URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]

Mbak Google

KABAR RASIKA

Jelang Usia Ke 4 Tahun, Transjateng Semakin Lekat Dihati Pelanggannya Dengan Hadirnya Driver Wanita

Jelang Usia Ke 4 Tahun, Transjateng Semakin Lekat Dihati Pelanggannya Dengan Hadirnya Driver Wanita

Jelang Usia Ke 4 Tahun, Transjateng Semakin Lekat Dihati Pelanggannya Dengan Hadirnya Driver Wanita

featured-img
Yunita Ningsih driver Transjateng saat melayani penumpang rute Bawen Semarang , jumat 3 september sore

RASIKAFM – Diusianya yang memasuki 4 tahun sejak diresmikan penggunaannya oleh Gubernur Jateng Ganjar Pranowo 17 Juli 2017 silam kehadiran moda transportasi darat ini semakin dibutuhkan saja keberadaanya. Terlebih bagi mereka pelanggan yang bekerja diwilayah Semarang sampai dengan Bawen dan sebaliknya.

Apalagi dalam dua tahun terakhir ini pasca hadirnya Yunita Ningsih warga Tambakboyo Ambarawa. Dia merupakan satu satunya driver Wanita dari 60 driver lain yang semuanya pria.

Kepada rasikafm.com Yunita mengaku jika sebelum bergabung di Trans Jateng ia telah terbiasa membawa bus besar serupa (Trans Jakarta ) Sehingga saat membawa bus ini sudah tidak Canggung lagi “bedanya kalo di Jakarta jalur bus nya terpisah dengan Kendaraan lain tapi disini jadi satu namun hal ini tidak masalah” ungkap Yunita.

Dilain pihak keberadaan Transjateng terus berbenah untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Salah satu terobosan yang dilakukan adalah melibatkan masyarakat dalam melakukan pengawasan operasional moda transportasi umum tersebut.

Selain itu, pengelola Transjateng juga membuat kanal aduan melalui media sosial, telepon dan WhatsApp di nomor 08112820123. “Semua aduan terkait operasional hingga kritik dan saran pasti kita tindaklanjuti. Kita komitmen untuk mewujudkan pelayanan prima dan terus berupaya untuk meningkatkan pelayanan,” kata koordinator layanan Transjateng Fidiyanto di Terminal Bawen, Kabupaten Semarang, Jumat (3/9/2021).

Situasi ruang tunggu Trans Jateng diterminal Bawen

Sementara itu Hadi Mustofa mengatakan, Transjateng koridor satu rute Stasiun Tawang, Kota Semarang – Terminal Bawen melayani beberapa kategori penumpang, antara lain pegawai, pelajar, buruh pabrik dan penumpang lainnya. Transjateng harus bisa memberikan pelayanan terbaik bagi penumpang.

Tak hanya itu, semua armada yang beroperasional wajib berhenti disetiap selter meski bus dalam kondisi full penumpang. Kru armada yang saat itu penumpangnya penuh, wajib memberi saran kepada penumpang untuk naik bus di belakangnya.
Ini dilakukan agar penumpang tidak kecewa.

Yunita saat mengemudi

Ketua operator Transjateng koridor Bawen – Stasiun Tawang Hadi Mustofa menambakan, semua kru armada Transjateng wajib memberikan pelayanan yang baik kepada penumpang. “Jika ada penumpang yang sakit, kru juga harus siap memberikan pertolongan. Bahkan jika penumpang itu, membutuhkan pelayanan medis kita antar ke klinik atau Puskesmas terdekat,” ujarnya.

Menurutnya, pada masa pandemi COVID-19 ini, Transjateng menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Sebelum naik bus, penumpang di cek suhu badannya. Tak hanya itu, kru armada juga wajib mengatur jarak penumpang di dalam bus.

“Jumlah penumpang sudah dibatasi. Namun untuk memastikan penerapan protokol kesehatan, kru wajib mengatur jarak penumpang. Ini sudah masuk standar operasional pelayanan pada masa pandemi COVID-19,” ujarnya.

Sementara itu, anggota Komunitas Peduli Transportasi Kota Semarang Tarigan menilai, secara umum pelayanan Transjateng sudah baik. Mulai dari kru armada dalam melayani penumpang hingga ketepatan waktunya sudah baik.

