URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
PT Jasamarga Semarang Batang (JSB) memberikan santunan kepada anak yatim piatu di sekitar Gerbang Tol Kalikangkung, Kamis (30/10/2025), sebagai bagian dari program CSR. Kegiatan di Masjid Ash Syafar ini dipimpin Direktur Utama Nasrullah untuk mempererat hubungan sosial dan menumbuhkan semangat kepedulian di lingkungan sekitar.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Jasamarga Semarang Batang Salurkan Santunan Anak Yatim di Sekitar Gerbang Tol Kalikangkung

Jasamarga Semarang Batang Salurkan Santunan Anak Yatim di Sekitar Gerbang Tol Kalikangkung

Jasamarga Semarang Batang Salurkan Santunan Anak Yatim di Sekitar Gerbang Tol Kalikangkung

featured-img

Semarang, 31 Oktober 2025 — Sebagai wujud nyata kepedulian terhadap masyarakat sekitar wilayah operasionalnya, PT Jasamarga Semarang Batang (JSB) melaksanakan program Corporate Social Responsibility (CSR) dengan memberikan santunan kepada anak yatim piatu yang berasal dari lingkungan sekitar Gerbang Tol Kalikangkung.

Kegiatan yang berlangsung di Masjid Ash Syafar ini menjadi bagian dari program rutin JSB yang berfokus pada pilar sosial, dengan tujuan mempererat hubungan harmonis antara perusahaan dan masyarakat sekitar, sekaligus memberikan manfaat langsung bagi mereka yang membutuhkan.

Acara diawali dengan tausiyah dan doa bersama untuk kelancaran operasional jalan tol serta keberkahan bagi seluruh karyawan dan masyarakat. Dalam kesempatan tersebut, para anak yatim menerima santunan guna mendukung kebutuhan sehari-hari.

Direktur Utama PT Jasamarga Semarang Batang, Nasrullah, menyampaikan bahwa kegiatan sosial ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk menghadirkan nilai-nilai kemanusiaan dan kebersamaan di tengah masyarakat.

“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya membawa kebahagiaan bagi anak-anak yatim, tetapi juga menjadi pengingat bagi kita semua akan pentingnya berbagi dan saling peduli. Jasamarga Semarang Batang akan terus berkomitmen menjalankan program CSR yang berdampak positif bagi masyarakat dan lingkungan,” ujarnya.

Melalui kegiatan santunan ini, PT Jasamarga Semarang Batang terus menegaskan komitmennya dalam mendukung nilai-nilai Asta Cita Presiden, dengan menghadirkan semangat berbagi dan kepedulian sosial sebagai bagian dari budaya perusahaan. Program ini juga sejalan dengan visi Jasamarga Group untuk terus tumbuh dan berkembang bersama masyarakat di sekitar wilayah jalan tol.

BACA JUGA :

