URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Kehadiran Media Sosial (Medsos) apabila dimanfaatkan secara baik maka besar manfaarnya namun demikian apabila dimanfaatkan untuk hal yang tidak baik dampaknya bisa sangat buruk, untuk itu bijaklah dalam menggunakan medsos, jangan ada bullying,

Mbak Google

KABAR RASIKA

Jadi Irup di SMA Negeri 1 Salatiga, Kapolres Salatiga Berpesan “Bijaklah Bermedsos dan Jangan Ada Bullying”

Jadi Irup di SMA Negeri 1 Salatiga, Kapolres Salatiga Berpesan “Bijaklah Bermedsos dan Jangan Ada Bullying”

Jadi Irup di SMA Negeri 1 Salatiga, Kapolres Salatiga Berpesan “Bijaklah Bermedsos dan Jangan Ada Bullying”

Kapolres Salatiga AKBP Aryuni Novitasari, saat menjadi Inspektur Upacara di SMA 1 Salatiga Foto dok IST
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Kehadiran Media Sosial (Medsos) apabila dimanfaatkan secara baik maka besar manfaarnya namun demikian apabila dimanfaatkan untuk hal yang tidak baik dampaknya bisa sangat buruk, untuk itu bijaklah dalam menggunakan medsos, jangan ada bullying, pentingnya menghargai atau menghormati baik kepada orang tua dan guru serta teman dan tanamkam kebanggaan dari diri karena menjadi bagian dari siswa di Kota Salatiga, itulah pesan Kapolres Salatiga saat menjadi Inspektur Upacara di SMA Negeri 1 Salatiga Senin 02/10/2023.

Kapolres Salatiga AKBP Aryuni Novitasari, didampingi Kepala Sekolah SMA 1 Salatiga, Subroto, didaulat menjadi Inspektur Upacara.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Salatiga mengajak seluruh siswa untuk menepuk pundak kanan temannya dan sebaliknya sambil menanyakan kabar sekaligus dengan memberikan senyuman.

Kapolres menyampaikan agar seluruh siswa bijak dalam menggunan media sosia (medsos), apabila digunakan untuk hal positif akan melahirkan kebaikan namun apabila digunakakan untuk hal negatif bisa membuat luka siapa saja termasuk diri pribadi, dengan berbagai latar belakang siswa yang ada di SMA 1 Salatiga.

“Saya berharap jangan ada bullying terhadap sesama anak didik karena hal tersebut tidak hanya meninggalkan trauma, namun juga berurusan dengan hukum, ingat Kota Salatiga merupakan Kota Tertoleran Se-Indonesia jadi jangan sampai dikotori dengan perbuatan bullying atau perundungan”, ucap AKBP Aryuni Novitasari, M.Psi, M.Si, Psi.

“Kesuksesan dapat kita raih dengan cara belajar yang rajin, disiplin dan rasa tanggung jawab serta saling menghargai”, ujar Aryuni.

Diakhir acara Kapolres juga memberikan apresiasi kepada Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Salatiga, guru dan pengajar yang telah ketat menerapkan disiplin di sekolah utamanya terkait dengan disiplin terhadap peraturan lalu lintas bahwa siswa yang belum memiliki SIM tidak diperkenankan mengendarai kendaraan bermotor ke sekolah.

Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Salatiga mengucapkan terimakasih kepada Kapolres Salatiga yang telah bersedia menjadi Irup dan memberikan arahan kepada siswanya, berharap bimbingan dan arahannya bisa menjadi bekal bagi anak didiknya untuk meningkatkan kedisiplinan dalam menuntut ilmu sehingga bisa menjadi bekal untuk meraih sukses.

Berdasarkan data dari Humas Polres Salatiga, pada Senin 2 Oktober 2023 ini selain Kapolres Salatiga yang menjadi Irup pada kegiatan Upacara, seluruh Pejabat Utama Polres Salatiga juga menjadi Irup di beberapa sekolah lain di Kota Salatiga, Wakapolres Salatiga Kompol Iman Sudiyantoro, S.H, M.H., menjadi irup di SMA Negeri 2 Salatiga dan Kabag Ops Kompol Muchamad Zazid, S.H, M.H di SMA Negeri 3 Salatiga serta Pejabat Utama Polres Salatiga lainnya menjadi irup di SMA sederajat dan SMP sederajat di Kota Salatiga.

