URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Tim Gabungan Operasi Ketertiban Kota menemukan makanan kadaluwarsa yang ditemukan dari pedagang di kawasan Pasar Raya Salatiga. Makanan kadaluwarsa tersebut langsung disita dan diamankan petugas.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Jelang Lebaran, Tim Gabungan Masih Temukan Makanan Kadaluarsa

Jelang Lebaran, Tim Gabungan Masih Temukan Makanan Kadaluarsa

Jelang Lebaran, Tim Gabungan Masih Temukan Makanan Kadaluarsa

featured-img

Tim Gabungan Operasi Ketertiban Kota menemukan makanan kadaluwarsa yang ditemukan dari pedagang di kawasan Pasar Raya Salatiga. Makanan kadaluwarsa tersebut langsung disita dan diamankan petugas.

“Dari hasil pantauan hari ini, masih ditemukan makanan kadaluwarsa. Ada beberapa makanan yang disita seperti gula kacang, teajus, bakpia pathok, getuk trio yang dijual pedagang. Makanan tersebut langsung kita amankan karena sudah kadaluwarsa dan masih dipajang,” kata Suryatnanto, Kasi Penyelidikan, Penyidikan dan Penindakan (P3) Satpol PP, Selasa (12/04/2022).

Pantuan dilakukan para petugas ke kawasan Pasar Raya Salatiga baik di pedagang makanan sampai toko modern dan pusat perbelanjaan. Petugas meneliti satu persatu baik minuman dan makanan yang dijual untuk melihat dan mengantisipasi barang tersebut masih layak dikonsumsi atau tidak.

“Kami selalu menghimbau untuk selalu mengawasi masa kadaluwarsa makanan yang dijualnya, agar kejadian makanan yang kadaluwarsa tidak terulang lagi,” tambahnya.

Kepala Satpol PP Kota Salatiga, Joko Haryono mengatakan bahwa kegiatan pengawasan terhadap makanan kadaluwarsa ini rutin dilakukan jelang lebaran. Hal ini penting, karena untuk mengantisipasi makanan dan minuman yang memang sudah tidak layak dikonsumsi beredar di masyarakat.

“Operasi ini harus dilakukan dengan baik dan santun. Sebelumnya dahulukan untuk meminta izin ke pemilik toko sebelum memeriksa makanan dan minuman kadaluwarsa. Semoga dengan kegiatan ini bisa mengontrol dan memberikan pengawasan terhadap makanan yang tidak layak dijual, sehingga masyarakat aman,” terang Joko.

Dalam kegiatan tersebut, diikuti beberapa unsur yakni satpol pp, dispangtan, dinas perdagangan, bagian hukum setda, bagian prokompim, dinas kesehatan, polres salatiga, denpom IV/3, kodim 0714.

BACA JUGA :

Ini Langkah yang Disiapkan untuk Atasi Rob di Pati
Ini Langkah yang Disiapkan untuk Atasi Rob di Pati
Pemkot Salatiga Komit Perkuat Pelayanan Publik dengan Delapan Aksi Perubahan
Pemkot Salatiga Komit Perkuat Pelayanan Publik dengan Delapan Aksi Perubahan
Turunnya Populasi Sapi Potong Berimbas Pasokan di RPH Salatiga Dampaknya Picu Kenaikan Harga Daging
Turunnya Populasi Sapi Potong Berimbas Pasokan di RPH Salatiga Dampaknya Picu Kenaikan Harga Daging
Jalin Kerjasama dengan BKBH FH USM Rutan Salatiga Perluas Akses Bantuan Hukum dan Keadilan
Jalin Kerjasama dengan BKBH FH USM Rutan Salatiga Perluas Akses Bantuan Hukum dan Keadilan

