WIB, Tinggi Air Sentuh 0,9 Meter
BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang memprakirakan pasang maksimum di perairan Semarang terjadi pada Rabu, 10 Juni 2026 pukul 14.00–16.00 WIB dengan tinggi muka air laut mencapai 0,9...
Muat Lebih

POPULER

MTsN 1 Kabupaten Semarang di Kecamatan Susukan mengolah sampah organik dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan asrama siswa menjadi pakan larva maggot sebagai bagian dari gerakan ecotheology. Inovasi yang berkembang dari penelitian siswa tersebut kini menghasilkan maggot basah dan kering bernilai jual, sekaligus menjadi sarana pendidikan karakter dan pengelolaan lingkungan berkelanjutan.
Manfaatkan Makanan Sisa MBG, MTsN Kabupaten Semarang Budidayakan Maggot
Polres Salatiga memusnahkan 74 knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis hasil razia cipta kondisi dan penertiban lalu lintas periode 16–31 Mei 2026 di depan Pendopo Polres Salatiga. Kapolres Salatiga AKBP Ade Papa Rihi menegaskan langkah tersebut dilakukan untuk menjaga ketertiban, mengurangi kebisingan, serta meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat di jalan raya.
Razia Seminggu, 74 Knalpot Tidak Sesuai Teknis Ditindak Jajaran Satlantas Salatiga
Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, resmi membuka pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 di Aula Ganesha Dinas Pendidikan Kota Salatiga, Selasa (2/6/2026). Pembukaan SPMB menandai dimulainya persaingan ribuan calon siswa untuk masuk sekolah favorit melalui proses seleksi yang berlangsung secara daring pada 2–4 Juni 2026 dengan prinsip objektif, transparan, akuntabel, dan berkeadilan.
Pembukaan SPMB di Salatiga, 2.500 Siswa Bersaing Rebut Sekolah Bergengsi

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved