URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo satu suara dengan perintah Presiden Joko Widodo terkait penggunaan masker di luar ruangan. Memakai masker, kata Ganjar, tidak berat dan tidak perlu diprotes.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Jokowi Imbau Bermasker di Luar Ruangan, Ganjar: Tidak Berat dan Tak Perlu Diprotes

Jokowi Imbau Bermasker di Luar Ruangan, Ganjar: Tidak Berat dan Tak Perlu Diprotes

Jokowi Imbau Bermasker di Luar Ruangan, Ganjar: Tidak Berat dan Tak Perlu Diprotes

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo usai bertemu perwakilan Kemenag RI, dalam rangka penyampaian kegiatan Pekan Olahraga dan Seni Antar Pondok Pesantren Nasional (Pospenas) ke 9, di rumah dinasnya, Senin (11/7).
featured-img

SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo satu suara dengan perintah Presiden Joko Widodo terkait penggunaan masker di luar ruangan. Memakai masker, kata Ganjar, tidak berat dan tidak perlu diprotes.

Hal itu disampaikan Ganjar usai bertemu perwakilan Kemenag RI, dalam rangka penyampaian kegiatan Pekan Olahraga dan Seni Antar Pondok Pesantren Nasional (Pospenas) ke 9, di rumah dinasnya, Senin (11/7).

“Saya kira bagus ya (pesan presiden) bagian dari pruden, kita hati-hati betul,” kata Ganjar.

Ganjar mengatakan saat ini kegiatan masyarakat mulai menggeliat dan padat. Bahkan beberapa di antaranya melibatkan massa yang cukup banyak.

“Karena banyak aktivitas di masyarakat juga mulai anget, ngregem, yuk bangun kesadaran diri kita untuk selalu pakai masker,” tegasnya.

Mantan anggota DPR RI itu juga menilai menggunakan masker bukan sesuatu yang berat. Sehingga imbauan yang disampaikan Presiden Jokowi tak perlu diprotes.

“Itu sederhana kok. Wong kita udah punya pengalaman tiga tahun, sehingga mestinya sekarang dengan melihat itu kita bisa lebih waspada” ujarnya

Ganjar mengatakan, virus corona varian BA.4 dan BA.5 yang dikatakan tidak seinfeksius varian lain tetap harus diwaspadai. Kondisi yang melandai seperti saat ini, tidak boleh membuat masyarakt abai terhadap protokol kesehatan.

“Kita tidak boleh abai dan harus hati-hati, pakailah masker. Sebenarnya sesederhana itu saja dan untuk kesehatan kita sendiri ya mesti semuanya peduli,” ujarnya.

Disinggung soal pembatasan, Ganjar mengatakan langkah tersebut perlu diambil. Pembatasan yang dimaksudnya adalah pengendalian terhadap kegiatan atau acara yang dibuat.

“Kami melihat terus bagaimana kondisi yang terjadi di setiap daerah. Maka kalau masih terkendali seperti ini ya tidak apa-apa tinggal jumlahnya aja dibatasi terus pakai masker,” tandasnya.

Sebagai informasi, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan masyarakat untuk tetap menggunakan masker, baik di dalam maupun luar ruangan. Ia mengingatkan bahwa covid-19 masih ada.

“Saya juga ingin mengingatkan kepada kita semua, Covid-19 masih ada. Oleh sebab itu baik di dalam ruangan maupun di luar ruangan memakai masker adalah masih sebuah keharusan,” terang Jokowi usai melaksanakan Salat Iduladha di Masjid Istiqlal Jakarta, Minggu (10/7).

BACA JUGA :

