KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Jambret Tas Pejalan Kaki, Dua Pelaku Dapat Diamankan Warga

Jambret Tas Pejalan Kaki, Dua Pelaku Dapat Diamankan Warga

Jambret Tas Pejalan Kaki, Dua Pelaku Dapat Diamankan Warga

Pelaku penjambretan tas milik Indah Sri Handayani (34) warga Sekorejo, Kecamatan Gunungpati saat berhasil diamankan oleh warga.

RASIKAFM – Seorang perempuan menjadi korban penjambretan oleh dua orang pria di Jalan Veteran, Kelurahan Lempongsari, Kecamatan Gajahmungkur pada Senin (26/7/2021) sekira pukul 21.00 WIB.

Diketahui korban bernama Indah Sri Handayani (34) warga Sekorejo, Kecamatan Gunungpati. Sementara dua pelaku bernama Hendri Okta Viky (19) warga Sambirejo, Kecamatan Gayamsari dan Mandhon (32) warga Bangetayu, Kecamatan Genuk.

Beruntung sesaat melakukan aksinya, kedua pelaku dapat diamankan oleh warga di Jalan Kyai Saleh, Kecamatan Semarang Selatan.

Kapolsek Semarang Selatan, Kompol Untung Kistopo menjelaskan kejadian bermula ketika korban melintas Jalan Pahlawan Semarang kemudian belok kanan Jl. Veteran sembari membawa sebuah Tas coklat.

Kemudian, sesampai di samping Mapolda Jateng, tiba – tiba ada 2 orang yang menarik tas tersebut dari belakang sehingga korban tersebut jatuh.

Setelah pelaku mendapat tas korban, kemudian pelaku langsung melarikan diri ke arah Barat mengendarai motor beat bernomor polisi H-6316-AAW dan di kejar oleh warga yang mengetahui kejadian tersebut.

“Pelaku tertangkap oleh masyarakat di Jl. Kyai Saleh Semarang. Dalam kejadian tersebut korban mengalami luka lecet di tangan dan kaki sebelah kanan,” kata Kompol Untung Kistopo seperti rilis yang diterima, Selasa (27/7/2021).

Diketahui, isi tas yang dibawa korban yaitu satu unit handphone samsung warna hitam, uang tunai senila Rp. 150 ribu dan beberapa surat dokumen identitas korban. Sementara pelaku saat ini masih mendekam di Polsek Semarang Selatan untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut.

Kabar Terkini

POPULER

Jateng Guyub menggelar aksi penolakan rencana pembangunan geothermal di kawasan Gunung Ungaran dan Gunung Lawu sejak Selasa (22/9/2026). Gerakan yang disebut menghimpun elemen masyarakat dari 28 kabupaten/kota di Jawa Tengah itu dilakukan dengan berjalan kaki menuju Kantor Gubernur Jawa Tengah karena kekhawatiran terhadap dampak lingkungan dan kehidupan generasi mendatang.
Massa Gelar Aksi Longmarch Gedong Songo-Kantor Gubernur Jateng, Suarakan Penolakan Geothermal
Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang mencatat 218 kejadian kebakaran lahan kosong sepanjang Januari hingga September 2026. Kepala Bidang Operasional dan Penyelamatan Damkar Semarang Tantri Pradono mengatakan kebakaran meningkat karena kondisi lahan kering dan aktivitas manusia, sehingga pemilik lahan diminta menjaga kebersihan serta menghindari pembakaran sampah.
Lahan Kosong Jadi Ladang Api, 218 Kebakaran Terjadi di Semarang
PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) melakukan perbaikan expansion joint dan rekonstruksi rigid pavement di sejumlah titik Tol Semarang A, B, C hingga akhir September 2026. Pekerjaan dilakukan untuk menjaga kualitas infrastruktur dan keselamatan pengguna, dengan pengaturan lalu lintas secara situasional serta dukungan rambu, petugas lapangan, dan kepolisian.
Tol Semarang Diperbaiki, Siap-Siap Ada Perlambatan!
Haryono (58), warga Desa Diwak, Bergas, Kabupaten Semarang, selamat dari tenggelamnya KM Virgo 8 di perairan Masalembo, Minggu (13/9/2026). Ia bersama sembilan korban lain bertahan di rakit penolong sebelum ditemukan kapal nelayan. Haryono mengaku mengalami sejumlah kejadian yang dianggapnya sebagai firasat sebelum kapal berangkat menuju Kalimantan Tengah.
Cerita Korban Selamat Kapal Virgo Asal Kabupaten Semarang, Nasi Berkat yang Tumpah hingga Mimpi Kapal Tenggelam
[pekok2]