“Pelayanan sudah baik. Armadanya bersih, nyaman dan kru armadanya juga ramah. Meski demikian, Transjateng tetap harus melakukan terobosan dan inovasi untuk meningkatkan pelayanan agar masyarakat bisa memilih menggunakan transportasi umum ketimbang naik mobil pribadi,” ucap Dosen disalah satu kampus di Semarang ini.

hal senada juga diakui oleh Nanik mantan PNS di Dinas pendidikan ini. Bagi Nanik naik bus adalah rutinitas sehari hari yang ia lakukan “puluhan tahun saya naik bus untuk sampai ketempat kerja dan menurut saya layanan Trans Jateng sangat Bagus Dan profesional ditengah ketatnya persaingan kendaraan umum saat ini” tutur Nanik
(rief)

BACA JUGA :

Dinas Perhubungan Kabupaten Semarang bersama Satlantas Polres Semarang melakukan monitoring operasional angkutan galian C milik PT Mitra Anugerah Bumi Agung (MABA) di Desa Delik, Kecamatan Tuntang, Senin (13/7/2026). Dalam inspeksi tersebut, petugas menemukan sejumlah truk yang belum memenuhi persyaratan laik jalan. Pengusaha tambang diberi peringatan untuk melengkapi persyaratan teknis dan administrasi kendaraan, serta diminta mengoptimalkan penyiraman jalan, penggunaan terpal, dan pengaturan lalu lintas guna mengurangi dampak terhadap masyarakat.
Dishub Kabupaten Semarang Lakukan Pengawasan Angkutan Galian C di Delik Tuntang, Soroti Kelayakan Kendaraan dan Pengendalian Debu
DPRD Kabupaten Semarang meminta Pemerintah Kabupaten Semarang tidak lagi menjadikan pokok-pokok pikiran (pokir) sebagai prioritas pemangkasan anggaran dalam penyusunan APBD 2027 setelah kemampuan keuangan daerah diperkirakan turun lebih dari Rp400 miliar. Permintaan itu disampaikan Senin (13/7/2026), sementara pemerintah menegaskan seluruh usulan pokir tetap harus memenuhi regulasi dan persyaratan administratif sebelum direalisasikan.
Pokir DPRD Kabupaten Semarang 2027 Terancam Dipangkas, Anggota Dewan Siap-Siap Gigit Jari
Rest Area Pendopo KM 456 Tol Semarang–Solo di Pabelan, Kabupaten Semarang, dipadati pengunjung pada Minggu (12/7/2026) bertepatan dengan hari terakhir libur sekolah. Ribuan pengguna jalan tol memanfaatkan rest area untuk beristirahat, menikmati kuliner UMKM, dan menggunakan berbagai fasilitas, sementara pengelola mencatat lonjakan sekitar 5.000 pengunjung di masing-masing sisi A dan B selama masa liburan.
Hari Terakhir Liburan, Rest Area Pendopo KM 456 Jadi Titik Singgah Favorit Keluarga
PT Mitra Anugerah Bumi Agung (MABA) menyatakan telah memenuhi tuntutan warga terkait aktivitas tambang galian C di Dusun Banyuurip, Desa Delik, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, dengan memperbaiki 18 titik jalan, mengatur operasional kendaraan, dan melakukan penyiraman jalan. Perbaikan yang dimulai sejak 8 Juli 2026 itu dilakukan lebih cepat dari target sebagai tindak lanjut hasil audiensi bersama warga dan pemerintah.
PT MABA Klaim Penuhi Tuntutan Warga, Perbaiki 18 Titik Jalan di Jalur Tambang Delik–Tlompakan

