RASIKAFM.COM | UNGARAN – Polres Semarang melakukan sterilisasi gereja menggunakan unit K-9 menjelang perayaan Natal 2025. Langkah ini dilakukan untuk memastikan umat Kristiani dapat menjalankan ibadah dengan aman dan nyaman, khususnya di gereja-gereja dengan jumlah jemaat besar.
Kapolres Semarang AKBP Ratna Quratul Ainy menjelaskan, sterilisasi dilakukan di sejumlah gereja yang masuk dalam pengamanan Operasi Lilin Candi 2025. Selain sterilisasi, Polres Semarang juga menempatkan personel pengamanan di setiap titik gereja.
“Hari ini kami laksanakan sterilisasi gereja dengan K-9 di beberapa gereja, terutama yang memiliki jemaat dalam jumlah besar, supaya malam ini dan besok saudara-saudara kita bisa melaksanakan ibadah dan merayakan Natal dengan aman dan nyaman,” ujarnya usai pemantauan di Gereja Katolik Kristus Raja Ungaran, Rabu (24/12/2025).
Dalam Operasi Lilin Candi 2025, Polres Semarang menerjunkan sebanyak 381 personel yang dipetakan sesuai dengan titik-titik gereja yang melaksanakan ibadah Natal. Pengamanan dilakukan secara terpadu dengan melibatkan berbagai unsur.
“Kami selalu bergandeng tangan dengan seluruh stakeholder di Kabupaten Semarang, termasuk rekan-rekan ormas, untuk bersinergi memberikan pelayanan dan pengamanan bagi saudara-saudara kita yang merayakan Natal,” imbuhnya.
Sementara itu, Pastor Paroki Kristus Raja Ungaran, Romo Marcellinus Tanto, menyampaikan rangkaian perayaan Natal di gerejanya dilaksanakan melalui beberapa kali misa untuk mengakomodasi jumlah umat yang cukup besar.
“Puncak perayaan Natal diwujudkan dalam misa sore dan malam ini, masing-masing dua kali, serta dua kali misa lagi besok. Total ada empat kali misa karena umat kami cukup banyak,” jelas Romo Tanto.
Ia menyebut jumlah jemaat Gereja Katolik Kristus Raja Ungaran mencapai sekitar 6.500 orang, dengan kehadiran rata-rata sekitar 2.500 umat di setiap perayaan misa. Oleh karena itu, pihak gereja menyiapkan sekitar 2.500 tempat duduk pada setiap misa.
Romo Tanto juga mengapresiasi dukungan pengamanan dari aparat kepolisian, TNI, dan pemerintah daerah, mengingat lokasi gereja berada di tepi jalan nasional.
“Kami bersyukur setiap tahun selalu mendapatkan dukungan pengamanan dari Polres, Polsek, TNI, dan pemerintah. Kehadiran mereka sangat kami rasakan manfaatnya saat melaksanakan ibadah,” ungkapnya.
Terkait kesiapan internal, Romo Tanto memastikan seluruh persiapan ibadah Natal telah dilakukan jauh hari sebelumnya dan kini hampir rampung.
“Kami sudah membentuk kepanitiaan khusus dan persiapan sudah sekitar 90 persen. Tinggal menyelesaikan beberapa hal kecil saja,” pungkasnya. (win)