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

TERKINI

24 Juni 2026 Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 13.00–17
24 Juni 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 13.00–17.00 WIB, Tinggi Air Capai 0,8 Meter
BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang memprakirakan pasang laut maksimum di perairan Semarang dan pesisir Jawa Tengah terjadi pada Rabu (24/6/2026) siang hingga sore hari dengan tinggi...
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan sebagian besar wilayah Jawa Tengah pada Rabu, 24 Juni 2026, didominasi kondisi cerah berawan hingga berawan. Hujan ringan hingga sedang berpotensi terjadi secara tidak merata pada sore hingga awal malam di kawasan pegunungan dan dataran tinggi akibat kondisi atmosfer yang mendukung pertumbuhan awan hujan.
24 Juni 2026: Cuaca Semarang Cerah Berawan, Sejumlah Wilayah Jawa Tengah Berpotensi Hujan Ringan hingga Sedang
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan sebagian besar wilayah Jawa Tengah pada Rabu, 24 Juni 2026, didominasi kondisi cerah berawan hingga berawan. Hujan...
Ini Langkah yang Disiapkan untuk Atasi Rob di Pati
Ini Langkah yang Disiapkan untuk Atasi Rob di Pati
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meninjau Desa Tunggulsari, Kecamatan Tayu, Kabupaten Pati, pada 23 Juni 2026 untuk mempercepat penanganan rob yang menggenangi permukiman warga. Pemprov Jateng menyiapkan...
Pemkot Salatiga Komit Perkuat Pelayanan Publik dengan Delapan Aksi Perubahan
Pemkot Salatiga Komit Perkuat Pelayanan Publik dengan Delapan Aksi Perubahan
Wali Kota Salatiga dr. Robby Hernawan menerima audiensi peserta Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan Tingkat III di ruang kerjanya untuk membahas delapan aksi perubahan yang dirancang sebagai inovasi...
Turunnya Populasi Sapi Potong Berimbas Pasokan di RPH Salatiga Dampaknya Picu Kenaikan Harga Daging
Turunnya Populasi Sapi Potong Berimbas Pasokan di RPH Salatiga Dampaknya Picu Kenaikan Harga Daging
Kelangkaan pasokan daging sapi terjadi di Kota Salatiga pada Juni 2026 akibat menurunnya populasi sapi potong yang siap dipasarkan. Dinas Pangan dan Pertanian Kota Salatiga mencatat kebutuhan sekitar 15...
Muat Lebih

POPULER

Dieng Caldera Race 2026 yang berlangsung pada 19–21 Juni di kawasan Dieng, Jawa Tengah, menarik ribuan pelari dari berbagai daerah dan mancanegara. Kategori 25K menjadi favorit karena menghadirkan rute baru menuju puncak Gunung Sindoro yang lebih menantang. Peserta harus menghadapi elevasi ekstrem dan suhu dingin pegunungan, namun tetap disuguhi panorama alam khas Dieng yang memukau sepanjang lintasan.
Menembus Dingin 14 Derajat, Ribuan Pelari Serbu Dieng Caldera Race 2026
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengalokasikan puluhan miliar rupiah untuk pemeliharaan, rehabilitasi, dan peningkatan ruas jalan provinsi di kawasan Pantura Barat pada 2026. Kebijakan yang disampaikan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi saat Rembug Pembangunan di Kota Tegal, Senin (22/6/2026), bertujuan memulihkan kemantapan jalan yang menurun akibat curah hujan tinggi sekaligus mendukung konektivitas dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Jalan Pantura Barat Jadi Prioritas, Pemprov Jateng Gelontorkan Puluhan Miliar Rupiah untuk Perbaikan dan Pemeliharaan
Seorang pengendara sepeda motor Honda Scoopy berinisial AF (21) meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, tepatnya di kawasan Kumpulrejo, Argomulyo, Sabtu pagi (20/6/2026). Kecelakaan diduga terjadi karena korban kurang konsentrasi saat berkendara hingga motornya oleng ke kiri dan masuk ke parit. Korban sempat dirawat di RSUD dr. Soebarkat Tjitrodarmodjo sebelum dinyatakan meninggal dunia.
Alami Laka Tunggal di JLS, Pengendara Scoopy Meninggal Dunia