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

TERKINI

Dinas Perhubungan Kabupaten Semarang bersama Satlantas Polres Semarang melakukan monitoring operasional angkutan galian C milik PT Mitra Anugerah Bumi Agung (MABA) di Desa Delik, Kecamatan Tuntang, Senin (13/7/2026). Dalam inspeksi tersebut, petugas menemukan sejumlah truk yang belum memenuhi persyaratan laik jalan. Pengusaha tambang diberi peringatan untuk melengkapi persyaratan teknis dan administrasi kendaraan, serta diminta mengoptimalkan penyiraman jalan, penggunaan terpal, dan pengaturan lalu lintas guna mengurangi dampak terhadap masyarakat.
Dishub Kabupaten Semarang Lakukan Pengawasan Angkutan Galian C di Delik Tuntang, Soroti Kelayakan Kendaraan dan Pengendalian Debu
Dinas Perhubungan Kabupaten Semarang bersama Satlantas Polres Semarang melakukan monitoring operasional angkutan galian C milik PT Mitra Anugerah Bumi Agung (MABA) di Desa Delik, Kecamatan Tuntang, Senin...
Masih Berseragam TK, Siswa Baru di Ungaran Antusias Jalani Hari Pertama Masuk SD
Masih Berseragam TK, Siswa Baru di Ungaran Antusias Jalani Hari Pertama Masuk SD
Suasana haru dan antusias mewarnai hari pertama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di sejumlah SD negeri di Kabupaten Semarang, Senin (13/7/2026). Puluhan orang tua mengantar anak-anak mereka yang...
Aksi tiga remaja yang mengeluarkan separuh badan dari jendela mobil saat melaju di ruas Tol Semarang-Solo viral di media sosial. Peristiwa yang terjadi di KM 430 wilayah Kabupaten Semarang itu berujung penindakan tilang oleh personel Patroli Jalan Raya (PJR). Selain dikenai sanksi tilang, para pelaku juga diminta membuat video permintaan maaf dan menandatangani surat pernyataan agar tidak mengulangi perbuatannya karena aksi tersebut dinilai membahayakan keselamatan.
Viral Remaja Keluar dari Jendela Mobil di Tol Semarang-Solo, Tiga Pemuda Ditilang dan Minta Maaf
Aksi tiga remaja yang mengeluarkan separuh badan dari jendela mobil saat melaju di ruas Tol Semarang-Solo viral di media sosial. Peristiwa yang terjadi di KM 430 wilayah Kabupaten Semarang itu berujung...
Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Tol Bawen–Salatiga Km 452+800 Jalur A, wilayah Kauman Kidul, Sidorejo, Kota Salatiga, Senin (13/7/2026). Sebuah Toyota Innova menabrak bagian belakang truk tronton saat diduga hendak mendahului dari lajur kanan. Akibat kejadian tersebut, pengemudi Innova mengalami luka berat dan menjalani perawatan intensif di rumah sakit, sementara polisi masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan.
Innova Tabrak Truk Tronton di Tol Bawen–Salatiga, Pengemudi Alami Luka Berat
Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Tol Bawen–Salatiga Km 452+800 Jalur A, wilayah Kauman Kidul, Sidorejo, Kota Salatiga, Senin (13/7/2026). Sebuah Toyota Innova menabrak bagian belakang truk tronton...
DPRD Kabupaten Semarang meminta Pemerintah Kabupaten Semarang tidak lagi menjadikan pokok-pokok pikiran (pokir) sebagai prioritas pemangkasan anggaran dalam penyusunan APBD 2027 setelah kemampuan keuangan daerah diperkirakan turun lebih dari Rp400 miliar. Permintaan itu disampaikan Senin (13/7/2026), sementara pemerintah menegaskan seluruh usulan pokir tetap harus memenuhi regulasi dan persyaratan administratif sebelum direalisasikan.
Pokir DPRD Kabupaten Semarang 2027 Terancam Dipangkas, Anggota Dewan Siap-Siap Gigit Jari
DPRD Kabupaten Semarang meminta Pemerintah Kabupaten Semarang tidak lagi menjadikan pokok-pokok pikiran (pokir) sebagai prioritas pemangkasan anggaran dalam penyusunan APBD 2027 setelah kemampuan keuangan...
Muat Lebih

POPULER

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Senin, 13 Juli 2026, didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan. Hasil pengamatan pukul 06.00 WIB menunjukkan suhu udara di Semarang mencapai 25,4 derajat Celsius dengan kelembapan 65 persen, sementara cuaca kering masih berpotensi meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan di sejumlah wilayah.
13 Juli 2026: Cuaca Semarang Cerah, BMKG Minta Waspadai Potensi Kebakaran Hutan dan Lahan di Jawa Tengah
PT Mitra Anugerah Bumi Agung berkomitmen memperbaiki jalan rusak di Desa Tlompakan, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, mulai 12 Juli 2026 setelah audiensi dengan warga dan DPRD Kabupaten Semarang, Jumat (3/7/2026). Warga juga menuntut pembatasan jam operasi, kelayakan armada, perbaikan drainase, dan rambu keselamatan. DPRD akan mendorong penghentian sementara tambang bila komitmen tidak direalisasikan.
DPRD Kabupaten Semarang Ultimatum Tambang Galian C di Tuntang: Taati Kesepakatan atau Operasional Ditutup!
Polres Salatiga menangkap sejumlah pelaku tawuran yang diduga terlibat dalam penyiraman air keras terhadap anak berusia 14 tahun di Jembatan depan Makam Ngemplak, Jalan Lingkar Selatan, Kamis (2/7/2026) dini hari. Empat pemuda ditetapkan sebagai tersangka kepemilikan senjata tajam tanpa izin setelah bentrokan yang dipicu tantangan melalui Instagram itu menyebabkan satu korban meninggal dunia.
Remaja Luar Kota Salatiga Tawuran di JLS, Anak 14 Tahun Meninggal usai Disiram Air Keras