BACA JUGA :

SMP Negeri 2 Ungaran memastikan tidak pernah menjual maupun mengadakan seragam bagi peserta didik baru setelah muncul isu dugaan pungutan seragam. Pada Kamis (25/6/2026), pihak sekolah menyatakan seluruh dana titipan dari sekitar 50 wali murid telah diperintahkan untuk dikembalikan, sementara Pemerintah Kabupaten Semarang menegaskan sekolah wajib mematuhi aturan yang melarang pengadaan dan penjualan seragam di lingkungan pendidikan.
Kepala SMPN 2 Ungaran Tegaskan Tak Ada Pengadaan Seragam di Sekolah
Pedagang daging sapi, bakso, sate, dan masakan Padang bersama Dinas Perdagangan Kota Salatiga menggelar pertemuan di Pasar Raya I Salatiga, Rabu (24/6/2026), untuk membahas dampak mogok jualan pedagang daging akibat minimnya pasokan sapi dan tingginya harga daging. Kondisi tersebut menyebabkan stok daging menipis, sejumlah usaha kuliner mengurangi operasional bahkan tutup sementara, sehingga pemerintah mengusulkan intervensi pasokan dari daerah penghasil sapi melalui koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.
Imbas Pedagang Daging Sapi Mogok Jualan, Warno Akui Penjual Bakso Terdampak
Dinas Pertanian, Perikanan dan Pangan Kabupaten Semarang bersama Disdikbudpora meluncurkan program Penyuluh Masuk Sekolah dan Sekolah Pangan Lestari untuk meningkatkan literasi pertanian pelajar serta menarik minat generasi muda menjadi petani. Program yang disiapkan mulai tahun ajaran baru ini hadir sebagai respons atas menurunnya jumlah petani dan dominasi petani berusia di atas 45 tahun yang berpotensi mengancam regenerasi sektor pertanian dan ketahanan pangan daerah.
Atasi Krisis Regenerasi Petani, Dispertanikap dan Disdikbudpora Kabupaten Semarang Luncurkan Program Penyuluh Masuk Sekolah
Pemkot Salatiga Komit Perkuat Pelayanan Publik dengan Delapan Aksi Perubahan
Pemkot Salatiga Komit Perkuat Pelayanan Publik dengan Delapan Aksi Perubahan
Turunnya Populasi Sapi Potong Berimbas Pasokan di RPH Salatiga Dampaknya Picu Kenaikan Harga Daging
Turunnya Populasi Sapi Potong Berimbas Pasokan di RPH Salatiga Dampaknya Picu Kenaikan Harga Daging
Wujudkan Pemerintahan Transparan dan Akuntabel, Kelurahan Noborejo Hadirkan Inovasi Digital “SINERGI”
Wujudkan Pemerintahan Transparan dan Akuntabel, Kelurahan Noborejo Hadirkan Inovasi Digital “SINERGI”

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Turunnya Populasi Sapi Potong Berimbas Pasokan di RPH Salatiga Dampaknya Picu Kenaikan Harga Daging
Turunnya Populasi Sapi Potong Berimbas Pasokan di RPH Salatiga Dampaknya Picu Kenaikan Harga Daging
Pembangunan akses On/Off Ramp Pattimura di Kota Salatiga terus menunjukkan perkembangan dengan progres konstruksi mencapai 13,2 persen hingga Juni 2026. Proyek yang dikerjakan PT Trans Marga Jateng ini ditargetkan mulai beroperasi pada Januari 2027 untuk memperkuat konektivitas dengan Tol Semarang–Solo, memperlancar mobilitas masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi, investasi, pendidikan, dan pariwisata di wilayah Salatiga dan sekitarnya.
Akses Tol Pattimura Salatiga Dikebut, Progres Sudah 13,2 Persen dan Ditarget Beroperasi Awal 2027
Menuju Era Baru Trans Semarang Hijau, Jalur Khusus, dan Berkeadilan
Menuju Era Baru Trans Semarang: Hijau, Jalur Khusus, dan Berkeadilan