PT Jasamarga Semarang Batang melaksanakan program penghijauan dengan menanam pohon Trembesi dan Tabebuya di Simpang Susun Weleri serta sejumlah titik di sepanjang Tol Batang-Semarang. Program ini dilakukan untuk mendukung infrastruktur berkelanjutan melalui penyerapan emisi karbon, peningkatan kualitas udara, pengendalian erosi, peredaman kebisingan, dan penciptaan lingkungan jalan tol yang lebih asri bagi pengguna jalan.
Tanam Sekarang, untuk Generasi Mendatang: PT Jasamarga Semarang Batang Hijaukan Ruas Tol
Program Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) Pemerintah Provinsi Jawa Tengah membantu Hadi Mulyono, warga Desa Gondangmanis, Kudus, mewujudkan impian memiliki rumah layak setelah 25 tahun. Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meninjau langsung hasil program tersebut, Senin (29/6/2026), seraya menegaskan perbaikan RTLH menjadi strategi pengentasan kemiskinan yang berlanjut dengan target 5.000 unit rumah pada 2026.
Dulu Kebanjiran dan Nyaris Roboh, Kini Rumah Kuli Bangunan di Kudus Berdiri Kokoh Berkat Bantuan RTLH
Dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Semarang bersama Pemerintah Kabupaten Semarang dan Baznas Kabupaten Semarang memulai program bedah tiga rumah tidak layak huni yang ditandai peletakan batu pertama di Kelurahan Candirejo, Ungaran Barat, Senin (29/6/2026). Program ini bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penyediaan hunian layak sekaligus memperkuat sinergi lintas instansi dalam membantu warga yang membutuhkan.
Hari Bhayangkara ke-80, Polres Semarang Wujudkan Hunian Layak bagi Tiga Warga
Dinas Sosial Kabupaten Semarang mengungkap sejarah berkembangnya kawasan Tegal Panas dan Gembol yang kini dikenal sebagai lokasi karaoke dan praktik prostitusi terselubung. Kepala Dinsos Istichomah menjelaskan, Jumat (26/6/2026), kedua kawasan bermula dari warung bagi pengguna jalan dan sopir truk, lalu berkembang menjadi usaha hiburan tanpa izin. Dinsos berfokus pada pendampingan penyintas HIV/AIDS, pelatihan keterampilan, serta penanganan dampak sosial, sementara penertiban menjadi kewenangan Satpol PP.
Kawasan Tegal Panas dan Gembol Tak Berizin, Dinsos Fokus Dampingi Warga Binaan dan Terdampak Sosial
Pemerintah Kabupaten Semarang menyalurkan bantuan pemenuhan kebutuhan layak kepada 121 anak yatim dan anak dari keluarga kurang mampu di Kantor Dinsos Kabupaten Semarang, Kamis (25/6/2026). Bantuan hasil kolaborasi Dinas Sosial dengan Sentra Antasena Kementerian Sosial ini diberikan kepada anak-anak penerima kategori desil 1 hingga 5 untuk mendukung kebutuhan sekolah, kesehatan, dan kesejahteraan mereka bertepatan dengan momentum Muharam.
Momentum 10 Muharam, 121 Anak Yatim dan Kurang Mampu di Kabupaten Semarang Terima Bantuan Kemensos
Pemerintah Kabupaten Semarang melalui Dinas Sosial akan menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) DBHCHT 2026 kepada 2.393 warga di 92 desa dan kelurahan mulai Juni 2026. Bantuan diberikan kepada buruh tani tembakau, buruh dan petani cengkih, serta warga kurang mampu untuk mendukung kesejahteraan dan produktivitas mereka.
2.393 Buruh dan Petani Tembakau di Kabupaten Semarang Terima BLT DBHCHT Rp600 Ribu

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Komunitas Salatiga Keris Ageman Lestari menggelar prosesi jamasan pusaka di halaman Museum Salatiga, kawasan Prasasti Plumpungan, Kamis (2/7/2026), sebagai upaya pelestarian budaya Nusantara. Dalam kegiatan itu, bakal keris dan tombak diserahkan kepada empu untuk ditempa menjadi pusaka resmi Kota Salatiga, sekaligus melibatkan perawatan puluhan keris dan tosan aji milik masyarakat sebagai media edukasi budaya bagi generasi muda.
Sakral Gelar Jamasan Pusaka, Serahkan Bakal Keris Salatiga
Polres Salatiga menangkap sejumlah pelaku tawuran yang diduga terlibat dalam penyiraman air keras terhadap anak berusia 14 tahun di Jembatan depan Makam Ngemplak, Jalan Lingkar Selatan, Kamis (2/7/2026) dini hari. Empat pemuda ditetapkan sebagai tersangka kepemilikan senjata tajam tanpa izin setelah bentrokan yang dipicu tantangan melalui Instagram itu menyebabkan satu korban meninggal dunia.
Remaja Luar Kota Salatiga Tawuran di JLS, Anak 14 Tahun Meninggal usai Disiram Air Keras
Pengelola Warung Soemantri, Gani Nur Rahman, memprotes penutupan akses utama menuju lokasi usahanya di Jalan dr. O. Notohamidjojo, Blotongan, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga, yang terjadi akibat pemasangan pagar oleh pihak lain. Kondisi tersebut dinilai menghambat pembangunan, menyulitkan pengunjung, serta berdampak pada rencana pengembangan warung sebagai ruang kreatif, edukasi, dan kawasan konservasi.
Pengelola Warung Soemantri Protes, Akses Pintu Masuk Ditutup Pagar