Mahasiswa KKN-T IDBU 54 UNDIP menjalankan program pemberdayaan masyarakat selama 45 hari di Tanjung Anom, Kabupaten Pekalongan. Kegiatan tersebut meliputi pemanfaatan sampah plastik menjadi ecobrick, pengolahan bunga telang, digitalisasi Bank Sampah Bunga Tanjung Lestari, budidaya ikan nilem, edukasi kesehatan, serta sosialisasi keamanan digital untuk meningkatkan kemandirian dan potensi lokal warga.
45 Hari KKN-T IDBU 54 UNDIP: Dari Ecobrick hingga Digitalisasi Website BSU Tanjung Anom
PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah menggelar aktivasi kemerdekaan di tujuh SPBU di Jawa Tengah dan DIY pada Senin (17/8/2026) untuk memperingati HUT ke-81 RI. Melalui program Tebus Murah Paket Sembako, masyarakat dapat membeli paket senilai Rp150 ribu seharga Rp100 ribu, sementara hasil penjualan disalurkan sebagai donasi bagi korban gempa bumi di NTT.
Semarak Kemerdekaan di SPBU, Pertamina Libatkan Veteran hingga Komunitas Ojol
Ratusan warga Dukuh Sinoman, Kelurahan Sidorejo Lor, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga, mengikuti upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI pada Senin (17/8/2026) dengan mengenakan busana Jawa dan kostum pewayangan. Konsep tersebut dipilih warga untuk memeriahkan peringatan kemerdekaan sekaligus melestarikan budaya Jawa serta mengenalkan nilai moral pewayangan kepada generasi muda.
Rawat Budaya Jawa, Ratusan Warga Sinoman ikuti Upacara Kenakan Kostum Tokoh Pewayangan
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengapresiasi Kepala SPPG Jati, Karanganyar, yang mencicipi menu MBG setelah tim dapur melaporkan aroma mencurigakan, Rabu (12/8/2026). Tindakan itu dilakukan untuk memastikan keamanan makanan sebelum didistribusikan. Pemprov Jateng menilai kejadian tersebut menjadi evaluasi untuk memperketat pengawasan kualitas program MBG.
Taj Yasin Apresiasi Kepala SPPG yang Cicipi Menu MBG Sebelum Dibagikan
Dugaan penyalahgunaan dana Kredit Ketahanan Pangan dan Energi (KKPE) mencuat dalam audiensi Gapoktan Ngudi Hasil Desa Pakopen dengan DPRD Kabupaten Semarang, Kamis (13/8/2026). Anggota kelompok mengaku menerima dana lebih kecil dari nilai kredit dalam akad, sementara kewajiban tetap berjalan. DPRD meminta Pemkab membentuk tim untuk memfasilitasi penyelesaian.
Dana Kredit Petani Pakopen Bandungan Diduga Diselewengkan, Kuasa Hukum: Ada Indikasi Korupsi
Kejaksaan Negeri Salatiga menyerahkan lima mobil hasil rampasan perkara penyalahgunaan BBM bersubsidi kepada pemenang lelang terbuka di KPKNL Semarang, Kamis (13/8/2026). Kendaraan tersebut sebelumnya dimodifikasi untuk mengangkut solar dalam jumlah besar dan menggunakan pelat nomor serta barcode BBM yang diduga telah diubah. Hasil lelang disetorkan kepada negara.
5 Mobil Pengangsu Solar Dilelang, Uangnya Masuk ke Kas Negara

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Semarang mengungkap kasus perampokan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, melalui jejak salah satu tersangka saat menggunakan jasa ojek online dari Grobogan menuju Ambarawa. Polisi menelusuri pengemudi GoRide yang menerima satu unit handphone sebagai pembayaran hingga memperoleh identitas tersangka. Penyidik juga menyebut motif perkara berkaitan dengan persoalan ekonomi dan masih melengkapi berkas sebelum diserahkan kepada kejaksaan.
Terungkap Lewat Histori Ojol, Perampok Royal Phone Bayar Gojek Pakai HP Hasil Kejahatan
WhatsApp Image 2026-08-12 at 22.08
Diduga Alami Rem Blong, Truk Tronton Tabrak Tiga Motor Di JLS Salatiga, Satu Orang Meninggal
Satreskrim Polres Semarang menetapkan TI (25) dan DPP (20) sebagai tersangka kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (6/8/2026). Polisi mengungkap aksi tersebut direncanakan sehari sebelumnya dan dilakukan dengan memukul korban menggunakan palu sebelum kedua tersangka membawa 53 telepon genggam serta mobil korban ke Gubug, Grobogan. Keduanya kini dijerat pasal pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan dengan ancaman pidana seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.
Kronologi Perampokan Disertai Pembunuhan Bos Royal Phone Ambarawa, Korban Dihabisi Pakai Palu di Bagian Kepala

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved